
♥️Syah Menikah♥️
Tidak hanya Freya yang terpesona dengan penampilan Daffin, Daffin juga terpesona melihat penampilan Freya yang nampaknya begitu cantik dan anggun.
Freya pun duduk di samping Daffin, sesekali mereka saling curi pandang, membuat semua orang merasa gemas melihat tingkah mereka yang nampak malu-malu tapi mau.
"Baiklah karena ke dua pengantin sudah berada di sini, mari kita mulai saja proses Ijab kabulnya." Ucap pak penghulu.
"Deg.... Tunggu dulu, aku benar-benar akan menikah sekarang?" tanya Freya dalam hati.
"Alhamdulillah di sini juga sudah hadir dua saksi Nikah dari pihak laki-laki, ada pak Ustad Rusdi, dan Ibu RT Ibu Juhaira, dan ada juga saksi dari pihak laki-laki yaitu Ayah dari mempelai Pria Pak Halim dan saudara mempelai Pria Pak Edwin Dinarta." Ucap Pak Penghulu.
"Sebelum memulai Ijab kabulnya, saya ingin bertanya terlebih dahulu, apakah kalian berdua sudah benar-benar siap untuk menikah?" tanya Pak Penghulu.
"Siap pak" jawab Daffin mantap.
Freya ingin sekali berkata "Tidak, hentikan" Tapi entah kenapa tiba-tiba kata-kata itu begitu sulit untuk terucap keluar dari dalam mulutnya.
"Alhamdulillah" ucap Pak penghulu.
"Apa kedua pengantin benar-benar muslim?" tanya pak penghulu, karena melihat Freya yang nampak seperti orang asing dari luar Indonesia.
"Saya muslim sejak lahir, tapi Calon Istri saya baru saja menjadi muslim dua hari yang lalu" jawab Daffin.
"Baru masuk Islam dua hari yang lalu?" tanya pak penghulu tak percaya.
"Iya pak" jawab Daffin lagi.
"Alhamdulillah kalau menang benar-benar sudah menjadi muslim." Ucap Pak penghulu lagi.
Daffin sejenak mencuri pandang pada Freya gadis itu nampak diam, dan terlihat murung membuat Daffin sedih dan berat untuk melanjutkan pernikahan ini.
Tapi Daffin tidak punya pilihan, dia harus tetap menikahi Freya apapun yang terjadi, selain untuk dirinya sendiri, pernikahan ini juga untuk mengembalikan kepercayaan Abah Halim dan Ambu Nuri pada Daffin, dan memperbaiki nama baik Abah Halim dan Ambu Nuri karena kesalahannya yang membawa Freya ke Apartemen miliknya.
"Kalau begitu sebelum memulai pernikahan mari kita bermunajat ke pada Alloh SWT, lalu membaca Istighfar tiga kali dan membaca dua kalimah Syhadata bersama-sama." Ucap Pak Penghulu.
Munajat pun di pimpin oleh pak Penghulu dan di ikuti oleh semua orang...
اَسْتَغْفِرُاللهَ الْعَظِيْمَ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ
Astaghfirullahaladzim wa atubu ilaih
Artinya : ”Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, dan aku bertaubat kepadaNya“.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله
Asyhadu an laa ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah.
Artinya: "Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu utusan (Rasul) Allah."
"Untuk yang selanjutnya, Karena pengantin wanitanya sudah tidak memiliki orang tua, atau wali dari pihak ayah, maka dari itu siapakah kiranya yang akan menjadi wali hakim dari pihak pengantin wanita untuk menikahkan mereka?" tanya pak penghulu.
"Medi yang akan melakukannya pak Penghulu," jawab Abah Halim.
"Iya pak saya yang akan melakukannya." Jawab Bapak Medi, yang sebelumnya di mintai menjadi wali nikah untuk Freya oleh abah Halim dan Daffin, hal itu di setujui oleh istrinya ibu Ratih dan putranya Edwin.
"Ikuti kata-kata saya." Pinta pak Penghulu.
Freya hanya menganggukkan kepalanya karena dia tidak mengerti dengan cara pernikahan orang-orang muslim.
