
๐Perjuangan Luan๐
"Maaf ya, sudah membuat mu menunggu terlalu lama. "Mati aku, pasti dia akan memarahi ku habis-habisan! Tapi, kenapa aku harus cemas, aku sudah katakan aku tidak akan menyukainya lagi."
"Tidak, masih banyak waktu untuk mu."
Sarah terkejut dengan perkataan Luan. "Apa? Kenapa dia tidak marah seperti biasanya? Dan, kenapa sikapnya berbeda sekali hari ini."
"Ehh! kamu makan apa hari ini? Kenapa bicara mu lembut sekali," tanya Sarah.
"Apa kau masih ingat kejadian waktu kita kecil dulu?" Luan menatap Sarah dan memegang bahunya. Luan berusaha meyakinkan cinta Sarah kembali. "Kau berjuang untuk menyelamatkan nyawa ku. Lalu, apakah sekarang kau akan menyerah begitu saja? Dan apa hanya sampai sini saja cinta mu yang selalu kau banggakan itu? Katanya kau pejuang sejati. Rupanya hanya sampai sini."
"Hei! Untuk apa aku berjuang demi orang yang tidak mencintai ku. Aku seperti orang bodoh yang menunggu harapan palsu selama ini," ucap Sarah sambil memalingkan wajah nya dan membelakangi Luan. "Cinta ku dulu memang konyol, aku bahkan tidak mengizinkan orang lain untuk mengisi hatiku saat kamu berada diluar negri. Tapi sekarang aku akan memperbaiki semua nya. Aku akan memperbaiki kesalahan ku yang dulu, aku akan mulai mencintai orang lain."
"Lalu, kenapa harus dengan kakak ku? Apa kau tidak bisa mencari laki-laki lain. Apa di dunia ini hanya ada kakak ku. Hah!"
"Itu keinginan orang tua kita, aku tidak bisa menolak nya. Lagi pula, mencari laki - laki yang baik hati seperti kakak mu itu tidak mudah. Jadi, aku menerima nya saja," jawab Sarah dengan mudahnya.
"Kau tau pernikahan itu bukan main-main, itu hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Apa kau akan mengorban kan perasaan mu kepada ku selama ini? Dimana nalurimu?" ucap Luan sambil mendekat ke wajah Sarah dan menatap nya dalam-dalam.
"Kenapa dia jadi sangat sensitif seperti ini? "gumam Sarah.
Sarah membalas dengan menatap Luan. "Aku tidak ingin kecewa lagi, aku yakin aku akan bahagia bersama Lucas. Dan aku akan melupakan cinta ku padamu."
Luan lalu mendekati Sarah, sangat dekat hingga membuat Sarah merinding. Sarah memejamkan matanya, dia tidak sanggup melihat Luan yang sangat dekat dengan nya. Luan lalu membisikan sesuatu ditelinga Sarah.
"Aku mencintai mu. Hati ku sekarang milik mu," bisik Luan.
Mendengar pengakuan Luan, Sarah sangat terkejut, dia tidak tau apa yang harus dia katakan. Tubuhnya membeku, lidah nya terasa kelu dan mulutnya membisu. Dia hanya bisa berkata dalam hatinya.
"Apa yang barusan aku dengar? Kenapa aku merasa bahagia sekali, seperti beban berat yang selama ini menimpaku menghilang begitu saja," batin Sarah.
"Baiklah, jika itu yang kau pikirkan. Aku akan pergi jauh dari hadapan mu. Bahkan, untuk selama-lamanya. Untuk apa tetap berada didekatmu jika akan terasa sangat menyakitkan, melihat mu berdampingan dengan kakak ku. Dan kau bahkan tidak percaya padaku."
Luan lalu pergi meninggalkan Sarah, Luan tidak sanggup berdebat dengan Sarah. Baginya, usaha nya untuk membujuk Sarah telah sia-sia. Bahkan, gadis yang dia cintai sekarang sudah tidak percaya lagi padanya, hanya karna satu kebohongan kecil.
Luan berbohong karena, dia ingin agar Sarah tetap berada di sisi nya, dia mulai jatuh cinta pada Sarah saat itu. Namun, dia masih gengsi untuk mengutarakan nya. Maka, dia berinisiatif untuk tetap pura-pura masih sakit agar Sarah selalu merawatnya.
Sarah lalu pulang ke rumahnya tanpa mengucapkan sepatah katapun. Dia terus melangkah tanpa menghiraukan orang-orang yang bertanya kepadanya. Pelayan pun heran saat mereka menyapa nya, tak ada jawaban apapun dari Sarah.
"Apa aku tadi salah bicara? Apa maksudnya nya, akan kah dia akan benar -benar pergi ? jika memang benar. Maka, apa yang akan terjadi padaku?" batin Sarah.
๐Bersambung...๐
###
.
.
.
Hai Readers ... ๐
Saya sangat senang jika kalian masih setia membaca novel ini. ๐๐๐๐
Terima kasih.๐
๐บ~l Miss You~๐บ
ย