My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 45



🍀Sarah Merajuk🍀


Semalaman Sarah tidak mengangkat telepon dari Luan, semenjak Sarah melihat orang-orang yang sedang pacaran malam itu dia jadi takut keluar dimalam hari. Dia pikir diluar negri sangat tidak aman baginya jika keluar dari hotel.


Karena Luan sangat khawatir, akhirnya dia menghubungi Adelia dan menyuruhnya untuk menanyakan kepada Sarah kenapa dia tidak menjawab telefon dari Luan.


"Kak?" panggil Adelia.


"Hmm," jawab Sarah singkat.


"Kak Luan sangat khawatir tuh! Apa kalian sedang bertengkar?" tanya Adelia.


"Tidak, aku hanya malas melayaninya," jawab Sarah.


"Ahh ,jangan bohong! Aku tahu sifat kakak kalau lagi marah," ujar Adelia.


"Aku hanya sedikit kesal saja. Huuffttttt, bagaimana aku tidak kesal, dia mengajak ku melihat orang yang sedang pacaran disini," ucap Sarah.


"Hah! Aku kira dia melakukan sesuatu padamu, ternyata hanya melihat orang pacaran," ujar Adelia.


"Apa kamu bilang? Hanya pacaran. Kamu pikir pacaran disini sama seperti dinegara kita, pacaran disini itu berbeda tahu. Mereka lebih bebas mengutarakan keinginan mereka dengan pasangan nya didepan umum," ujar Sarah.


"Masa sih? Seharusnya, kak Luan juga mengajak ku kemarin. Ahh, aku jadi penasaran dengan gaya pacaran Orang-orang disini. Hiihii..," ucap Adelia.


"Apa? Kamu penasaran," ujar Sarah.


Bruukk ...


Sarah melempar bantal ke arah Adelia.


"Adaw! Kakak apa-apaan sih," ujar Adelia.


"Habis kamu sama Luan itu sama saja, Sama-sama otak mesum," ucap Sarah.


"Biarin, kaya kakak gak pernah lihat yang begituan saja di Film-film," ujar Adelia.


"Aku memang tidak pernah lihat. Memangnya film apa?" tanya Sarah.


"Ya, film orang-orang yang pacaran di Luar negri," ujar Adelia.


"Memangnya ada film nya?" tanya Sarah.


"Banyak kakak, kakak saja yang jadul," ujar Adelia.


"Kamu bilang kamu tadi penasaran juga, tapi sekarang kamu bilang sudah menonton mereka di film, bagaimana sih?" tanya Sarah.


"Ya, aku memang sudah menonton difilm tapi kan kalau secara langsung belum, kak!" ujar Adelia.


"Hah! Adukan saja, aku tidak takut, Hahaha," ujar Adelia sambil berlari keluar dari hotel.


"Adeeeel.., Awas kamu!" ucap Sarah sambil mengejar Adelia.


Sa'at Sarah berlari mengejar Adelia Tiba-tiba dia melihat Luan ada di hadapan nya. Sarah sangat malu karena dia belum mandi dan ganti pakaian. Dia masih mengenakan baju tidurnya. Sarah pun berbalik dan berniat kembali kekamar nya. Luan yang melihat Sarah pergi langsung mengejarnya dan memeluknya dari belakang.


"Kenapa kau menghindar dariku?" tanya Luan kepada Sarah.


"A_aku tidak menghidar darimu," jawab Sarah.


"Hmmm, baiklah. Ayo kita jalan-jalan!" ajak Luan.


"Aku tidak mau kesana lagi" ucap Sarah.


"Tidak, aku akan menebus kesalahan ku padamu. Kali ini, kita akan jalan-jalan yang menyenangkan dan tidak akan pernah kau lupakan," ujar Luan meyakinkan Sarah.


"Aku masih sedikit khawatir," ucap Sarah.


"Hey! Kau tidak percaya padaku?" tanya Luan.


"Aku hanya takut kamu berbohong," ujar Sarah.


"Jika aku berbohong, kau boleh minta putus dariku," ucap Luan.


"Jangan putus! kenapa harus minta putus darimu. Jika kamu selingkuh dariku barulah aku minta putus darimu. Baiklah, tunggu sebentar disini! Aku mau bersiap-siap," ucap Sarah yang kemudian pergi ke dalam hotel.


Luan pun tersenyum dan duduk menunggu Sarah yang sedang bersiap-siap.


🍀Bersambung...🍀


###


.


.


.


Hai Readers yang baik, jangan lupa like👍 dan vote nya ya ... 💑


Terima kasih.🙏


♥~l Miss you ~♥