
๐Kemarahan Paman Piter๐
"Tidak! Papah tidak akan menyetujui, jika Sarah ingin bersama Luan. Sarah itu pantasnya menjadi pendamping Lucas bukan Luan. lagipula Lucas anak pertama dan Ayah tidak mau jika Lucas dilangkahi oleh Luan. Luan itu belum dewasa mah, dia masih seperti anak kecil, anak itu belum bisa bertanggung jawab. Sekarang saja entah dimana dia berada," ucap J.Piter dengan penuh kemarahan.
"Mamah mohon, Pah! Kasian Sarah, dia sangat menderita dengan perjodohan ini, lagipula Luan kan juga anak kita Pah, kita carikan jodoh yang lain untuk Lucas lalu kita nikahkan Luan dengan Sarah," ujar Ny.Juliana mencoba menenangkan.
"Luan memang anak kita, tapi kelakuan nya membuat papah benci, sikapnya sangat arogan, tidak bisa diatur dan suka melakukan apapun sesuai keinginan nya sendiri. Keputusan papah sudah bulat, Lucas harus tetap menikah dengan Sarah atau jika Sarah tidak mau maka, dia tidak boleh menikah dengan Lucas maupun dengan Luan. Keputusan papah sudah final. Sudah cukup, jangan membahas masalah ini lagi!"
J.Piter lalu meninggalkan Ny.Juliana, dia sangat marah sehingga Ny.Juliana tidak berani untuk berbicara lagi dan membela Sarah lagi.
***
Ditempat lain, Sarah dan Dr.Antonio tidak saling berbicara sedikitpun. Terakhir kali Sarah ingin menjelaskan tapi, Dr.Antonio tidak mau mendengarkan nya. Ny.Madona dan Adelia pun mencoba membantu Sarah untuk membujuk Dr.Antonio namun tidak berhasil. Dr.Antonio tetap tidak ingin berbicara dengan Sarah, kadang dia tidak pulang karena ingin menghindari putrinya.
Sarah menerima pesan dari Ny.Juliana bahwa dia meminta maaf karena tidak bisa membantunya untuk membatalkan perjodohan ini. Suaminya pun sedang marah kepadanya .
Sarah tidak tau harus bagaimana lagi, satu - satunya cara adalah, dia harus membujuk Lucas untuk membatalkan perjodohan ini.
Sarah menghubungi Lucas dan meminta untuk bertemu dengan nya. Mereka janjian untuk bertemu disebuah cafe .
"Lucas, aku ingin berbicara sesuatu yang penting dengan mu. Mari kita ketemu di cafe dekat rumah ku," ucap Sarah di telfon.
Sarah lalu menutup telefon tanpa membiarkan Lucas berbicara.
***
Sarah sudah menunggu satu jam lebih, akhirnya Lucas pun datang.
"Sarah, aku minta maaf karena membuat mu menunggu lama. Aku ada pelatihan penting tadi dan Sarah, kebetulan kau mengajak ku untuk bertemu, aku ingin meminta maaf atas kejadian waktu itu. Aku benar-benar tidak tahu kejadian nya akan menjadi seperti itu, semua itu kesalahan ku."
"Lucas sudahlah! Aku mengajak mu bertemu bukan untuk membahas hal itu. Aku ingin membahas tentang perjodohan kita, Lucas aku mohon kamu mau membujuk ayah mu, untuk membatalkan perjodohan ini."
"Tapi, kenapa Sarah? Aku tidak keberatan dengan perjodohan ini. Bukankah kau juga belum punya pacar?" tanya Lucas penasaran.
"Aku memang belum punya pacar tapi, aku sudah mencintai pria lain. Aku sudah lama mencintai nya. Lucas, aku mau mengakui sesuatu. Aku mencintai adik mu Luan," ujar Sarah sambil menundukan kepala nya karena malu.
"Apa? Kenapa kau tidak bilang dari dulu Sarah. Jika Luan tau hal ini, dia tidak akan pergi dari rumah, aku juga tidak tau bagaimana caranya membujuk ayah ku. Aku tidak pernah menentang keinginan nya selama ini dan itu tidak mungkin," ucap Lucas yang terkejut mendengar pengakuan Sarah.
"Kenapa tidak mungkin? Kamu kan anak kesayangan nya, pasti dia mau menurutimu."
"Sebuah ide! Apa itu? Jika itu bisa membatalkan perjodohan ini maka, aku akan bersedia melakukan nya," ucap Sarah penuh semangat.
"Kau harus kabur dari rumah mu untuk beberapa waktu. Agar orang tuamu dan orang tuaku khawatir, kemudian menuruti kemauan mu," ungkap Lucas memberi saran kepada Sarah.
"Apa? lde macam apa itu? Kamu sudah gila ya! Memberiku ide konyol macam itu. Kenapa tidak kamu saja yang kabur dari rumah mu," timpal Sarah yang terkejut mendengar ide dari Lucas.
"Hahaha, kau ini lucu sekali! Mana mungkin aku bisa kabur, aku ini seorang TNI, tanggung jawab ku sangat besar untuk negara ini. Lagi pula, akan sangat mudah mencari keberadaan ku, dan ayah ku tidak akan pernah mengampuni ku jika aku tertangkap oleh nya," ucas yang tertawa mendengar ucapan Sarah.
"Lalu, aku harus kabur kemana? Tidak mungkin aku kabur ke luar negri. Ayah mu bisa melacak pasport ku," ucap Sarah yang kebingungan.
"Ya itu terserah padamu! Aku hanya bisa memberimu ide itu. Seterusnya kau yang harus memikirkan nya sendiri, mau ke gua atau ke lubang semut, yang penting dihari pernikahan kita nanti, kau harus sudah tidak ada dirumah mu. Tapi, jika tetap mau menikah dengan ku maka, tidak perlu kemana-mana," ucap Lucas yang menggoda Sarah.
"Ya baiklah, terima kasih karena sudah memberiku sebuah ide gila," ujar Sarah yang kesal.
"Hahaha, aku pergi dulu ya! Aku masih ada pekerjaan lain. Aku tunggu kabar dari mu, aku ingin tahu apa yang ingin kau lakukan untuk memperjuangkan cinta mu itu. Sampai jumpa Sarah," ucap Lucas sambil pergi meninggalkan Sarah dan melambaikan tangan nya.
Lucas lalu kembali bertugas, Sarah masih duduk dicafe itu sendirian, dia sedang memikirkan bagaimana cara nya kabur dari rumah dan akan pergi kemana, dia kebingungan. Dia lalu teringat mempunyai sahabat wanita yang sangat dekat dengan nya, dia kemudian mencoba menghubungi sahabatnya itu dan meminta bantuan darinya.
๐Bersambung...๐
###
.
.
.
Nexs episode berikutnya ya >>>๐
Jangan lupa like ๐ dan vote sebanyak-banyaknya.๐
Terima kasih.๐
๐น~l Miss You~๐น