
๐Pulang kerumah kembali๐
๐๐๐
Siang itu teriknya matahari membuat cuaca semakin panas, membuat hawa didalam bunker semakin pengap rasanya.
ย ***
"Nona,Tuan muda Lucas sudah menunggu anda di luar," ucap salah satu Pengawal.
"Ahh! Akhirnya aku bisa keluar juga, udara didalam begitu panas dan pengap walau ada AC," ucap Sarah.
Sesampainya Sarah diluar,Lucas lalu menghampirinya.
"Sarah, ayo segera kemasi Barang-barangmu! Aku akan mengantar mu pulang," ujar Lucas.
"Pulang? Lucas, apa maksud mu mengajak ku pulang. Apa kamu mau kita tetap menikah? Tidak! Lucas kamu sudah berjanji akan menolong ku ,sekarang tepati janji mu," ujar Sarah memukul -mukul bahu Lucas.
"Hey! Tenanglah, aku tidak akan menikah dengan mu. Sarah kau bukan tipe ku, aku akan segera menikah dengan orang lain. Tipe wanitaku itu sedikit agresif dan nakal ,aku tidak mau menjadi orang yang kaku lagi seperti dulu," ujar Lucas.
"Lalu, kamu mau menikah dengan siapa?" tanya Sarah penasaran.
Tiba-tiba terdengar suara langkah sepatu perempuan dari balik pagar semak - semak .
" Denganku!" ucap seseorang yang suaranya tidak asing lagi ditelinga Sarah.
"Adel! apa kamu yang akan menikah dengan Lucas? tanya Sarah yang terkejut.
"Menurut Kakak bagaimana? Memangnya cewek nakal dan sombong seperti ku tidak berhak mendapat kan orang yang aku cintai. Hmmm, aku memang nakal tapi aku bisa menjaga harga diri dan tubuh ku hanya untuk suami ku," ucap Adelia sambil memegang tangan Lucas.
"Iya, baiklah aku percaya tanpa kamu jelaskan lagi," ujar Sarah.
"Kakak, perjodohan kakak digantikan oleh ku setelah perjuangan ku meyakinkan paman piter akhirnya dia meyerah juga dan menyetujui pernikahan ku dengan kak Lucas ,aku memiliki cara jitu untuk meluluhkan hati Paman," ujar Adelia sambil tersenyum penuh arti.
"Memangnya apa yang kamu lakukan?" tanya Sarah kepada Adelia.
"Ahh! Sudahlah, nanti juga kakak akan tau sendiri.Hehehe," ujar Adelia sambil mengedipkan matanya kepada Lucas.
"Hmmm, Apa hanya kalian berdua saja yang datang menjemput ku ?" tanya Sarah.
"Memang nya Kakak menunggu siapa?" tanya Adelia.
"lya Sarah, Ada apa? Kelihatannya kau kecewa karena hanya kita berdua yang menjemput mu," ucap Lucas.
"A_aku tidak menunggu siapa - siapa. lagipula siapa yang aku harapkan," ujar Sarah yang kecewa karena Luan tidak menjemputnya.
"Lelaki bodoh itu memang nya bisa aku harapkan! Selama ini dia tidak menghargai perjuangan ku, aku saja yang terlalu percaya diri .Huuufffttt..., kenapa aku berharap dia yang menjemput ku sih," ungkap Sarah dalam hatinya.
"Ayo cepat kemasi barang-barangmu!" ucap Lucas.
"Ya, baik lah!" ucap Sarah.
Sarah lalu membereskan pakaian nya dan ikut pulang bersama Lucas dan Adelia.
Diperjalanan pulang Sarah masih mengharap kan Luan datang menjemput nya atau paling tidak Luan menunggu nya di depan pintu rumah nya bak seorang putri yang disambut oleh pangeran.
***
Namun sesampainya dia di rumah, hanya ayah dan ibunya yang menunggu dan merindukan nya, dia sedikit kecewa tapi rasa kecewa itu kalah dengan rasa bersalahnya kepada ayahnya.
"Ayaaahhhh," ucap Sarah yang langsung memeluk ayahnya.
Sarah lalu berlutut meminta ampunan kepada orang tua nya .
"Sayang bangun lah, Nak. Ayah memaafkan mu, semua ini bukan salah mu. ini salah ayah yang terlalu egois, seharusnya ayah mementingkan perasaan mu terlebih dahulu dari pada rasa ingin balas budi dan rasa malu ayah kepada sahabat ayah. Ayah bukanlah seorang ayah yang baik sayang, maafkan ayah ya?" ucap Dr.Antonio kepada Sarah.
"Ayah jangan bilang begitu, mungkin memang seharusnya seperti ini agar aku dan ayah lebih saling mengerti satu sama lain, agar ikatan batin antara anak dan ayahnya semakin kuat. lya kan, Yah?" ujar Sarah.
"Nak, kami selalu menyayangi mu dan mengkhawatirkan mu sayang," ujar Ny.Madona.
Sarah dan orang tuanya kembali berpelukan, setelah itu Lucas pun berpamitan untuk kembali ke rumahnya.
"Paman dan semua nya ,ma'af aku tidak bisa berlama - lama disini ,aku permisi dulu ya?" ujar Lucas.
"Hati-hati dijalan, Nak! Sampaikan salam kubkepada pada Ayah mu," ucap Dr .Antonio.
"Baik, Paman," jawab Lucas.
"Ehh, Lucas tunggu! Lucas apa adik mu sangat sibuk hari ini?" tanya Sarah kepada Lucas
"Sarah kau tunggu saja ya, mungkin dia sedang sibuk mempersiap kan sesuatu. yasudah aku pamit ya?" ujar Lucas.
"lya, hati - hati!" jawab sarah.
"Kak Lucas tunggu!" panggil Adelia.
"Apa del?" tanya Lucas.
Adelia pun menggandeng tangan Lucas untuk menjauh. Adelia berbicara pelan kepada Lucas.
"Kak, aku takut jika nanti kak Sarah tahu kalau kita tadi hanya bersandiwara, bagaimana dong?"
"Tenanglah! Yang penting Sarah percaya bahwa kau yang akan menggantikan dia. Tapi jangan kepedean ya? Ingat ini hanya sandiwara."
"Hiss baiklah. Padahal aku berharap ini nyata."
"Yasudah aku pulang dulu ya?"
"Iya, Kak."
Lucas pun kembali ke rumah nya.
.
.
.
๐Bersambung...๐
###
.
.
.
\=>Bagaimana kelanjutan kisah Sarah dan Luan?
\=>Tunggu nexs episode berikutnya ya!๐
Jangan lupa like ๐ dan vote sebanyak-banyaknya.
Terima kasih.๐๐
ย
๐น~ l Miss You ~๐น
ย
ย