
Persiapan Pernikahan Lucas dan Hara
.
.
.
πΉπΉπΉ
Satu bulan telah berlalu, Luan dan Leo kembali ke tanah air. Mereka tidak sabar untuk membantu persiapan pernikahan Lucas.
Sarah sedang sibuk membantu di rumah kedua mempelai karena yang satu adalah kakak iparnya dan yang satu nya adalah sahabatnya.
Sarah kelelahan hingga jatuh pingsan di kediaman J. Piter. Semua orang panik dan membawa Sarah ke kamar. J. Piter lalu menelepon dokter Antonio.
Ny. Juliana terus memegang tangan menantu kesayangannya itu dengan erat. Dia sangat mencemaskan keadaan menantunya.
"Sayang, ibu sudah katakan jangan terlalu memaksa untuk membantu kami. Pekerjaan ini tidak mudah nak. Mempersiapkan sebuah pesta pernikahan itu memang sangat melelahkan," ujar Ny. Juliana kepada Sarah.
"Tidak apa-apa, Bu. Biasanya aku kuat dan tidak lemah seperti ini. Tapi akhir-akhir ini aku sering kelelahan tanpa sebab, Bu."
"Ya sudah sayang, kita tunggu ayahmu datang untuk memeriksa keadaanmu. Mungkin kamu butuh vitamin untuk membantu daya tahan tubuhmu."
"Baik, Bu."
βοΈβοΈβοΈ
Tak lama kemudian Dr. Antonio sampai di kediaman J. Piter. Dia langsung menghampiri anaknya dan memeriksa keadaan nya.
Cukup lama Dr. Antonio memeriksa Sarah hingga membuat semua orang cemas. Ny. Juliana terus berada di samping Sarah karena takut terjadi sesuatu lagi kepadanya.
Tiba-tiba Dr. Antonio menangis sambil mencium kening putrinya. Semua orang merasa heran. "Aku sangat bahagia akhirnya aku akan segera memiliki seorang cucu."
Sarah pun terkejut." Ma-maksud ayah?"
"Selamat sayang, kamu hamil."
Semua orang bergembira. Ny. Juliana langsung memeluk Sarah dengan erat. Dia menangis bahagia. "Akhirnya aku akan segera menimang cucuku," ucap Ny. Juliana.
J. Piter langsung memeluk Dr. Antonio. "Selamat ya besan. Kita akan segera mendengar tangisan dan gelak tawa cucu kita," ujar J. Piter kepada Dr. Antonio.
Namun di saat semua orang bergembira Sarah justru merasa cemas dan ketakutan.
Benarkah ada janin yang tumbuh di dalam perutku? Ba-bagaimana jika perutku semakin membesar dan tidak dapat menampung janin ini? Siapa yang bisa menolong ku? Semua orang seakan bergembira dan tidak tahu kecemasanku.
Di saat semua orang tengah sibuk memberi selamat kepada Sarah tiba-tiba Luan datang. Saat sampai di ruang tamu semua pelayan mengucapkan selamat yang membuat Luan semakin kebingungan.
Luan tidak mengerti apa yang di maksud oleh para pelayan itu. Dia lalu menanyakan keberadaan keluarganya. Salah satu pelayan mengatakan bahwa Sarah tadi pingsan dan di bawa ke dalam kamarnya. Luan lalu terkejut dan segera menyusul Sarah.
Sesampainya di kamar Luan langsung di sambut oleh keluarganya sambil mengucapkan selamat.
"Bu, ada apa ini? Sarah baik-baik saja kan?" tanya Luan kepada Ny. Juliana.
"Sayang, selamat nak. Kamu akan menjadi seorang ayah."
"A-apa? Jadi istriku sedang hamil?"
"Iya sayang."
Mendengar kabar itu Luan langsung sujud syukur dan menghampiri Sarah. Luan langsung memeluk istrinya dengan erat. Sarah hanya tersenyum dan tidak tahu harus bagaimana. Raut wajah Sarah sangat pucat dan seperti orang ketakutan.
Dr. Antonio memberi vitamin untuk Sarah dan bayi yang di kandungnya. Sarah bahkan tidak menyentuh vitamin itu.
"Baiklah, menantuku butuh istirahat yang cukup, dia tidak boleh kelelahan. Mari kita berbincang-bincang di ruang tamu saja," ujar J. Piter sambil merangkul Dr. Antonio.
