
Mendekat atau menjauh darimu...
.
.
.
πππ
Samuel berjalan di lorong kampus. Namun tiba-tiba dia berhenti saat melihat sosok gadis cantik yang ia sukai selama ini sedang membaca buku di taman kampus.
Dia pun ingin menghampiri gadis itu. Namun baru beberapa langkah tiba-tiba dia berhenti karena ada seorang pria yang menghampiri gadis itu.
Mereka terlihat sangat dekat dan akrab yang membuat Samuel sedikit cemburu. Samuel mengurungkan niatnya untuk menghampiri gadis itu yang tak lain adalah Jasmin. Samuel kembali bersedih saat mengingat bahwa dia hanyalah pria miskin yang jatuh cinta kepada gadis tercantik dan kaya raya di kampusnya.
"Yang mencintai lebih dulu, pasti sudah siap untuk merasakan sakit. Yang mencoba mendekat lebih dulu pasti sudah siap untuk gagal dan kehilangan. Di setiap aku bernafas kau selalu merasuk ke dalam hatiku. Entah kenapa aku juga tidak tahu alasan nya. Siapa yang akan selalu mencintaimu seperti aku? Pandangan ku hanya tertuju kepadamu. Dan perjalanan cintaku hanya akan berakhir di dalam hatimu. Namun, apa yang bisa aku katakan kepadamu? Sungguh kau sangat jauh dari jangkauan ku. Aku bersembunyi dan menjauh dari keramaian. Sangat berbeda dengan dunia mu. Aku sudah mencoba mendekat namun kau yang tidak pernah menyadari nya. Api cinta ini terus menyala walau aku sudah mencoba memadamkan nya. Kisah kita tidak bisa di ungkapan hanya dengan hanya satu kata. Butuh perjuangan besar untuk mendapat kan tempat di hatimu."
Samuel terus memandang mereka namun dia merasa tidak pernah melihat pria itu sebelumnya. Mungkin dia baru masuk ke kampus nya. Saat dia akan pergi tiba-tiba ada seseorang yang menepuk bahunya.
"Hei bro?" suara seseorang yang sudah tidak asing lagi.
Samuel terkejut sambil menoleh. "Le! Wah kau sudah kembali."
"Apa yang kau lihat sampai membuat raut wajahmu kesal?" tanya Leo kepada Samuel.
"Ahh! Tidak. Ayo kita segera masuk ke dalam kelas."
"Hmm, baiklah." Leo pun merangkul pundak Samuel sambil berjalan beriringan.
Samuel dan Leo pun masuk ke dalam kelasnya. Hari ini semua jurusan di gabung menjadi satu karena akan ada satu mata pelajaran yang sama.
βοΈβοΈβοΈ
Saat kelas berlangsung Samuel duduk di belakang bersama Leo. Kelasnya cukup ramai yang membuat semua mahasiswa berdesakan untuk berbagi tempat duduk.
Jasmin masuk ke dalam kelas dan dia sudah tidak kebagian tempat duduk. Jasmin pun kembali keluar dan pergi ke perpustakaan. Samuel mencatat semua materi dan setelah selesai dia pun keluar lebih dulu.
Samuel pun segera mencari Jasmin. Samuel mencari Jasmin di setiap kelas namun tidak menemukan nya. Kemudian Samuel pun pergi ke perpustakaan. Dia tersenyum saat melihat Jasmin sedang membaca buku di sana.
Samuel menghampiri Jasmin dan duduk di sampingnya.
"Hai, boleh aku bergabung?" tanya Samuel.
"Ahh! Tentu saja." Jasmin nampak senang dengan kehadiran Samuel. Dia pun menggeser duduknya.
Samuel mengeluarkan buku catatan nya dan memberikan kepada Jasmin.
"Apa ini?" tanya Jasmin.
"Ini adalah rangkuman setiap mata pelajaran yang mungkin saja kamu tidak mengikutinya. Aku selalu datang lebih awal untuk mengikuti mata pelajaran penting. Walau banyak mahasiswa yang menyepelekan hal ini, tapi tidak dengan mahasiswa seperti ku. Aku harus mengikuti setiap mata pelajaran agar nilaiku tidak turun. Jika aku malas-malasan mungkin sudah tidak ada di sini."
