My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 41



πŸ’”Patah Hati...πŸ’”


🌿🌿🌿


"Adel, kamu jangan pura-pura pingsan lagi ya! Kakak sangat khawatir tahu," ucap Sarah kepada Adelia.


"Iya, maafkan aku, Kak?" ujar Adelia.


"Yasudah, kakak mau ke toilet sebentar ya? Hara! Tolong jaga adikku ya, jangan sampai dia berbuat yang aneh-aneh lagi disini," ucap Sarah kepada Hara.


"Oke, tenang saja, Rah," jawab Hara.


"Kakak apa-apaan sih! Memangnya aku anak kecil apa? Harus dijaga segala," batin Adelia.


***


Sarah pun pergi ke toilet. Saat dia sedang berjalan, Gracia melihat Sarah. Lalu dia mengikutinya dari belakang.


Setelah sampai di toilet, sarah pergi ke westafel untuk mencuci mukanya. Gracia pun menghampiri Sarah.


"Hai ... Kebetulan sekali kita bisa bertemu disini," ucap Gracia kepada Sarah.


"Hmm, iya."


"Boleh aku bertanya sesuatu?"


"Silahkan!"


"Kapan kamu mengenal Luan? Maksudku sejak kapan kalian mulai dekat?"


"Hmm, kami sudah berteman sejak kecil. Kebetulan, dia adalah anak sahabat ayahku dan kami sering bermain bersama."


Gracia mulai kesal dan cemburu. "Lalu, apakah kalian memiliki hubungan yang spesial?"


"Kami memang sudah kenal dari kecil. Tapi, kami baru meresmikan hubungan kami belum lama ini. Karena Luan tidak mudah dekat dengan seorang wanita. Memang nya ada apa?" Sarah balik bertanya.


"Ahh... Tidak! Tidak ada apa-apa. Aku hanya sekedar bertanya. Jika aku boleh memberi saran, sebaiknya kalian putus saja! Karena, kamu tidak akan tahan jika tahu kelakuan Luan disini," ujar Gracia mencoba menghasut Sarah.


Sarah tidak mengerti apa maksud Gracia. "Memang nya apa yang Luan lakukan?"


Gracia tersenyum sinis. "Hmm, jika aku memberitau mu apa kamu akan kuat mendengar nya?"


Sarah mulai cemas. "Berhentilah main-main dengan ku dan katakan apa yang ingin kamu katakan!"


"Hahaha, kasian sekali! Selama ini kamu hanya dipermainkan oleh Luan. Sebenarnya, dia sering ke club malam dan kamu tahu ga? Dia pernah tidur bersama ku!" ucap Gracia.


"Tidak! Kamu pasti mengarang cerita. Luan yang aku kenal, tidak mungkin berbuat seperti itu."


Baiklah, jika kau tidak percaya. Lihat ini!" ujar Gracia sambil menunjukan bukti foto kepada Sarah.


Foto saat Luan sedang berada di club malam, satu lagi foto saat Luan dan Gracia sedang berdua di dalam kamar dan melakukan adegan mesra.


Sarah yang mudah percaya kepada orang lain pun termakan oleh kata-kata Gracia. Dia pun mengambil bukti itu dari tangan Gracia dan segera pergi dari toilet tersebut.


***


Sarah benar-benar percaya dengan bukti palsu yang ditunjukan oleh Gracia, bukti itu memang sangat mirip seperti foto asli.


Sarah keluar dari area stadion dan berjalan di pinggir jalan raya sambil menangis. Dia tidak percaya Luan akan berbuat seperti itu dibelakang nya.


Selama ini, Sarah sangat percaya kepada Luan. Sejak kecil, hatinya tidak pernah berpaling dari Luan.


"Bodohnya aku! Selama ini selalu percaya kepadanya. Aku pikir hatinya hanya untukku dan aku pikir dia adalah laki-laki yang selalu setia. Tapi, ternyata aku salah," ujar Sarah yang tidak bisa lagi menahan derai air matanya.


Sarah terus berjalan dipinggir jalan raya dan tidak tau kemana arah tujuannya.


***


Ditempat lain, Luan, Adelia dan Hara sangat khawatir kepada Sarah. Karena, dia belum kembali dari toilet.


Adelia dan Hara mencari Sarah ke toilet wanita namun, tidak menemukan Sarah disana.


Luan juga mencari Sarah disekitar stadion namun, Sarah juga tidak ada di tempat itu.


Luan lalu menghubungi pihak keamanan untuk meminta bantuan


"Kemana dia pergi? Tuhan, lindungilah dia dari segala bahaya. Aku mencintai nya dan akan selalu menjaga nya seumur hidup ku," gumam Luan.


"Kak Luan?" panggil Adelia.


"Adel, Hara. Apa kalian sudah menemukan Sarah?"


Mereka berdua serentak menggelengkan kepala tanda bahwa mereka juga belum menemukan Sarah. Luan semakin khawatir, dia tidak tahu kemana Sarah pergi.


πŸ€Bersambung... πŸ€


###


.


.


.


Lanjut ke episode berikutnya ya! πŸ‘‰


🌹~l Miss You~🌹 Redersku yang selalu setia.β™₯β™₯β™₯


Jangan lupa like πŸ‘ dan vote sebanyak-banyaknya ya. 😘😘😘


Terima kasih.πŸ™