
Maaf baru bisa update mudah-mudahan akak reader masih setia menunggu My Ex Wife, ya 🥰
Happy Reading.
Nathan memohon kepada Nita, meminta izin untuk menciumnya. Nita pun hanya mengangguk pasrah, dia juga tidak tahu kenapa tiba-tiba menjadi penurut seperti ini.
Kesempatan itu tidak Nathan sia-siakan, pria itu langsung mencium bibir Nita dan mengeksplor di dalam, bermain cukup lembut hingga membuat Nita benar-benar merasa nyaman.
Ranjang king size itu kini menampung dua sejoli yang sedang di mabuk asmara, merasakan sentuhan yang belum pernah mereka lakukan secara intens selama ini.
Nita meremas rambut Nathan saat pria itu mencium leher jenjangnya, ciuman itu begitu menuntut hingga membuat Nita melenguh berkali-kali. Bukan hanya kecupan yang Nathan berikan, tapi pria itu juga memberi hisapan kecil pada pada leher dan telinga sang mantan istri.
Nita benar-benar tidak bisa mengendalikan dirinya saat ini, sentuhan Nathan membuatnya lupa bahwa mereka sudah bergelung layaknya pasangan yang sah di atas ranjang, meskipun mereka masih berpakaian lengkap. Tubuh Nita seolah terhipnotis untuk menerima ciuman dan kecupan dari Nathan.
"Eugh!"
Nita merutuki kebodohannya dengan setiap suara yang ia keluarkan dari mulut, tapi mau bagaimana lagi, dia pun benar-benar merasakan kenikmatan pada setiap sentuhan yang di lakukan oleh sang mantan.
Nathan benar-benar seperti orang yang sedang menikmati santapan lezat di depannya, begitu pun dengan Nita yang hanya bisa pasrah saat Nathan mencicipinya.
Selama ini dia belum pernah merasakan perasaan aneh seperti ini, meskipun seorang janda, tapi Nita masih suci tanpa pernah di sentuh oleh pria mana pun. Tapi sepertinya tidak untuk hari ini. Nathan sudah berhasil membuat Nita mendesah di bawahnya.
Pria itu juga benar-benar tidak bisa mengendalikan hasrat yang sudah di ujung, Nathan mengarahkan tangannya ke bagian depan meremas benda yang ada di bagian depan tubuh Nita, wajahnya pun turun untuk mencium dan menyentuh bagian sensitif wanita itu.
"Jangan!" Nita menahan tangan Nathan yang akan membuka kancing bajunya.
"Kenapa sayang?"
"Aku gak mau!"
"Cuma ini, kok! janji gak akan lebih," Nathan berusaha membujuk Nita dengan tatapan yang sendu.
Tapi Nita tetap menggeleng, dia tidak akan membiarkan Nathan melihat tubuhnya lagi seperti kejadian waktu itu. "Aku gak mau," jawab Nita tegas. Nathan menghela nafas pasrah.
"Baiklah, aku tidak akan memaksa, aku akan menghargai mu, tadi aku hampir saja khilaf," ucap Nathan merasa bersalah.
Dia mengecup kening Nita lama dan kemudian menjatuhkan tubuhnya di samping wanita itu.
Nita merasa lega karena Nathan menurut padanya, meskipun masih ada cinta di antara mereka tapi tetap saja bagi Nita kalau mereka melakukan lebih dari ciuman itu artinya sama saja sia-sia dia menjaga tubuhnya selama ini.
"Tapi memang itu lebih baik, karena sejak awal pernikahan, kita bersepakat seperti itu," jawab Nita menatap langit-langit kamar.
Masih berusaha mengatur nafas dan degup jantung nya yang tidak beraturan.
"Maaf," hanya itu yang bisa Nathan ucapkan di saat Nita membahas masa lalu mereka.
"Aku tidak akan rugi misalkan suatu saat nanti bertemu dengan jodohku, dan menikah dengan pria tersebut, biarpun janda tapi masih bersegel, kan?" lanjut Nita.
Nathan kembali menindih Nita. Tidak suka dengan ucapannya. "Jodoh kamu itu aku, jadi jangan berharap nyari pria lain karena kamu adalah milikku," Nita mencibir.
"Enak aja mengklaim sepihak, aku kan belum ngasih jawaban!" Nathan mencium kembali bibir Nita gemas.
"Sepertinya Tuhan memang telah mentakdirkan kita berpisah, karena pernikahan kita tidak di dasari oleh rasa cinta, pernikahan seperti itu tidak akan bisa bahagia, dan kemudian kita dipertemukan kembali dan bersatu dengan keadaan yang sudah berbeda, aku yang cinta kamu dan ngejar kamu, tapi ku rasa kamu juga mulai cinta lagi sama aku, kan?" ucap Nathan menggoda sang mantan yang masih berada di dalam dekapan nya.
Mendekap Nita seperti ini adalah salah satu keinginannya, dia akan memberikan seluruh cinta, kasih sayang dan perhatian yang lebih besar dari dulu.
"Apa kamu percaya kalau dulu aku memang mencintai mu?" tanya Nita.
"Ehm, percaya, kalau kamu gak cinta aku, gak mungkin kamu kirim pesan seperti itu," jawab Nathan sambil menelusup kan wajahnya ke leher jenjang Nit.
"Aku cinta banget sama kamu, Ta! aku gak akan berjanji lagi, tapi aku akan membuktikan bahwa aku benar-benar cinta sama kamu. Meskipun sebenarnya semua yang aku lakukan ini belum cukup untuk membalas semua perbuatanku padamu dulu," ucap Nathan.
Bersambung.
Hai akak reader semuanya 🥰
Aku mau kasih pengumuman untuk pemenang Giveaway My Ex Wife ya..
Untuk yang namanya ada di foto itu bisa follow FB dan IG othor ya..
IG : Navizadewi
FB : Navizaa
Nanti langsung DM atau Inbox Untuk penyerahan Hadiahnya. Terima kasih 🥰🥰