"Jangan bicara seperti itu! Kamu adalah mahasiswa yang pintar dan berbakat. Aku sungguh merasa malu kepadamu. Aku tidak ada apa-apanya di bandingkan denganmu. Nilai mu selalu bagus."
"Tapi kau lah yang selalu mendapat juara umum. Itu artinya kau adalah sainganku."
Jasmin lalu memilih buku di dalam perpustakaan itu lagi. Saat dia sedang memilih buku tangan nya di tarik oleh Samuel menuju belakang rak buku. Rak buku itu menghalangi dari pandangan orang-orang.
"Aku tidak mau kau tersinggung dengan ucapanku. Aku tidak serius dengan ucapanku tadi. Sesungguhnya kau memang sainganku dalam kompetisi kecerdasan di kampus. Namun kau! Kau adalah wanita yang aku cintai. Tapi apalah dayaku, aku bukan siapa- siapa bagimu. Aku hanya pria miskin yang tidak tahu diri."
Jasmin pun segera membungkam mulut Samuel dengan satu jarinya. "Kau bilang kau mencintaiku? Mengapa kau baru mengucapkan nya? Sam, sejujurnya aku menantikan hal ini. Aku menanti kau menyatakan perasaan mu kepadaku. Aku juga mencintaimu. Aku sudah mencintaimu sejak kau menolongku malam itu."
"Lalu laki-laki yang bersamamu di taman tadi?" Samuel masih penasaran.
"Dia adalah sepupu ku yang baru pindah dari london. Apa kau cemburu melihat ku dengannya?"
"A-aku, sejujurnya aku memang cemburu. Aku mengira dia pacar barumu. Maafkan aku telah salah mengira."
"Nanti akan aku kenalkan kau dengannya. Jika kau mencintaiku dan aku mencintaimu maka mulai sekarang aku adalah kekasih mu."
"Aku tidak pantas untukmu. Aku hanya..."
Belum sempat Samuel meneruskan kata-kata nya Jasmin sudah mengecup pelan bibirnya yang membuatnya terkejut dan berdebar kencang. "Jangan mengungkit status lagi. Aku sudah muak memiliki kekasih yang statusnya sama dengan ku. Mereka selalu menyakiti ku. Pria yang memiliki kekuasaan akan mudah berganti-ganti pasangan. Aku hanya ingin satu pria. Dan pria itu juga hanya memiliki satu wanita yang ia cintai. Aku hanya ingin pria yang setia dan lembut. Bukan pria yang kasar dan kejam seperti mantanku."
Tak terasa Jasmin pun meneteskan air matanya.
"Jangan menangis! Aku tidak suka ada kesedihan di wajahmu. Itu akan merusak kecantikan mu. Tersenyum lah, karena senyummu adalah kebahagiaan bagiku." Samuel pun mengusap air mata Jasmin.
Samuel pun mencium Jasmin dengan lembut dan hangat. Jasmin pun membalas ciuman Jasmin dengan rasa nyaman. Jasmin memang merasa terlindungi bila berada di dekat Samuel. Mereka berciuman cukup lama karena ini pertama kali nya mereka menemukan seseorang yang benar-benar mereka inginkan.
.
.
.
π Bersambung... π
###
.
.
.
Hai semua...
Semoga kalian masih selalu setia menunggu episode My Heart is Only For You atau MHIOFY selanjutnya.
Baca dan resapi setiap makna yang terkandung di dalamnya. Apalagi untuk kalian yang baru jadian atau baru menemukan tambatan hati... Cieilehh....
Untuk seseorang yang lagi cari pasangan hidup nih... Aku kasih tips sedikit ya,
πJangan melihat seseorang dari fisik atau status sosial nya saja ya? Memang hidup harus rasional. Tanpa uang kita tidak di hargai. Tapi lihatlah contoh kecil dari orang-orang kaya. Walau sudah bergelimang harta namun ada saja kekurangan dalam hidup mereka yaitu kekurangan cinta. Mereka belum menemukan makna kebahagiaan yang hakiki atau abadi. Cita-cita itu jangan jadi orang kaya. Tapi orang yang berkecukupan. Cukup harta, cukup juga cinta. Okey... Hehe ππ
Terima kasih sahabat MHIOFY...
πΉ~I Miss You~πΉ