
Calvin menjelaskan semua nya,Arsya di buat bertambah bingung karena itu.kata nya Denis adalah orang terkaya di dunia nomer 2 mengapa Dady nya Semarah itu hanya karena masalah ini.
"kenapa Dady harus marah?,bukan kah Dady lebih kaya dari om danas ini.dady orang terkaya nomer satu di dunia,mengapa pemikiran Dady menjadi ribet seperti ini hanya karena masalah 500.000.000?" bingung Arsya.
Calvin bingung harus menjelaskan nya seperti apa, sebenarnya dia punya rencana lain makanya dia memperdebatkan masalah ini.dia semakin bingung harus menjawab apa sekarang.
"dia minta kamu untuk ganti rugi dengan uang hasil kerja mu sendiri,jika tidak nama baik keluarga Athar akan tercemar.jika Denis menyebarkan bahwa seorang putri satu satu nya keluarga Athar tak bisa bekerja sendiri dan tak memahami dunia perbisnisan" Calvin mencoba mencari cari alasan.
"dady apa apaan sih,mereka semua pasti Taulah aku juga masih sekolah mereka faham aku pasti masih butuh belajar di usiaku sekarang.alasan Dady tidak masuk akal" elak Arsya.
"sudah ya Dady ingin kamu cari uang sendiri untuk ganti rugi itu,Dady tak akan memberikan uang sepeser pun kepada kamu." kekeh calvin lalu pergi memasuki ruang kerja nya.
Arsya terlihat menggerutu di tempat nya,neis yang saat itu hanya sibuk menyimak ikut bingung.benar juga kata Arsya alasan Calvin memarahi nya itu tidak masuk akal.
"sudah biar nanti mommy yang bicara dengan Dady,sekarang kamu pergi mandi dan istirahat" titah neis mengusap kepala Arsya
sembari membanting pintu kamar Arsya terus menggeruntu,ia menjatuhkan tubuh nya di kasur memikirkan perkataan terakhir dari Dady nya.bagaianna bisa dia mendapatkan uang 500.000.000 dengan jerih payah nya sendiri?.
coba dulu lah Arsya,kalau gak di coba gak bakal bisa bisa iya gak sih hehe😁
*
*
*
*
*
"aaaaa bisa bisa aku mati jongkok kalau kayak gini terus" Arsya mengacak acak rambut nya frustasi.
tiba tiba seseorang datang memberikan sebuah kertas pengenal.dia menatap orang yang kini berada di hadapan nya yang terlihat santai memesan minuman di sana.
"om danas?,ouhh jangan jangan om sengaja ya mau nyiksa aku iyakan...supaya aku bisa kerja di tempat om tanpa di bayar.supaya om bisa suruh suruh aku seenak nya,om pikir aku bisa di babuin apa ha?" kesal Arsya
"pikirkan saja dulu,saya tidak punya banyak waktu untuk mengurus ini sampai ke pengadilan" ancam Denis lalu pergi tak jadi memesan minuman di sana.
Arsya melempar sepatu nya namun tak kena sasaran nya,ia benar benar kesal.bisa bisa nya ia ketemu sama orang yang menurutnya sangat sangat nyebelin seperti itu.
"niee mba" ujar Arsya menyodorkan dua lembar kertas berwarna merah ingin membayar pesanan nya.
"tadi sudah di bayar mba" kata pelayan itu.
"ha?,saya belum bayar mba ini uang nya aja masih utuh" ujar Arsya yang memang kini jelas jelas uang yang tersisa di dompet nya tinggal beberapa lembar dan bisa di hitung dengan jari.
"mas yang tadi telah membayar semua makanan milik mba" kata pelayan tersebut menyodorkan kertas pelunasan nya
...__________❤️_________...
Hallo gimana ni kabar nya? maaf ya dua hari kemarin gak up.tapi ini udah author lunasi ya.nanti kemungkinan bakal ada up tambahan lagi
See you to night