My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 51



πŸ€Diizinkan pulangπŸ€


🍁🍁🍁


Pagi itu, Sarah sedang diperiksa oleh Dokter. Dengan berbagai pertimbangan dan tes kesehatan, Sarah akhirnya diperbolehkan pulang walau kakinya masih lumpuh.


Luan selalu berada didekat Sarah, dia tidak mau terjadi sesuatu yang akan mengancam nyawa Sarah lagi.


Sam mengabarkan kepada Luan bahwa dia telah menemukan bukti baru tentang Pemilik mobil yang digunakan untuk menabrak Sarah. Mobil itu disewa dengan bayaran yang sangat mahal, dan penyewa itu adalah seorang wanita dari kampus yang sama dengan Luan. Namun, si Pemilik mobil tersebut tidak tahu nama si penyewa mobil tersebut.


Luan berpikir bahwa, ada seseorang yang membencinya dan ingin menyakiti orang-orang yang ia sayangi.


Sam mengatakan kepada Luan bahwa tinggal satu langkah lagi, maka dia akan mengetahui siapa yang sudah menabrak Sarah dengan sengaja.


***


Sarah dan keluarganya sudah pulang dari luar negri. Sarah mengatakan kepada ayahnya agar dia tinggal bersama neneknya. Dia ingin menemukan kedamaian disana.


Dr.Antonio dan Ny.Madona mengizinkan Sarah untuk tinggal bersama neneknya. Namun, mereka khawatir siapa yang mengurus dan memperhatikan Sarah disana.


Luan yang mendengar itu langsung menawarkan diri untuk merawat Sarah didesa. Namun, Dr.Antonio langsung menolaknya. Karena Sarah dan Luan belum menjadi sepasang suami istri.


"Paman, besok aku akan segera menikahi Sarah dan memenuhi keinginannya untuk tinggal didesa."


"Tapi, Nak. Aku khawatir ayahmu tidak akan setuju dengan kondisi Sarah seperti ini."


"Aku tidak perduli ayah akan setuju atau tidak, Paman. Aku mencintai Sarah apapun kondisinya."


Sarah pun meneteskan air mata mendengar ucapan Luan.


"Luan, jangan memaksa seperti ini. Aku tahu kamu mencintaiku tanpa memandang keadaan fisikku. Namun, kamu juga punya keluarga yang harus kamu pikirkan."


"Sarah, aku tidak mau kehilanganmu untuk kedua kalinya. Dulu, aku sangat bodoh hingga melepasmu begitu saja. Tapi, sekarang aku sadar dan akan memperjuangkan cintaku. Aku akan membuat cintamu menang Sarah. Aku tidak akan pernah melepaskan cintamu untuk selamanya."


Luan pun menghapus air mata Sarah. Luan lalu berpamitan kepada Dr.Antonio untuk kembali ke rumahnya. Hara pun berpamitan kepada Sarah.


"Sarah, semoga Luan mendapat restu dari orang tuanya untuk menikahimu besok ya!" ujar Hara.


"Sebenarnya, ini adalah beban terberat baginya. Aku sudah menerima dan mengikhlaskannya jika dia mau menunda pernikahan ini. Namun, sepertinya sifat keras kepalanya tidak pernah hilang, Hara. Aku takut dia akan bertengkar dan melawan ayahnya," ucap Sarah.


"Sarah, seharusnya kamu bahagia. Luan benar-benar lelaki sejati, dia mau memperjuangkanmu Sarah. Aku akan selalu mendukung cinta kalian berdua."


"Tidak ada cinta yang egois, Sarah. Cinta adalah rasa alami yang muncul dari lubuk hati seseorang. Sudahlah Sarah, jangan ada yang kamu khawatirkan lagi ya!"


Hara kemudian memeluk Sarah.


"Terima kasih ya, Hara. Kamu adalah sahabat terbaikku."


"Kamu juga sahabat terbaikku, Sarah. Yasudah, aku pulang dulu ya. Jaga dirimu baik-baik! Aku akan sering berkunjung."


"Iya, kamu juga hati-hati ya, dijalan."


Hara pun pulang kerumahnya. Sarah kemudian masuk kedalam rumahnnya dengan kursi roda. Adelia membantu mendorongnya.


Sejak Sarah kecelakaan, Adelia semakin memperhatikan kakaknya itu. Bahkan, dia sangat teliti soal makanan untuk Sarah. Dia takut ada seseorang yang akan mencelakai kakaknya lagi. Dia semakin menyayangi kakaknya itu dan membuat Dr.Antonio dan Ny.Madona tersenyum bahagia. Karena dibalik ujian, pasti akan ada hikmah kebahagiaan.


πŸ€Bersambung...πŸ€


###


.


.


.


Hai Readers... πŸ™†


Jangan kemana-mana ya! Ceritanya akan semakin seru. Ayo baca terussssss... πŸ‘‰πŸ“–


"SEMANGAT" 😘


Jangan lupa likeπŸ‘, komen, dan vote sebanyak-banyaknya.


Yang paling bawel dengan komenan positif, aku kasih poin. Hehehe... πŸ˜‚πŸ˜ŠβœŒ


Terima kasih.πŸ™


🌹~l Miss You~🌹