My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 35



πŸ’—Resmi jadian...πŸ’—


🍁🍁🍁


"Kakak!" panggil Adelia sambil merengek.


"Kamu ini kenapa sih? Pulang-pulang bukan nya seneng semalam ketemu Lucas, ini malah jadi anak cengeng, memang nya kenapa? Kamu habis berantem sama dia?" tanya Sarah.


"Tidak Kak, tapi aku iri sama Kakak. Kak Luan itu ternyata sangat romantis sedang kan Kak Lucas, Kak Lucas itu gaya pacarannya kaku sekali. Seperti orang tua jaman dulu. Ahh! Tahu gini dulu aku pacaran aja sama pria lain," ujar Adelia.


"Huuussssttttt! Adel, jangan bicara seperti itu, bagus dong Lucas begitu, berarti dia anak baik-baik dia ingin pacaran secara sehat, lagi pula dia kan TNI, wajar saja bila dia agak kaku," ujar Sarah menjelaskan.


"Kakak beradik kenapa sifat nya jauh berbeda sih. Huh!" keluh Adelia.


"Adik ku sayang, jangan ceberut gitu dong. gimana kalau besok kita shoping, Kakak akan belikan apa saja yang kamu mau, oke?" ujar Sarah mencoba menghibur Adelia.


"Hah, shoping? Sudah lama aku tidak shoping Kak. lbu selalu melarang ku menghambur - hambur kan uang, kakak tahu sendiri kan aku tidak bisa hidup tanpa shoping. Ahh! Asyik nya. Janji ya, apa saja yang aku minta kakak harus belikan. Janji ?" ujar Adelia.


"Iya, tapi kamu juga harus tahu diri dong. Jangan semua isi toko kamu beli," ucap Sarah.


"Iya, Kakak ku sayang. Ehh, ngomong - ngomong Kakak sudah jadian ya sama Kak Luan?" tanya Adelia.


"Adel, Jangan tanya yang tidak-tidak!" ujar Sarah.


"Ihh, aku hanya tanya hal yang wajar Kakak. Ayo dong jawab," desak Adelia.


"Hmm, Kakak juga tidak tahu. Tapi dia bilang Kakak adalah milik nya dan Kakak tidak boleh mencari pria lain. Apa itu di sebut jadian?" tanya Sarah.


"Hah! Kakak itu sudah lebih dari jadian, berarti dia ingin Kakak menjadi istri nya, dia ingin memiliki Kakak seutuhnya, kenapa Kakak polos sekali sih," ujar Adelia.


"Hehehe, Maaf Kakak tidak tahu soal itu. Kakak kan belum pernah pacaran," ungkap Sarah.


"Huaamm.., aku ngantuk sekali Kak, siang ini aku akan tidur pulas sampai sore, karena semalam kita tidak tidur, jadi aku akan balas dendam," ujar Adelia sambil berjalan ke kamar nya.


"Dasar, anak ini! Tidur saja harus balas dendam," ucap Sarah.


Sarah pun turun ke bawah untuk menemui ayahnya.


"Bi, ayah sama lbu kemana?" tanya Sarah kepada pembantunya.


"Oh ,Tuan sudah pergi ke rumah sakit, Nona. Dan Nyonya pergi ke rumah panti. Mereka tadi pagi-pagi sekali sudah berangkat bersama," ujar pembantunya.


"Hmm, baiklah. Terima kasih, Bi," ucap Sarah sambil kembali ke kamarnya.


***


Sesampainya dikamar, Sarah lalu memeriksa Hp nya.


35 Panggilan Tak Terjawab dan12 Pesan masuk dari Luan .


"Haduh gawat, dia pasti marah besar. Karena aku tidak menjawab telfon nya, apa aku telfon balik ya? Ahh! Tidak, bagaimana ini?" gerutu Sarah.


Sarah buru - buru mengangkat nya.


"Hallo?" ucap Sarah bernada pelan.


"Apa kau habis tidur pulas? Maaf ya aku mengganggu istirahat mu. Habis aku kangen sekali dengan suara mu," ucap Luan.


"Kenapa dia tidak marah? Kenapa justru sikap nya lembut sekali. Astaga! ia cepat sekali berubah - ubah," gumam Sarah.


"Ahh! iya aku habis istirahat sebentar, Hehe," ucap Sarah.


"Hah! Aku lega sudah mendengar suara mu. Baiklah, kau istirahat lagi ya! jangan sampai nanti kau sakit," ucap Luan.


"Iya ," jawab Sarah.


"Hmm, cuma segitu saja?" ujar Luan.


"Memangnya apa lagi yang harus aku bicarakan? katanya aku harus istirahat," ucap Sarah.


"Mana kata - kata perpisahan nya," ujar Luan.


"Oh baiklah, Luan sudah dulu ya? aku mau istirahat. Sampai nanti," ucap Sarah.


"Hei! kau mau membangkitkan amarah ku ya! Berikan aku sebuah ciuman kecil, cepat!" ucap Luan.


"ihh lagi-lagi itu yang dia minta, bahkan di telefon juga," gumam Sarah.


"Ahh! Baiklah, jangan marah ya? Sayangku Mmmuahh..," ucap Sarah yang tidak tahu cara mengucapkan kata perpisahan yang romantis.


"Nah, begitu kan lebih baik. Kau harus belajar dan tahu sedikit tentang pacaran. Yasudah selamat istirahat," ucap Luan sambil menutup telfon nya.


"Hah! Aku tidak mau tahu pacaran itu seperti apa, lagi pula tidak terlalu penting kan. Jika aku tidak tahu, dunia juga tidak akan menyalahkan ku, dia saja yang terlalu berlebihan.


πŸ€Bersambung...πŸ€


###


.


.


.


Tunggu episode berikut nya ya.πŸ‘‰


Jangan lupa like πŸ‘ dan vote sebanyak-banyaknya.


Terima kasih.πŸ™


🌹~l Miss You~🌹