
"bentar kunci mobil ku tertinggal di kamar" kata arka
"aduh kamu ini,nanti kamu nyusul aja ya,aku berangkat bareng varo dan vero" kata arsya langsung naik ke mobil nya V2
"eehh ngapain kamu kemari? arka mana?" tanya vero
"kunci dia tertinggal di kamar,udah kita duluan aja yola udah nunggu ni" kata arsya
"kita jemput yola dulu?" tanya varo
"kan deket cuma di persimpangan situ" kata arsya
memang rumah yola itu komplek nya depan depanan dengan komplek rumah si kembar.jadi tak heran jika arsya dan yola sering main bareng.
sedangkan arka yang baru turun dari tangga lansung di panggil oleh sang mommy.
"lho arka kamu masih di sini?" tanya neis
"iya kunci mobil tertinggal di kamar" jelas arka
"yang lain nya mana?" tanya neis
"udah duluan" ujar nya"yasudah arka pergi dulu"
"ehh tunggu dulu,kamu ajak melza ya.besok juga dia akan sekolah di sekolah kalian.kasian dia belum beli juga peralatan buat besok" kata neis.
"siapa dia?" tanya arka tak mengenali pemilik nama melza.
" tunggu dulu sebentar" kata neis lalu berjalan ke arah dapur.
"melza...melza..." panggil neis sedikit berteriak.
"iya nyonya" melza langsung mendekat ke sumber suara.
"kamu siap siap sekarang,kamu pergi sama arka beli peralatan sekolah buat besok." kata neis
"sudah cepetan arka sudah menunggu di sana" kata neis tak mendapatkan bantahan dari gadis itu.
beberapa menit berselang,arka terkejut saat melihat seorang gadis yang berjalan berdampingan dengan mommy nya
"arka bawa dia ya" kata neis
"mom mengapa dia masih di sini?" tanya arka tegas.
"arka sudahlah,masalah hari itu juga kan kesalahan mu.tak usah mengungkit nya lagi" ujar neis
"tidak mommy!,aku berangkat sendiri suruh saja dia pergi sendiri bisa kan tidak merepotkan ku?" ujar arka beranjak ingin pergi
"arka jangan seperti itu,kamu sudah berani membantah mommy ya" gertak neis melihat sikap arka yang sangat kaku itu.
"terserah mommy saja" geruntu arka langsung berjalan begitu saja.
"melza ayok ikutlah bersama nya,udah cepetan ayok" paksa neis
membuat melza langsung berjalan menyusul langkah arka.melza pun naik ke mobil arka di belakang,membuat pria itu protes.
"ngapain duduk di situ?" geram arka "pindah ke depan"
melza sedikit tercengang,apa maksud nya dia di suruh duduk di depan.melza menelan ludah nya dengan susah payah saat diri nya beralih duduk di depan, di samping arka.
"kau pikir gue supir lo,nyantai duduk di belakang sana?" ujar arka sembari menancapkan pedal gas mobil nya.
'huff aku kira tuan balok es ini bakal maki maki aku lagi' batin melza lega.
setengah jam menempuh perjalanan ke arah mall.di dalam mobil itu hanya sunyi tanpa suara,melza yang tak betah terus terdiam seperti itu.dia memilih mengambil handset bluetooth yang selalu dia bawah di tas nya.
lalu meletakkan handset itu di telinga nya dan menyetel lagu lagu.dari pada dia berbicara,yang ada nanti ke samber gledek lagi itu telinga nya.kalau sampai membuat arka kesal..
arka sedikit melirik gadis di samping nya,berada di sisi gadis ini begitu tenang.tidak seperti para gadis yang biasa menempel kepada nya cerewet dan sangat berisik.arka sangat tidak suka itu.