My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 10



☘️Mimpi☘️


"Singa itu marah! Apa yang aku lakukan? Tolong jangan mendekat. Jangan bunuh aku. Tidak! Aku masih ingin hidup. Ampuni aku ... ampuuuunn," ucap Sarah dalam mimpinya.


Bruukkk.. ( Sarah terjatuh dari tempat tidur dan terbangun dari mimpinya ).


"Huh! Ternyata hanya mimpi. Walau dia sangat galak tapi, aku tidak bisa jauh darinya. Mata nya yang bersinar, bibirnya yang indah dan senyum nya yang manis. Membuat ku selalu memikirkan nya," ucap Sarah.


Tok... tok... tok.


"Nona? Apa nona sudah bangun?" tanya seorang Pelayan.


"Ada apa? Masuklah! Pintunya tidak dikunci," ujar Sarah.


"Permisi nona, tuan muda Luan sudah menunggu anda dikamarnya, dia menunggu anda untuk menyuapinya. Dia sudah menunggu sangat lama nona, sebaiknya anda segera bergegas menemuinya."


" Apa? Memangnya jam berapa ini?"


"Sudah jam 09.00 pagi, Nona, silahkan nona bangun dan ke kamar tuan muda atau saya yang akan dimarahi."


"Mati aku! Pasti aku akan habis dimaki singa itu lagi," ucap Sarah sambil bergegas mandi dan bersiap untuk kekamar Luan.


Sarah lalu berjalan menuju kamar Luan dengan gemetar, dia berdiri didepan pintu kamar Luan dan mulai membuka nya pelan-pelan.


"Jika kau sudah bosan merawat ku maka pulang lah. Aku tidak menyuruhmu untuk tetap tinggal disini kan," ujar Luan berbicara sambil mengerutkan dahi nya karena kesal terhadap Sarah.


"Ahh, tidak! Aku tidak bosan merawat mu, sungguh. Maafkan kecerobohan ku? Aku kesiangan karena semalam aku tidur larut malam. Aku baru bangun setelah aku bermimpi seram tentang singa. Singa! Ahh ... Ap**a yang aku katakan tadi ? lhh! Mulut ini sungguh jujur dan tidak bisa dikendalikan. Sarah panik dan menutup mulutnya karna salah bicara.


"Oh! Apa singa itu aku? Haha, tentu saja kau akan berfikiran seperti itu. Bagus lah, kau pasti takut kepada ku sehingga kau selalu memimpikan ku akan menerkam mu," ujar Luan yang merasa puas karna merasa ditakuti oleh Sarah.


"Aku tidak takut padamu, apa kau masih tidak mengerti juga. Aku selalu bermimpi tentang mu karena kau adalah cinta pertama ku. Aku selalu ingin didekatmu, apa kau tidak akan pernah sadar? Lalu, sinyal yang selama ini aku berikan apa tidak ada yang nyambung sedikit pun? Astaga! Kau benar- benar sulit didekati. Jangan kan menjadi istri, menjadi teman mu pun aku hanya bisa bermimpi. Tuhan tolong ketuk pintu hatinya agar dia tau isi hati ku," gumam Sarah.


" Hei, kau melamun ya?" tegur Luan kepada Sarah.


"Aku mencintaimu" Ahh! Ma_maksud ku aku mencintai pekerjaan ku saat merawat mu, Hehe," ucap Sarah yang gugup karena salah bicara.


"Hmm, apa kau bilang? Kau mencintai pekerjaan ini? padahal tidak digaji. Apa yang kau mau dari ku? Hmm, dari segi ekonomi tidak mungkin. Ayah mu sudah sangat kaya raya. Apa kau punya niat tersembunyi dibalik kebaikan mu ini?" tanya Luan sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Sarah.


"Tidak! Aku tidak punya niat buruk apapun. Aku hanya_" ucap Sarah yang langsung dipotong oleh Luan.


"Ya, aku tau apa motif busuk mu merawat ku!karena kau ingin mengambil simpati orang tua ku kan. Karena kau ingin menjadi istri kakak ku Lucas dan kau ingin dijodohkan dengan nya. Betul kan?" tuduh Luan.


Luan terus memaki dan menuduh Sarah seperti singa yang terus mengejar mangsa nya. Sampai Luan merasa lelah, Sarah terus menyuapi Luan tanpa mendengarkan ocehan nya .


"Yah, kau boleh terus mengoceh sampai mulut mu berbusa, tapi tidak akan aku dengarkan ," gumam Sarah.


Setelah kenyang dan merasa puas telah mengungkapkan kekesalan nya kepada Sarah, Luan lalu tertidur.


"Rupanya sang singa yang berhati batu sudah tidur. Hah! Selamat tidur singa manisku. Jangan lupa mimpikan aku ya!" ujar Sarah yang berbicara pelan di dekat telingan Luan.


Setelah itu Sarah keluar dari kamar Luan.


☘️Bersambung ...☘️


###


.


.


.


Nexs episode selanjutnya >>> 👉


Jangan lupa like 👍dan vote novel ini ya.


Terima kasih.🙏


🌺 ~l Miss You~ 🌺