My Love From The Dark

My Love From The Dark
58. Penasaran



Setelah Josh menutup teleponnya dia bergegas mengambil obat dan perban untuk merawat luka di lengan Olivia. Ketika Josh mendekatinya Olivia masih larut dalam pikirannya.


" Nona...maaf sudah menunggu? " panggil Josh namun tidak dihiraukan oleh Olivia.


" Nona ... ada apa?" panggil Josh lagi dan membuat Olivia tersadar dari lamunannya.


" ah iya ..tuan?" sahut Olivia


" hmmm... sedang memikirkan apa?" tanya Josh.


" hahahah....tidak ada tuan ..hehehe " jawab Olivia cengengesan


" Baiklah, sekarang buka bajumu" Ucap Josh santai


" Apa?!... ah tuan jangan bercanda, masa aku harus buka baju?! " tanya Olivia terkejut.


" kamu mau aku mengobati lukamu tidak?" tanya balik Josh


" Ta-tapi kan tidak harus buka baju, yang terluka hanya lenganku!" jawab Olivia


" ck... terserah nona!" Jawab Josh ketus


lalu Josh pergi mencari sebuah gunting untung memotong lengan baju Olivia.


" Eittt...tunggu tuan...mau apa?!" tanya Oliva melihat Josh membawa gunting


" Aku akan memotong lengan bajumu" jawab Josh


" Tunggu!...ini baju kesayanganku" ucap Olivia sedih


" Jadi, bagaimana aku bisa melihat lukamu dan memeriksanya?!" Josh sudah mulai kesal


" Ba-baiklah aku akan melepaskan bajuku saja" ucap Olivia


" Tenanglah, aku seorang dokter tidak akan macam macam padamu, kamu jangan khawatir" Ucap Josh menjelaskan.


Olivia yang memakai kemeja lengan panjang satu per satu melepaskan kancing bajunya.


Josh yang melihat itu berbalik dan mengambil kain untuk diberikan kepada Olivia. Olivia sudah membuka kemejanya dan terlihat Olivia memakai bra warna hitam berenda. Josh terpesona melihat tubuh Olivia yang begitu terawat.


' Cantik!...' batin Josh.


" Pakai ini untuk menutup tubuhmu" Ucap Josh.


" Baik" jawab singkat Olivia.


Josh kemudian mulai memeriksa lengan dan menjahit luka Olivia yang agak dalam.


" Siapa yang tadi telepon tuan?" tanya Olivia


" dia adik kesayanganku" jawab Josh


" Perempuan" jawab Josh


" Oh... aku juga punya kakak laki laki tapi dia suka semena mena padaku dan sayangnya dia sudah tiada karena dibunuh" cerita singkat Olivia, Josh membulatkan matanya ketika mendengar itu.


" Suatu ketika kalau terjadi sesuatu yang buruk pada adikmu, Apa yang tuan lakukan?" tanya Olivia


" Semoga saja tidak terjadi, kalau pun terjadi aku akan melindunginya walau harus merelakan nyawaku" jawab Josh


mendengar itu Olivia sangat terkejut, karena dia rela menyerahkan nyawanya demi adiknya dan tidak seperti kakaknya dulu.


" Adikmu sungguh beruntung punya kakak sepertimu ya?! " Ucap Olivia


"........" Josh hanya diam dan tetap menjahit luka Olivia


Olivia memperhatikan wajah serius Josh yang sedang memeriksanya. Tanpa sadar Olivia menggerakkan tangan satunya mengarah ke wajah Josh. Tangan Olivia memegang pipi dan rahang kokoh Josh dan mengusap usapnya. Josh yang diperlakukan seperti itu terkejut dan menghentikan kegiatannya.


" Apa yang kamu lakukan?" tanya Josh dengan tatapan tajam


" Ah maafkan aku... tuan sangat tampan dan penyayang jadi tanpa sadar aku berlaku tidak sopan padamu" Ucap Olivia sedih


"....." Josh hanya diam dan kembali melanjutkan pekerjaannya. Tidak lama kemudian Josh menyelesaikan tugasnya.


" Sudah selesai dan aku akan menuliskan resepnya" Ucap Josh


" Dan pakailah ini, bajumu terkena darah" lanjut Josh sambil memberikan sebuah kemeja miliknya pada Olivia


" Tidak apa apa aku pakai bajuku ini saja" Ucap Olivia


" kenapa tidak mau? " tanya Josh


" Karena aku harus mengembalikannya " jawab Olivia


" Ya sudah tidak usah dikembalikan " ucap Josh


" tidak bisa begitu...kalau aku memakainya aku akan teringat dengan tuan dan tidak bisa melupakan tuan " balas Olivia dan Josh menaikkan salah satu alisnya.


" ya sudah nanti buang saja " Ucap Josh santai dan kembali ke tempat duduknya.


" ..... " Olivia hanya diam sambil cemberut melihat Josh.


" Pakailah itu dan jangan lupa tiga hari lagi nona harus datang ke sini lagi untuk pemeriksaan lebih lanjut" jelas Josh


" Ja-jadi bisa bertemu dengan aku bisa bertemu tuan lagi?" Tanya Olivia dengan semangat


" Iya " jawab Josh


" Baik aku akan datang lagi dan mengembalikan kemeja tuan" ucap Olivia yang langsung membuka kain yang melilit tubuhnya dan langsung memakai kemeja Josh.