"Saya Freya Paul Leo Yee." Ucap Pak Penghulu, dan di ikuti oleh Freya. "Saya Freya Paul Leo Yee"
"Memberikan Hak Wali Nikah atas diri saya, Kepada Bapak Medi Dinarta, Untuk di Nikahkan dengan Daffin Al Fawwaz." Ucap Pak Penghulu, dan di ikuti Freya.
"Memberikan Hak Wali Nikah atas diri saya, Kepada Bapak Medi Dinarta, Untuk di Nikahkan dengan Daffin Al Fawwaz ." Ucap Freya.
"Sekarang silahkan ucapkan sendiri." Pinta Pak penghulu.
Freya pun menurut dia mengulang kembali kata-kata yang di ajarkan pak penghulu.
"Saya Freya Paul Leo Yee, Memberikan Hak Wali Nikah atas diri saya, Kepada Bapak Medi Dinarta, Untuk di Nikahkan dengan Daffin Al Fawwaz." Ucap Freya dengan begitu lancar.
Lantas dengan Cepat Bapak Medi menerima hak wali atas diri Freya ke pada dirinya untuk di Nikahkan dengan Daffin Al Fawwaz.
"Saya Terima Hak Wali Nikah atas nama Freya Paul Leo Yee, untuk di nikahkan dengan Daffin Al Fawaaz." Jawab Bapak Medi menerima.
"Alhamdulillah, Hak Wali nikah sudah di terima, sekarang kita masuk ke dalam proses Ijab kabulnya." Ucap Pak Penghulu.
"Deg... Deg... Deg...." tiba-tiba Freya merasa jantungnya berdetak kencang, dia juga merasakan tangan dan kakinya mulai berkeringat dingin.
"Sekarang pengantin Laki-laki di jabat tangan bapak wali hakimnya." Ucap Pak penghulu.
Daffin pun mulai menjabat tangan bapak Medi.
“Ananda Daffin Al Fawaaz bin Bapak Halim Al Fawwaz, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan Freya Paul Leo Yee binti Emmanuel Paul Leo, yang di Walikan kepada Saya Medi Dinarti dengan mas kawin berupa perhiasan tiga puluh lima gram dan uang tunai sebesar tiga pulih lima juta beserta alat sholat dibayar tunai.” ucap bapak Medi.
"Saya terima nikahnya Freya Paul Leo Yee binti Emmanuel Paul Leo, yang di Walikan kepada bapak Medi Dinarti dengan mas kawin berupa perhiasan tiga puluh lima gram dan uang tunai sebesar tiga pulih lima juta beserta alat sholat dibayar tunai.” Jawab Daffin dengan begitu lantang dan cepat.
"Alhamdulillah..." ucap semua orang kala mendengar Daffin dengan begitu lantang, lugas dan tanpa hambatan dalam mengucapkan Ijab Kobulnya.
Setelah itu Pak Ustadz Rusli pun memimpin Doa untuk ke dua pengantin yang baru saja Syah menjadi suami istri.
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Arab Latin: "Baarokalaahu laka wabaaroka 'alaika wajama'a bainakumaa fii khoirin."
Artinya: "Semoga Allah Memberkahimu di waktu bahagia dan memberkahimu di waktu susah, dan semoga Allah menyatukan kalian berdua dalam kebaikan.
Doa pun selesai di panjatkan dengan diakhiri kata Aamiin oleh semua orang, kini tibalah pak penghulu meminta Daffin untuk memasangkan cincin pernikahan di jari tangan Freya.
"Silahkan pengantin Pria memasangkan Cincin pernikahannya pada istrinya." Ucap Pak penghulu.
Daffin pun mengikuti arahan pak Penghulu, dia mengambil satu cincin pernikahan dari dalam kotak cincin, dan dengan perlahan mengambil tangan kanan Freya lalu memasangkan cincin pernikahan tersebut di jari manis Freya.
"Pengantin Wanita juga memasangkan cincin pernikahan di tangan suaminya." Ucap Pak penghulu lagi.
Dan Freya pun juga kini mesangakan cincin pernikahan di jari manis tangan kanan Daffin.
"Alhamdulillah..." ucap semua orang.