My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 9



☘Wajah yang membuat tidurku gelisah☘️


Hari semakin gelap, matahari telah tergantikan oleh bulan. Bintang-bintang mulai bermunculan dilangit, suasana malam itu begitu berbeda bagi Sarah.



"Rasanya aku masih tidak percaya ini. Siapa yang ada di hadapan ku? Dia yang dulu menolak menjadi teman ku. Dia yang dulu sangat nakal dan galak padaku. Wajah nya sekarang imut sekali saat tidur, berbeda dengan yang aku lihat di tv waktu itu. Bolehkah aku menyentuh wajahnya sekali saja. Hmm, andai suatu saat dia memilihku untuk menjadi istri nya maka rasanya kan ku gapai bintang dilangit dan melayang - layang diudara, tapi jika kita berdua tidak berjodoh, maka kita bisa menjadi teman kan?" ucap Sarah sambil menatap wajah Luan.


Luan yang Sarah pikir sudah tidur, ternyata sedang mendengarkan apa yang Sarah katakan. Walau dengan pelan-pelan dia mengatakan nya.


"Jangan berandai-andai bodoh! Aku tidak suka wanita ini lagi. Belum puas waktu kecil mengganggu ku. Sekarang dia ingin mengganggu ku lagi, dia memang tidak mudah putus asa. Hmm, kenapa dia mau merawat ku? Apa dia tidak memiliki kekasih? Atau ada motif lain? Baik lah, aku akan mencari tau sendiri. Dia terlihat sangat polos, tapi aku tidak akan mudah terpengaruh dengan kepolosan wajah nya itu," gumam Luan.


***


Di pagi hari pelayan mengantarkan koper berisi pakaian dan bekal yang dikirim orang tua Sarah ke rumah J.Piter. Pelayan itu lalu meletakan nya di kamar tamu sesuai keinginan Sarah. Setelah Sarah membuka isi koper dan akan merapikan nya, Sarah menemukan surat yang terselip di tumpukan baju nya yang ternyata dari Adelia.


Isi surat ...


"Hai, Kakak tiri yang keras kepala dan menyebalkan. Selamat berjuang merawat singa yang terluka. Hati-hati! kapan pun, singa itu bisa menggigitmu dan membuang mu seperti sampah setelah menggerogoti tulang-tulang mu. Hahaha, dan jaga pandangan mu dari calon suami ku Lucas, jika sedikit saja kau menyentuh nya maka, aku yang pertama akan melawan mu."


Sarah yang membaca surat dari Adelia merasa geli dan tertawa cekikikan. Dia sangat gembira dan menganggap Adelia mulai perduli padanya.


Hari demi hari Sarah merawat Luan dengan hati yang gembira seperti tidak ada beban. Walau Luan kadang memakinya bahkan sampai menuding ada motif jahat dibalik kebaikan Sarah. Tapi Sarah tidak mempedulikan kata-kata Luan, dia hanya ingin laki-laki yang ia cintai sembuh dan pulih seperti sedia kala. Orang tua Luan sangat gembira melihat perubahan pada anak nya, Luan tidak banyak mengeluh seperti dulu lagi.


Didalam kamar, orang tua Luan berbincang-bincang.


"Sayang, Sarah sepertinya cocok menjadi menantu kita. Lucas pasti setuju jika aku memintanya untuk melamar Sarah, dia tidak akan menolak permintaan ku," ucap J.Piter kepada Ny.Juliana.


"Apa kau tidak paham bagaimana sifat anak kesayangan mu itu? Dia masih kekanak-kanakan, tidak bisa diatur dan berbuat sesuka hatinya. Bagaimana jika nantinya dia menyakiti hati Sarah? Apa yang harus aku katakan kepada sahabat ku Dr.Antonio. Aku tidak mau mengecewakan nya, aku berjanji akan menjodohkan anak kita dengan anak Dr.Antonio kau masih ingat itu? kita akan menjodohkan yang baik dengan yang terbaik juga. Kali ini jangan melawan kata - kata ku."


Ny.Juliana hanya bisa diam dan tidak berani membantah kata-kata suami nya. Dia berbalik badan dan menangis.


"Dia masih saja membandingkan Lucas dengan Luan, dia lebih bangga terhadap Lucas. Padahal dia seharusnya menanyakan perasaan kedua anaknya terlebih dahulu," batin Ny.Juliana.


Dikamar Luan, Sarah juga sudah sangat mengantuk. setelah melihat dan memastikan Luan sudah tidur, dia lalu segera pergi ke kamar tamu untuk tidur.


☘️Bersambung ...☘️


###


.


.


.


Nexs episode selanjutnya ya! Jangan lupa berikan like👍 dan votenya.


Salam kenal dan Salam sayang untuk kalian semua Readers.


Terima kasih.🙏


🌺~ l Miss You ~🌺