My Heart Is Only For You

My Heart Is Only For You
Story 39



🌻Menonton pertandingan part 1🌻


β™₯β™₯β™₯


"Ayah, Luan sudah mengundang kita secara pribadi. Kenapa ayah tidak mau pergi?" tanya Sarah kepada Dr.Antonio.


"Sayang, bukannya ayah tidak mau datang, tapi bulan ini ayah sangat sibuk, Nak," ujar Dr.Antonio.


"Huufffttttt ... baiklah, aku akan menonton di TV saja."


"Kenapa menonton di TV. Ajak adik dan sahabat mu menonton kesana, sayangkan kalau tiketnya jadi mubazir."


Sarah terkejut mendengar ucapan Dr.Antonio. "Apa? Jadi ayah mengizinkan aku pergi walau tanpa ayah dan ibu?"


"Sayang, kamu sudah dewasa sekarang. Tentu kamu sudah tahu mana yang benar dan mana yang salah. Jadi, ayah tidak perlu selalu mengawasimu. Tapi ingat! Jangan melanggar norma yang sudah ayah tanamkan selama ini."


"Siap, yah."


Sarah pun langsung pergi ke kamar nya dan menelfon sahabatnya Hara.


"Hallo... Hara?"


"lya Sarah, ada apa?"


"Hara, aku mohon kali ini jangan menolak ajakan ku. Plisss.. pliss.. pliss ...!"


"Apa maksudmu Sarah? Aku tidak mengerti."


"Hara, temani aku menonton pertandingan Luan di luar negri ya? Aku yang akan menyiapkan semua nya. Bahkan, aku akan menyuruh pelayanku untuk menjaga dan merawat ibu dan adik-adikmu di rumahmu ya?"


"Oke Sarah! Kapan aku menolak tawaranmu."


"Aahhhhhh...! Jadi kamu bersedia?"


" Tentu saja, siapa yang tidak mau diajak jalan-jalan ke luar negri. Hehehe."


"Yes, terima kasih Hara, kamu memang sahabat terbaikku. Aku tunggu kamu besok pagi di rumah ku ya?"


"Oke."


Sarah pun segera menyiapkan segala kebutuhan bersama Adelia.


"Kakak?" panggil Adelia kepada Sarah.


"Iya, ada apa?"


"Kakak tahu ga gosip di Luar negri, tempat kak Luan belajar dan bermain bola disana. Katanya sih banyak wanita-wanita bule yang cantik yang mengidolakan kak Luan dan mengejarnya. Apa kakak tidak akan cemburu kalau nantinya, akan melihat kak Luan di peluk oleh wanita-wanita itu?"


"Adel, aku sangat percaya kepada Luan, tidak mungkin dia berbuat macam-macam disana. Aku tidak akan cemburu, asalkan hatinya hanya untukku."


"Iya, tapi jika dia punya wanita simpanan disana juga tidak masalah kok," ujar Sarah yang mencoba menyembunyikan rasa cemburunya.


"Apa? Bukannya kakak mencintai nya sejak kecil?"


"Memang, tapi cinta kan tidak bisa dipaksakan. Jika dia tidak setia padaku, apa yang harus aku lakukan? Bertindak bodoh dengan menampar wanita itu? Hah! Tidak akan pernah. Adel, Kakak punya prinsip. Jika laki-laki menghianati kakak, kakak tidak akan berlarut-larut dalam kesedihan. Kakak akan terus maju mencari cinta sejati kakak, jika dia ditakdirkan untuk kakak, kenapa kakak harus takut kehilangan dia."


"Hah! Sudah pergi baru menyesal."


"Prokkk... prookk... prokkkk ( Suara tepuk tangan dari belakang mereka ).


"Ternyata, anak ibu sudah dewasa ya!" ujar Ny.Madona.


Sarah terkejut melihat Ny.Madona. "lbu!"


"Sayang, benar katamu. Jika Luan jodohmu dia pasti akan terus setia kepadamu. Tapi, jika tidak maka lepaskan lah. Jangan menjerat seseorang dalam cinta sepihak saja. lkatan cinta abadi adalah dua orang yang saling menjaga kepercayaan pasangan nya," ucap Ny.Madona kepada Sarah.


"lya bu, ibu memang paling berpengalaman soal cinta," ujar Sarah.


"Bu, bantu kami bersiap-siap ya!" ucap Adelia.


"Iya sayang, sini ibu bantu! Adel, kenapa kamu bawa baju tebal banyak sekali? Kamu harus lihat dulu dong cuaca disana sedang bagaimana ." Ucap Ny.Madona.


"Bu, bukankah di Luar negri sering turun salju?" ucap Adelia.


"Iya, tapi tidak selalu sayang. Sekarang disana sedang musim panas, makanya Luan bertanding bulan ini. Semua sudah diperkirakan sayang," ujar Ny.Madona.


"Hehehe maaf, aku sedikit kurang update cuaca, Bu," ujar Adelia.


Setelah semua persiapan selesai, mereka berdua pun tertidur karena kelelahan.


πŸ€Bersambung...πŸ€


###


.


.


.


Nexs episode selanjutnya ya πŸ‘‰


Jangan lupa like πŸ‘ dan vote sebanyak-banyaknya.😘😘😘


Terima kasih.πŸ™


🌹~l Miss You~🌹