
🍀Perjodohan dan Tantangan🍀
Setelah mengetahui Luan sudah sembuh, Sarah berpamitan kepada J.Piter dan keluarganya untuk kembali ke rumahnya. Dr.Antonio pun telah datang untuk menjemputnya.
Lucas dan Luan sedang lari pagi saat itu. Jadi, mereka tidak mengetahui bahwa Sarah akan kembali ke rumah nya.
"Paman, bibi ... terima kasih, kalian telah memberiku tempat tinggal dan kasih sayang selama aku disini. Aku sangat menyayangi kalian semua," ucap Sarah kepada J.Piter dan Ny.Juliana.
"Sayang, seharusnya kami yang berterima kasih kepada mu. Karena, selama ini telah menjaga anak kami Luan, dengan baik dan sabar sampai dia sembuh. Kami tidak tahu apa yang harus kami berikan untuk membalas kebaikan hatimu, Nak," ujar J.Piter.
"lya sayang, maafkan kami telah banyak merepotkan mu. Kami sangat berhutang budi padamu. Oh iya, kenapa kamu masih memanggil kami paman dan bibi lagi? Mulai sekarang, lupakan itu dan panggil kami dengan ayah dan ibu ya," ucap Ny.Juliana.
"Apa yang dikatakan istriku benar sayang, kamu sekarang adalah bagian dari keluarga kami. Karena sebentar lagi kamu akan menjadi menantu kami," ujar J.Piter.
"Apa! Menantu? Aku masih tidak paham. Apa maksud ayah Piter?" tanya Sarah yang kebingungan.
"Ayah mu, Dr.Antonio yang akan menjelaskan nya. Ayo Ton jelas kan pada putri mu rencana perjodohan kita sejak dulu," ujar J .Piter kepada Dr.Antonio.
"Iya sayang, ayah dan paman Piter, sepakat untuk menjodohkan mu dengan anak pertama nya yaitu Lucas. Jika kamu setuju maka perjodohan ini akan dilanjutkan. Tapi, jika kamu tidak setuju, ayah tidak akan memaksa mu sayang. Jawablah dari keinginan hatimu sendiri, bukan karena paksaan dari kami," ujar Dr.Antonio kepada Sarah.
"Apa? Lucas! Hmm, kenapa Lucas?" tanya Sarah yang masih kebingungan.
"Iya, Nak. Lucas sudah dewasa dan bertanggung jawab, sedangkan Luan itu masih seperti anak kecil. Pikiran nya kadang berubah - ubah, jadi kami sepakat menjodohkan mu dengan Lucas," ujar J.Piter.
"A_ku akan memikirkan nya terlebih dahulu," ungkap Sarah yang kecewa.
"Baiklah sayang, pikirkan dulu sesuai keinginan mu ya, kami akan menunggu sampai kamu siap memberi jawaban," ucap Ny.Juliana.
Sarah dan Dr.Antonio berpamitan lalu mereka segera bergegas untuk kembali ke rumah mereka.
***
Setelah selang satu jam Sarah meninggalkan kediaman J.Piter. Lucas dan Luan kembali Ke rumah nya. Mereka lalu berbincang- bincang didepan rumah.
"Bagaimana kaki dan badan mu, Dek? Apa sudah merasa lebih baik setelah lari pagi tadi?" tanya Lucas kepada Luan.
"Ahh! Kakak, kau selalu menjaga ku sejak kecil. Bagaimana aku tidak selalu merasa lebih baik bila kau sudah ada disini."
"Tidak! Kau kan tahu aku sedang fokus mengejar cita - cita ku saat ini, mana mungkin aku memiliki waktu untuk tertarik padanya, kau ini ada-ada saja, Kak," jawab Luan yang menutupi perasaan nya sendiri.
"Dia hanya tertarik padamu, Kak," gumam Luan.
"Oke, kalau kamu tidak tertarik padanya. Maka aku memiliki kesempatan untuk mendekatinya. Ahh! gerah sekali, aku mau mandi dulu ya," ucap Lucas sambil pergi meninggalkan Luan.
Luan yang mendengar kakak nya akan mendekati Sarah, langsung merasa terkejut dan cemburu. Dia menyesal telah berbohong tetang perasaan yang sebenarnya tadi karena, yang sebenarnya terjadi adalah dia sangat mencintai Sarah namun dia gengsi untuk mengungkapkannya.
***
Didalam kamar nya, Sarah masih memikirkan tentang perjodohan yang dibicarakan orang tua nya tadi. Dia tidak tahu harus menjawab apa, dia masih bingung antara mempertahan kan cinta nya yang selama ini ia simpan kepada Luan atau, menerima perjodohan ini. Karena dia juga sedang ditantang oleh Luan untuk mencari laki - laki yang lebih baik darinya.
Pikiran nya sedang bergejolak, penuh dengan pertanyaan dan pertimbangan. Dia sendiri bingung kenapa situasinya menjadi seperti ini.
Hati kecilnya mengatakan bahwa, dia ingin dijodohkan dengan Luan bukan Lucas. Tapi, kenyataan nya malah sebaliknya.
🍀Bersambung ...🍀
###
.
.
.
Jangan kemana-mana ya!🌿
Tunggu episode berikut nya dan jangam lupa likenya. 👍😂
Terima kasih.🙏
🌹~l Miss You~🌹