My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 44



๐ŸŒปKejahilan Luan๐ŸŒป๐Ÿ˜‚


โ™ฅโ™ฅโ™ฅ


"Hei, kamu mau mengajak ku kemana? Awas ya kalau sampai kamu berbuat macam-macam kepadaku!" ancam Sarah kepada Luan.


"Jika aku berniat macam-macam padamu, kenapa mengajakmu keluar, seharusnya kita di dalam apartemen saja tadi," jawab Luan menggoda Sarah.


"Luan, jangan bicara sembarangan! Nanti aku pukul kepalamu," ucap Sarah sambil mengangkat tangan nya kepada Luan.


"Hmm, kau ini sensitif sekali."


Sarah mendengus kesal. "Ahh! Pertanyaan ku tadi belum kamu jawab."


"Tidak usah banyak bertanya, ikuti aku saja!" ucap Luan yang terus berjalan didepan Sarah.


Sarah terus mengikuti Luan sampai ke pusat keramaian kota, disana terdapat banyak sekali pasangan remaja yang sedang dimabuk asmara. Ada yang sedang berpegangan tangan, berpelukan, bahkan sampai berciuman dan lain-lain. Tanpa rasa malu lagi, mereka mengumbar kemesraan didepan umum.


Sarah yang baru pertama kali melihat pemandangan itu langsung menutup matanya. Dan terus memaki Luan yang sudah membawanya ke tempat itu.


Sarah langsung menutup matanya. "Kenapa kamu membawa ku ketempat seperti ini? Jika ayah ku tahu, kamu pasti sudah dipecat jadi calon menantunya. Luan, aku tidak mau melihat ini, ini tempat yang sangat mengerikan," ucap Sarah sambil terus menutup matanya.


Luan yang melihat tingkah laku Sarah yang sangat tegang adalah hiburan yang menyenangkan baginya. Dia tidak berhenti tertawa dan mencoba membuka tangan Sarah yang sedang menutupi wajahnya sendiri.


"Hahaha, Lihatlah, pipimu menjadi merah seperti kepiting rebus," ujar Luan yang meledek Sarah.


"Luan, aku tidak akan mengampunimu!" ucap Sarah sambil membalikan badan nya, membelakangi Luan.


"Sarah pemandangan ini sudah biasa diluar negri, berbeda dengan budaya kita. Memang menurut mu itu salah, tapi kita tidak bisa melarang mereka karena itu adalah hak kebebasan mereka," ujar Luan sambil memeluk Sarah dari belakang.


"Tapi apa iya sampai sebebas ini?" tanya Sarah masih tidak percaya.


"Iya begitulah. Hmm, apa kau mau mencobanya?" ujar Luan yang menggoda Sarah dan membalikan badan Sarah untuk menghadap ke arahnya.



"Tidak! Aku tidak mau. Luan, ingat kata-kata ku tadi, jangan macam-macam," ucap Sarah yang gemetar.


"A_apa yang akan dia lakukan? Jangan lakukan apapun padaku atau akan aku bakar kamu hidup-hidup," ucap Sarah dalam hatinya.


"Hahaha, wajahmu tegang sekali. Tenanglah, aku tidak akan melakukan apapun," ujar Luan yang terus tertawa melihat Sarah yang sudah ketakutan.


"Sudah puas? Sekarang aku akan membunuhmu! Hiyaahhhh..," ucap Sarah yang menginjak kaki Luan dan meninju perutnya lalu mendorongnya sampai terjatuh.


"Aww! Sudah-sudah, jangan menyerangku lagi. Kau ini seorang wanita tapi, tenagamu seperti sepuluh tenaga pria," ujar Luan yang kesakitan.


"Kau boleh menyerangku, tapi nanti dikamar pengantin kita, Hehe ," ujar Luan yang masih sempat menggoda Sarah.


"Apa kamu mau ku hajar lagi?" ancam Sarah.


"Tidak! Baiklah aku mengaku kalah," ucap Luan sambil mengangkat kedua tangan nya.


"Aku mau liburan yang indah dan menyenangkan, bukan menonton orang pacaran. Apalagi yang seperti ini!" ungkap Sarah kepada Luan.


"Iya, baiklah. Besok akan aku ajak kau jalan-jalan yang menyenangkan untuk menebus kesalahan ku," ucap Luan.


"Kamu janji?" tanya Sarah.


"Ya, aku berjanji. Baiklah, ayo kita kembali ke apartemen!" ajak Luan.


"Tidak! Antarkan aku ke hotel tempat ku menginap bersama Hara dan Adelia, Luan kita belum menikah. Jadi, kita tidak boleh tinggal bersama, apa kamu mengerti?" ucap Sarah.


"Hmm, aku hanya mengetes mu saja!" ujar Luan sambil tersenyum kepada Sarah.


"Halah, itu hanya alasanmu saja kan?" ujar Sarah yang mengetahui maksud perkata'an Luan.


"Hah! Kau selalu berpikiran buruk tentangku. Baiklah, kuantar kau ke hotel," ujar Luan.


Luan pun mengantar Sarah sampai kedepan hotel tempat Sarah menginap, kemudian dia kembali ke apartemen nya.


๐Ÿ€Bersambung ...๐Ÿ€


###


.


.


.


Sampai nanti di kelanjutan episode berikutnya ya! ๐Ÿ‘‰


Jangan Lupa vote dan like ๐Ÿ‘ novel ini, agar novel ini semakin berkembang.


Terima kasih.๐Ÿ™


Love ~ Love ~ Love ๐Ÿ’–๐Ÿ’–๐Ÿ’–