My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 48



🍂Bagaimana masa depanku... 🍂


Semua keluarga Sarah sudah berkumpul dirumah sakit. Saat mendapat kabar dari Adelia, Dr.Antonio dan Ny.Madona langsung ke luar negri untuk menyusul ke rumah sakit.


Walau hanya ibu tiri, Ny.Madona begitu sedih melihat kondisi Sarah yang memprihatinkan di dalam ruang UGD. Apalagi Dr.Antonio, dia begitu terpukul melihat kondisi putri semata wayang nya terluka parah. Sebagai seorang dokter, dia juga tahu akan seperti apa keadaan Sarah kedepan nya.


Luan tak henti-hentinya menyalahkan dirinya sendiri. Dia mengganggap ini semua adalah kelalaian nya dalam menjaga Sarah. Luan terus berlutut meminta maaf kepada Dr.Antonio dan Ny.Madona.


 


"Sudahlah, Nak. Semua ini sudah menjadi takdir yang maha kuasa. Kita tidak bisa mencegahnya, kita do'akan saja untuk kesembuhan Sarah ya ," ujar Ny.Madona sambil membangunkan Luan yang berlutut.


 


Dokter yang menangani Sarah pun keluar dan menjelaskan prihal kondisi Sarah.


Menggunakan bahasa inggris yang saya artikan, sebagai berikut.


 


"Apa kalian orang tuanya?" tanya dokter tersebut.


"Iya dok," jawab Dr.Antonio.


"Pasien mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya, dia juga mengalami kebutaan sementara karena benturan yang sangat keras, mungkin dua sampai tiga bulan matanya akan kembali pulih. Namun, untuk kakinya saya tidak bisa memprediksi kapan akan sembuh. Mungkin anda bisa melakukan terapi untuk anak anda. Saya sarankan agar jangan terlalu panik dan sedih didepan nya, karena itu akan membuat dia patah semangat untuk kembali pulih. Jauhkan dia dari keramaian yang akan membuat nya merasa minder. Pasien masih belum sadarkan diri, saya harap kalian dapat memberikan semangat hidup kepadanya," ungkap dokter tersebut.


 


 Deg ...


Bagai di sambar petir, Luan begitu lemas tak berdaya mendengar penjelasan dari dokter itu, begitu juga dengan Hara dan Adelia yang langsung menangis histeris.


 


"Baik dok, kami akan melakukan apapun semampu kami, untuk memulihkan kembali kondisi anak kami," ujar Dr.Antonio dan diikuti dengan anggukan oleh Ny.Madona.


***


 


Luan sangat terpukul, dia pergi dan berlari ke toilet pria yang ada di rumah sakit itu. Dia melihat wajahnya sendiri di cermin wastafel. Dia meninju bayangan dicermin itu hingga retak dan membuat tangan nya berdarah. Dia lalu menelfon seseorang.


Menggunakan bahasa inggris yang saya artikan.


 


"Hallo Sam, bantu polisi menyelidiki kasus ini dan temukan siapa pelaku yang sudah dengan sengaja menabrak kekasihku!" perintah Luan pada teman nya.


 


Luan pun kembali untuk menemui keluarga Sarah. Mereka semua sedang menangis disamping tempat Sarah berbaring.


 


"Ayah, jangan berbicara seperti itu! Kakak pasti akan kembali sembuh seperti semula. Jika kakak tidak jadi menikah, maka aku juga tidak mau melangkahi kakak, biarlah kita sama\-sama jadi perawan tua. Dulu aku sangat membencinya. Namun, sekarang aku sadar bahwa kakak ku sangat menyayangiku, aku tidak bisa melihat dia sedih lagi," ujar Adelia.


"Adel! jangan bicara sembarang. Kalian berdua harus menikah dengan laki-laki yang tulus mencintai kalian," ujar Ny.Madona.


 


 Luan yang mendengar percakapan mereka, langsung menghampiri mereka.


 


"Paman, aku akan menikahi Sarah setelah dia sadar. Aku sudah mengabari keluargaku untuk datang kemari, akad nikah akan berlangsung setelah Sarah sadar dan akan diadakan resepsi kembali setelah Sarah pulih seperti sedia kala," ujar Luan.


 


"Apa kau yakin mau menerima putriku dengan kondisi seperti ini, Nak?" tanya Dr.Antonio sambil meneteskan air matanya.


 


 "Paman, aku mencintai nya bukan karena fisik dan hartanya. Dia sudah menemaniku sejak kecil, dan dia sudah merawatku saat aku terluka sampai aku sembuh kembali. Kenapa aku harus meninggalkan nya sekarang paman? tidak ada alasan untuk meninggalkan malaikat pelindungku. Kini saatnya untuk menunjukan dan membuktikan kesungguhan cintaku kepadanya," ujar Luan.


 


"Sekarang, kau adalah putraku. Dan jagalah putri kesayanganku, putri semata wayangku satu-satunya. Aku titipkan dia kepadamu, jika kau berani menyakitinya maka, kau akan berhadapan dengan ku," ujar Dr.Antonio kepada Luan.


 


 Dr.Antonio pun memeluk Luan dengan erat.


🍀Bersambung ...🍀


###


.


.


.


Hai Readers ...🙌


Dukung terus novel ini dengan cara like👍 dan vote sebanyak-banyaknya, agar novel ini semakin berkembang ya!


Terima kasih.🙏


🌹~l Miss You~🌹💖