
๐Apa itu Islam๐
Islam berakar kata dari โaslamaโ, โyuslimuโ, โislaamanโ yang berarti tunduk, patuh, dan selamat. Islam berarti kepasrahan atau ketundukan secara total kepada Allah SWT. Orang yang beragama Islam berarti ia pasrah dan tunduk patuh terhadap ajaran-ajaran Islam. Seorang muslim berarti juga harus mampu menyelamatkan diri sendiri, juga menyelamatkan orang lain. Tidak cukup selamat tetapi juga menyelamatkan.
Secara istilah Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW untuk umat manusia agar dapat hidup bahagia di dunia dan akhirat.
Inti ajarannya (rukun Islam) adalah bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan pergi haji bila mampu.
Penjelasan
Islam datang ke bumi untuk membangun manusia dalam kedamaian dengan sikap kepasrahan total kepada Allah SWT, sehingga seorang yang beragama Islam akan mengutamakan kedaiaman pada diri sendiri maupun pada orang lain. Juga keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain.
Dalam sebuah hadits Nabi SAW dikatakan:
ุงููู ูุณูููู ู ู ููู ุณูููู ู ุงููู ูุณูููู ูููู ู ููู ููุณูุงูููู ููููุฏููุ ููุงููู ูููุงุฌูุฑู ู ููู ููุฌูุฑู ู ูุง ููููู ุงูููููู ุนููููู
Artinya:
Seorang muslim itu yang menyelamatkan muslim yang lain dari perkataannya, dan dari perbuatan tangannya, dan orang yang berhijrah adalah orang yang berhijrah dari sesuatu yang dilarang Allah.ย (HR. Nasaโi).
"Trap" Suara ponsel yang Freya simpan di atas meja kaca di ruang tamu.
Freya baru saja mencari tahu tentang agama Islam di situs internet dari ponselnya.
Merasa gamang Freya pun menyadarkan kepalanya di bahu kursi seraya menutup matanya dengan sejuta pertanyaan yang berlarian di dalam kepalanya,
"Islam..." Ucap Freya lirih
"Islam..." ucapnya lagi lirih.
"Aku tidak pernah percaya adanya tuhan" ucap Freya.
"Heh.... Tuhan itu tidak pernah ada." Ucap Freya lagi.
"Itulah yang aku percayai" Tutur Freya pelan.
"Lagi pula orang tua ku juga hidup dengan meyakini tuhan yang berbeda, Daddy adalah seorang Kristen, Mommy lebih percaya pada Buddha, Nenek juga lebih percaya pada Khonghucu, dan kakek juga seorang katolik."
"Dengan semua perbedaan itu mereka hidup dengan saling menghormati kepercayaan masing-masing dan mereka tidak pernah memaksa satu sama lain untuk masuk kedalam agama yang di yakini masing-masing, mereka selalu saling mengingatkan dan mendukung setiap kegiatan peribadahan dalam agama masing-masing, selebihnya kami selalu hidup bahagia tanpa merasa terganggu satu sama lain."
"Keluarga ku, Mereka selalu membebaskan diriku untuk mempelajari semua agama, terkecuali islam, sedari kecil aku tidak pernah mengenal islam karena aku tidak pernah mempelajari agama islam sedikit pun."
"Lagi pula tidak ada satu pun dari keluarga ku yang beragama Islam."
"Bagiku Islam itu menakutkan, dan lebih dekat dengan unsur terorisme dari pada Tuhannya."
"Dan dari kekosongan itu aku selalu merasa sakit di dalam hati ku, lelah dalam pikiran ku, dan rasa ingin menangis dan menjerit secara bersamaan."
"Semua rasa itu kini semakin mengoyak dalam hati dan pikiranku, dan aku selalu merasa lebih baik kala Mendengar Daffin membacakan kalimat-kalimat Arab yang dia senandungkan di waktu subuh dan malam hari."
"Aku ingin tau bacaan apa itu?, karena itu bukan sebuah lagu atau pun sebuah syair kata-kata bijak dalam bahasa arab, aku ingin tahu Daffin." Ucap Freya panjang lebar pada dirinya sendiri.
"Adzan mungkin itu adalah suara adzan?" tanya Freya pada diri sendiri.
"Tapi kenapa berbeda bacaannya di setiap hari?"
"Semua pertanyaan itu membuatku pusing." Ucap Freya lagi.
Freya benar-benar larut dalam pikirannya hingga membuat dia tertidur karena terlalu lelah memikirkan sesuatu yang tidak kunjung dia dapatkan jawabannya.
โฆ๏ธBelgia waktu setempatโฆ๏ธ
"Lihat sayang kita sekarang sudah memiliki semua kekayaan ini dengan SAH di mata hukum, tidak akan ada yang berani mengambilnya lagi dari kita, bahkan jika Freya masih hidup pun semua harta ini tidak akan bisa dia ambil Kembali, karena kita sudah memindahkan semua aset menjadi atas nama kita bertiga Hahaha..... Bahagianya aku" ucap bibi Riana pada paman Marvin suaminya.
"Dan Anthony sialan itu pun sudah tidak menjadi penghalang besar lagi bagi kita, karena pengacara Gilbert sudah sepenuhnya memindahkan Rumah dan perusahan menjadi milik kita bertiga sekarang." Ucap Riana lagi.
"Sekarang kita benar-benar kaya raya Hahaha....." Ucap Riana begitu bahagia.
"Mommy tapi aku masih punya satu masalah." ujar Gisel putri semata wayang bibi Riana dan Paman Marvin.
Mendengar itu seketika Riana pun memudarkan senyuman kebahagiannya.
"Ada apa Gisel sayang?" tanya bibi Riana sambil berjalan menghampiri Gisel yang sedang duduk di atas sofa, dan Bibi Riana pun duduk di sampingnya.
"Kak Jhon masih belum mau menerima cintaku" ucap Gisel merajuk.
"Apa? Tapi kenapa?" tanya Bibi Riana.
"Entahlah aku juga tidak tau, karena dia masih mengabaikan diriku seperti biasanya." Ucap Gisel merajuk.
"Tenang saja sayang, Jhon hanya sedang butuh waktu untuk melupakan Freya, tapi setelah ini dia akan menjadi milikmu, kau hanya perlu mendekatinya seperti biasanya, maka dia akan jatuh hati kepadamu seiring berjalannya waktu, kamu masih harus bersabar sayang?" tanya Bibi Riana.
"Baiklah aku akan bersabar sedikit lagi." Jawab Gisel.
"Bagus sayang, Jangan hawatir sayang, Mommy akan melakukan apapun untuk kebahagianmu sayang." Ucap Bibi Riana seraya memeluk putrinya dengan sejuta kasih sayang.
"Terima kasih mom" ucap Gisel.
"Apapun untukmu sayang, akan Mommy perjuangkan." Ucap Bibi Riana.