Mereka lalu meninggalkan Sarah dan Luan di kamar. Sarah masih terdiam membisu. Luan pun merasa heran dengan sikap Sarah.
"Luan yang aku takutkan akan terjadi. Luan apa aku akan segera mati?"
"Hei! Jangan bicara sembarang. Sayang, aku akan menjagamu dan memastikan kesehatanmu. Aku tidak akan membiarkan mu merasa sakit sendirian sayang. Jadi jangan berpikir yang buruknya dulu ya? Kita pasrahkan semuanya pada yang maha kuasa."
Luan lalu memeluk Sarah untuk menenangkan hati istrinya itu.
"Luan, semua orang tidak tahu perasaanku. Mereka terlihat bahagia sekali."
"Mereka sangat bahagia menanti cucu mereka. Bersikaplah seperti mereka dan sambut anak kita dengan hati gembira. Jika kamu selalu merasa takut maka kasian bayi kecil kita ini. Dia pasti merasa sedih karena sudah membuat ibunya takut," ujar Luan sambil mengelus perut Sarah dengan lembut.
"Baiklah, aku akan menyambut dia dengan hati gembira."
Setelah makan malam bersama, Sarah dan Luan pun pergi ke kamar mereka untuk segera tidur. Malam ini mereka menginap di rumah orang tua Luan.
Dr. Antonio pun pulang ke rumahnya dan menceritakan kepada Ny. Madona dan Adelia bahwa Sarah tengah hamil. Adelia langsung melompat dengan gembira. Adelia langsung memeluk Dr. Antonio dan Ny. Madona.
βοΈβοΈβοΈ
Keesokan harinya semua orang masih sibuk mempersiapkan hari pernikahan Lucas dan Hara. Leo dan Adelia pun memiliki kesempatan untuk bertemu dengan alasan membantu persiapan untuk pesta. Sedangkan Luan mengajak Sarah untuk lari pagi. Luan menjaga Sarah dengan penuh perhatian agar dia dan bayinya selalu sehat.
Pernikahan Lucas dan Hara benar-benar akan di rayakan dengan sangat mewah oleh J. Piter karena putra sulung kesayangannya itu yang akan menikah. Walau Hara sudah berbicara kepada Lucas bahwa dia ingin pernikahan yang sederhana namun Lucas tidak bisa mencegah ayahnya.
Lucas dan Hara hanya bisa pasrah, semua persiapan pesta sudah di atur oleh orang tua Lucas. Hara hanya tersenyum getir karena ibunya takut jika suatu hari anaknya akan menderita di rumah Lucas. Pasalnya ibu Hara merasa tidak pantas mendapat menantu dari keluarga yang kaya raya dan terpandang di negaranya.
Hara sudah menyiapkan mental sekuat baja untuk menghadapi resiko yang akan terjadi suatu hari nanti. Dia belum mengenal betul keluarga Lucas dan bagaimana sifat orang tuanya. Sarah hanya bercerita bahwa mereka sangat baik dan perhatian.
Namun menurut Hara, Sarah memang sangat pantas mendapatkan perlakuan baik karena Sarah juga dari keluarga yang kaya raya. Sedangkan Hara, Hara perpikir dia datang dari lingkungan yang berbeda jadi dia sadar betul dan tidak banyak bertingkah.
Sepulang dari lari pagi Luan lalu membantu menyiapkan keperluan pesta. Sarah ingin sekali membantu namun Ny. Juliana melarangnya. Ny. Juliana mengawasi setiap apa yang di lakukan Sarah. Sarah tidak boleh melakukan pekerjaan apapun. Bahkan dia tidak boleh memasak lagi. Padahal memasak adalah hobby nya sejak kecil.
.
.
.
π Bersambung... π
###
.
.
.
Hai semua sahabat MHIOFY... π
Waahhh sepertinya kalian juga akan mendapatkan keponakan baru ya... π€£
Bagaimana hebohnya keluarga Sarah dan Luan yang harus mempersiapkan pernikahan Lucas dan Hara sambil menjaga kandungan Sarah ya... Hehe pasti mereka tengah sibuk sekali.
Apalagi pas datang hari H pesta pernikahan itu. Waahh... pasti akan semakin repot dan heboh ya πππ
Kalian juga tidak sabar kan menanti hari yang bahagia itu?
Yuk simak kelanjutan kisah My Heart is Only For You.
Jangan lupa like, komen dan vote ya supaya author lebih semangat lagi...
Terimakasih. π
πΉ~I Miss You~πΉ