
๐Malam Terindah๐
โฅโฅโฅ
"Kak, pelan-pelan saja ya jalan nya, sebentar lagi kita sampai," ucap Adelia.
"Adel, Kakak mau dibawa kemana ini?" tanya Sarah curiga.
"Pokoknya Kakak tenang saja, kita akan camping ditempat yang paling indah dan spesial buat kita ka," ujar Adelia sambil senyum-senyum sendiri.
"Huuuuffftttt.., mau seperti apa tempat itu ,aku tidak bersemangat, lagi pula ayah dan ibu kenapa pake nyuruh aku buat ngawasin mereka berdua, mereka kan udah dewasa ,mereka mau berbuat apa ditempat ramai begini ," gumam Sarah.
Sarah pun jadi teringat nasehat orangtua nya.
"Sarah sayang, kamu harus terus mengikuti kemana pun adik mu pergi. Lucas memang anak yang baik ,tapi kami tidak percaya dengan adik mu ,dia agak sedikit centil dan agresif, jadi kami takut dia menggoda Lucas Sarah."
***
"Adel, apa sudah sampai? Cepat buka kain penutup ini!" ucap Sarah.
"Ehh.., No! Sabar Kakak sayang. Ehemmm.. ehemm..," Adelia mengisyaratkan sesuatu kepada seseorang.
"Adel? Adel perasaan kita sudah berjalan jauh, kenapa belum sampai juga? Adel, ingat jangan macam-macam ya! Apa dia masih membenciku? Apa aku akan dibunuh oleh nya? dia sudah ku anggap Adik kandung ku sendiri kenapa dia tega kepadaku," gumam Sarah ketakutan.
"Apa kau selalu mengancam setiap orang begini?" tanya Luan.
Deg! Tiba-tiba jantung Sarah seperti berhenti sejenak.
"Suara ini seperti nya familiar bagiku? aku seperti mengenalnya ," gumam Sarah.
Sarah lalu membuka kain penutup matanya.
"Kamu! dimana ini?" Kenapa taman ini menjadi indah sekali sekarang ,dulu ga seperti ini saat terakhir kali aku kesini ," gumam Sarah.
"Apa kau terkejut?" tanya Luan.
"Hmm, tidak! Untuk apa aku terkejut? Katanya kamu sibuk. Kenapa tiba-tiba ada disini? Dan dimana Lucas sama Adelia?" ujar Sarah yang masih marah pada Luan karena Luan tidak menjemput nya kemarin.
"Aku memang sibuk, tapi sekali-kali aku juga butuh hiburan kan? Mereka sedang membeli sedikit cemilan diluar," jawab Luan.
"Iya terserah kamu saja, ku harus menyusul mereka," ucap Sarah.
"Hei! Kenapa nada bicara mu seperti menyimpan sejuta bom yang siap meledak? Sabar, tunggu saja sebentar, apa kau masih marah padaku?" tanya Luan.
"Tentu saja! aku masih marah. Kenapa kemarin kamu tidak datang menjemput ku? apa pekerjaan mu lebih penting dari ku?" gerutu Sarah.
"Hmm, Sarah. Tidak ada yang lebih penting dari mu ,tapi aku juga harus tetap menyelesaikan tanggung jawab ku untuk meraih cita-cita ku ,jika sudah sukses nanti, istri ku ini pasti bangga padaku," ujar Luan berkata sambil memegang dagu Sarah.
"Sarah, maafkan aku yang terlambat membalas cintamu. Maafkan aku yang baru menyadari perjuanganmu selama ini. Sarah, maukah kau menjadi istriku kelak?" tanya Luan.
Luan mengungkapkan isi hatinya kepada Sarah dan melamarnya, sambil mengeluarkan cincin berlian yang telah ia persiapkan untuk malam ini.
"Hmm,Tidak!" ucap Sarah sambil membuang muka.
"Tidak? Apa kau menolak ku?" tanya Luan kecewa.
"Tidak! Aku tidak bisa menolak mu, aku sangat bersedia menjadi istri mu, Hehe," ucap Sarah yang menjahili Luan.
"Hah! Sarah, kau membuat ku hampir sekarat barusan. Hmm.., Sarah, Jadilah Nyonya Luan dan jadilah ibu dari Anak-anak ku kelak," ujar Luan sambil memegang tangan Sarah.
Apa kamu serius? kamu tidak bercanda kan?" tanya Sarah yang masih takut jika nanti Luan tiba-tiba hanya mengerjainya saja.
"Hahaha, tidak Sarah. Hmm, apa aku terlihat seperti main-main?" tanya Luan.
"Aku hanya takut kamu_ ," tiba- tiba perkataan Sarah terhenti karena Luan sudah mencium bibir nya.
"Mmmmhh.., Awwhh. Luan, kau menggigit bibir ku? Ahh! Sakit tahu..," ucap Sarah yang terkejut.
"Sekarang bibir itu adalah milik ku. Jadi, jangan kau berikan pada orang lain," ucap Luan.
"Apa? Cih! Apa kau menganggap ku wanita murahan? Sampai akan aku berikan pada orang lain yang bukan pacar ku. Bahkan, kamu juga seharusnya tidak mencium ku! Huufftt," gerutu Sarah sambil mendengus kesal.
"Aku kan calon suami mu, jadi aku berhak memberikan sedikit tanda agar kau ingat aku lah yang selalu kau cintai seumur hidup mu," ujar Luan.
"Kau kan ciuman pertama ku, kau juga yang merebut hati ku, apa masih butuh tanda lagi agar aku menjadi milik mu selamanya," gumam Sarah.
๐Bersambung...๐
###
.
.
.
Bagaimana sampai sini Readers? Masih Penasaran ga? ๐ Semoga saja ya... ๐
Jangan lupa like ๐ dan vote sebanyak-banyaknya ya.
Terima kasih.๐
๐น~l Miss You~๐น