My Ex Wife

My Ex Wife
Persiapan



Happy Reading.


Seminggu berlalu sejak kejadian di mana Aris telah membongkar kebusukan Andra, mantan adik ipar Rara yang ternyata bekerja sama dengan Nana, mantan tunangannya.


Sungguh tidak pernah Rara bayangkan kalau ternyata Andra banyak sekali menyimpan rencana yang tidak lain adalah usaha mendekati Rara dengan cara yang nekat karena kebangkrutan usaha keluarga almarhum suaminya semenjak setahun belakangan ini.


Tapi untung saja Aris berhasil menggagalkan rencana itu dan dengan sigap membongkar kejahatan mereka.


Akhirnya hari H-1 pernikahan Aris dan Rara akan segera di gelar plus acara resepsi pernikahan Nathan dan juga Nita.


Semuanya tampak sangat bahagia, raut wajah berbinar di perlihatkan oleh dua wanita kakak beradik yang saat ini tengah saling memandang wajah mereka di kaca yang sangat besar.


Esok adalah hari dimana Rara akan melepaskan masa jandanya yang sudah sekian lama menjadi statusnya dan sekarang juga sedang tumbuh kolaborasi Aris junior di dalam rahimnya.


Tapi tentu saja hal itu tidak di ketahui oleh siapapun, hanya Nita dan Nathan yang tahu karena Nita langsung mengajak Rara ke dokter obgyn sahabatnya yaitu dokter Albian.


"Kok bisa sih kamu udah bunting? Padahal selama ini aku kira hubungan kalian sehat-sehat," ucap Nita menyindir kakaknya.


"Eh, kita tuh cuma nglakuin sekali, aku juga gak tau kalau tiba-tiba kita udah nglakuin itu, yang pasti kita sama-sama mabuk dan yah, Aris sih masih sadar tapi dia nikmatin sendiri," jawab Rara membuat Nita melotot kan matanya


"Dasar janda udah lama gak dapat belaian, gitu aja udah ketagihan," cibir Nita tanpa di filter.


Rara menjitak kepala Nita membuat adiknya itu mengaduh. "Mulut di jaga, lagi hamil juga, kan gak boleh ngomong yang enggak-enggak," ucap Rara.


"Hehe, iya-iya maaf, ya udah kita bobok yuk, besok kan harus bangun subuh, di dandani bak ratu sehari semalam, jadi harus tampil maksimal," Nita menarik Rara ke atas ranjang dan kekuatan kedua wanita itu sama-sama merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Mereka menginap di rumah kakek Abimanyu dan besok pagi jam 9 Aris dan Rara akan melakukan akad nikah. Malam ini di luar kamar semua orang sudah sibuk dengan acara persiapan pesta pernikahan yang 99,99% sudah hampir selesai.


Dan karena hal itu juga Rara menarik adiknya agar ikutan menginap di rumah kakek, membuat Nathan bersungut-sungut kesal. Pasalnya jarak dari rumah kakek ke kantornya membutuhkan waktu satu jam itupun kalau tidak macet.


Tidak seperti di rumahnya sendiri yang hanya berjarak lima belas menit waktu perjalanan yang di tempuh untuk menuju kantornya.


Tapi kalau dia harus berpisah dengan Nita tentu saja tidak mungkin bisa, alhasil Nathan rela menempuh perjalanan jauh agar bisa berkumpul dengan istri tercinta setelah pulang dari kantor.


Tapi sepertinya malam ini Nathan tidak bisa tidur dengan memeluk istrinya karena Rara menginginkan malam pernikahan nya di habiskan bersama sang adik yang sudah menikah.


"Napa lo bre, kok muka lo gak enak banget?" sapa Aris di layar kaca ponsel Nathan.


Nathan mendengus kesal melihat wajah Aris yang terlihat sangat sumringah.


"Halah yang mau nikah, gue di sini kesepian gara-gara calon bini lo tuh, nyandra istri gue," Nathan mendengar Aris tertawa di sebrang sana.


"Hahahaha, sabar bre, calon Ayah jangan ngambek, eh gue juga calon Ayah, duh gak nyangka!" tiba-tiba Nathan merasa mual ketika melihat wajah Aris yang dibuat sok berbinar.


Kedua calon Ayah itu akhirnya sedikit berbincang untuk mengusir kesepian untuk Nathan dan ketegangan untuk Aris.


Sedangkan para wanita sudah tidur terlelap di alam mimpinya.


Bersambung.


Mohon terus dukungannya ya akak2 semuanya 🥰