
π Mencoba membatalkan perjodohan π
Dari balik pintu ruang kerja Dr.Antonio, Adelia mencoba mendengarkan pembicaraan antara Dr.Antonio dengan Sarah.
"Ayah aku mohon, aku ingin membatalkan perjodohan ini. Aku tidak mau sampai menikah dengan Lucas," ujar Sarah kepada ayahnya.
"Sayang, ada apa? Kenapa tiba-tiba kamu berubah pikiran? Bukankah ayah sudah menyuruhmu untuk memikirkan dahulu sebelum menyetujuinya. Tapi, sekarang kamu ingin membatalkan nya. Tidak bisa sayang, sekarang sudah terlambat, ayah tidak mungkin membatalkan perjodohan ini secara sepihak. Bagaimana jika sahabat ayah J.Piter dan keluarga nya marah dengan keputusan mu ini," jawab Dr.Antonio yang kebingungan.
"Iya, memang ini salah ku, Yah. Aku memutuskannya dengan terburu - buru. Aku tidak memikirkan kemungkinan adanya penyesalan yang akan terjadi. Lalu, bagaimana sekarang nasibku, Yah?" tanya Sarah yang frustasi.
"Sayang, apa yang kurang dengan Lucas? Dia anak yang baik, pendidikan nya juga bagus, pekerjaan nya pun sudah mapan, dia juga tampan. Banyak gadis di luar sana yang menginginkan untuk menikah dengan nya," ujar Dr.Antonio mencoba membujuk putrinya.
"Karena aku, Hmm, aku mencintai pria lain, ayah," ucap Sarah menjelaskan.
"Apa? Nak, kenapa kamu tidak jujur sama ayah dari awal, mungkin ayah bisa bicara baik - baik kepada J.Piter waktu itu. Sekarang, ayah juga tidak tahu bagaimana caranya menyampaikan hal ini kepadanya. Karena, J.Piter itu orangnya sangat teguh dengan pendirian dan kata-kata nya. Sayang, pria mana yang kau cintai itu? Siapa namanya dan siapa orang tua nya? Apa ayah mengenalnya?" ucap Dr.Antonio yang bertanya penuh cemas.
"Ayah, ayah tentu sangat mengenal nya. Karena, A_aku mencintai Luan, adik nya Lucas dan Adelia lah yang mencintai Lucas yah. Aku tidak mau menjadi penghalang diantara mereka, aku menyayangi Adelia ayah. Aku tidak pernah menganggap dia sebagai adik tiriku. Jika, aku tetap menikah dengan Lucas maka, bukan hatiku saja yang hancur tapi juga hati Adelia. Aku mohon ayah mengertilah," ucap Sarah menjelaskan dengan terbata-bata karena air matanya yang terus mengalir.
Adelia yang mendengar apa yang dikatakan sarah langsung ikut menangis dan pergi ke kamarnya. Dia menyesal karena, kakak tiri yang sangat ia benci selama ini, ternyata begitu perduli dan tetap sayang padanya, meskipun Adelia telah melukai hatinya.
Mendengar pengakuan dari anaknya, Dr.Antonio sangat terkejut, dia tidak menyangka pria yang dicintai anaknya adalah Luan. Namun, dia lebih bingung bagaimana cara menjelaskan ini kepada sahabat nya J.Piter, cinta mereka sangat rumit.
Dr.Antonio lalu duduk dikursi kerja nya, dia merasa lemas dan tidak berdaya. Sarah lalu berlutut meminta maaf kepada ayah nya.
"Ayah, maafkan aku! Ampuni aku! Baiklah, karena ini semua salahku ,biar aku yang akan menjelaskan nya kepada paman Piter dan keluarganya," ujar Sarah.
Sarah lalu berdiri dan pergi meninggalkan ayahnya. Ayahnya mencoba untuk mencegah nya namun, kakinya sangat lemah dan Sarah sudah terlanjur pergi.
***
Sarah mengendarai mobil nya dan pergi ke kediaman J.Piter. Sesampainya dia disana ternyata hanya ada Ny.Juliana.
"Duduk lah sayang! Apa yang membuat mu kesini? Biasanya nya kamu mengabari ibu terlebih dahulu sebelum kesini. Apa ada masalah, Nak?" tanya Ny.Juliana.
"Hmm, Sarah bingung harus menjelaskan darimana dan bagaimana memulainya, Bu," ucap Sarah.
"Katakan, Nak. Tenanglah dan katakan isi hatimu," ungkap Ny.Juliana mencoba menenangkan Sarah karena dia melihat raut wajah Sarah yang sangat sedih.
Sarah lalu berlutut dihadapan Ny.Juliana. Lalu Ny.Juliana mencoba membangunkan Sarah namun, Sarah tidak bergerak sedikitpun dan dia memulai pembicaraan nya.
"Nak, mengapa harus meminta maaf kepada ku? lbu tau perasaan mu saat ini, lbu tidak akan memaksa perjodohan ini. Tapi, ayah nya Lucas, dia sangat keras kepala, jika ibu menyampaikan hal ini, mungkin dia akan marah dan tidak akan menerima ini dengan mudah. Ayah mu Dr.Antonio pun tahu bagaimana sifat suami ku. Tapi, aku akan mencoba berbicara pelan-pelan kepada nya, kamu sabar dan berdoa ya, semoga aku bisa menyakinkan suami ku," ucap Ny.Juliana.
Sarah lalu bangun dan memeluk Ny.Juliana.
"Terimakasih, Bu. Ibu sangat baik dan lembut kepadaku. lbu Juliana sudah seperti ibu kandungku sendiri. Aku sangat beruntung bertemu dengan mu," ujar Sarah.
"Iya sayang, kamu jangan sungkan lagi ya! Jika ada yang ingin kamu bicarakan atau memiliki kesulitan maka, bicaralah padaku. Aku akan dengan senang hati membantu mu. Entah kamu menikah atau tidak dengan putra ku, kamu akan tetap menjadi putri kesayangan ku," ujar Ny.Juliana.
Setelah selesai mengungkapkan isi hatinya kepada Ny.Juliana, Sarah pun kembali pulang ke rumah nya. Walau dia masih merasa bersalah kepada semua orang, terutama Luan.
πBersambung...π
###
.
.
.
Nexs episode selanjutnya ya... π
Jangan lupa like π, komen, vote dan bintang 5.
ππ
Terima kasih.π
πΉ~l Miss You~πΉ
Β
Β
Β