
Hello guys maaf ya dah lama gak up²😭,soal nya kemarin akun nya hilang jadi gak bisa log in😭 gara gara lupa kata sandi Gmail nya.terus Alhamdulillah sekarang udah bisa log in lagi dan bisa nulis seperti semula lagi,kangen bet dah sama kalian sini peluk😫🤓
...___________...
"kamu di mana sih sya bikin repot aja" geruntu arka sembari masih sibuk menelfon nomer Arsya namun tak kunjung ada jawaban dari sang pemilik nomer tujuan.
arka memilih untuk keluar dari club berjalan perlahan dengan mata yang melihat ke sana kemari.tadi di dalam arka sudah mencari ke seluruh penjuru ruangan namun ia tak menemukan keberadaan gadis itu.
"aku gak mau pulang...."suara rengekan seseorang yang begitu lirih.
"aku ingin di sini"suara tersebut bertambah kencang
"aku......" TINNNNNNN........suara tersebut saling bertabrakan
arka yang melihat nya langsung menarik lengan gadis itu dan kedua nya langsung jatuh ke pinggir jalanan.tubuh arka rasanya seperti remuk,akibat jatuh bersamaan dengan gadis yang kini menindihi tubuh nya.
"heyyy" arka berusaha mendorong tubuh gadis itu agar menyingkir dari atas tubuh nya namun niat nya terhentikan saat arka menyurai rambut gadis itu.
"Cece?" gumam arka langsung berusaha mengangkat tubuh Cece.
"cece kau tak apa apa?" tanya arka menepuk pelan pipi Cece berkali kali.
namun yang di tanya hanya diam dengan mata terpejamkan,arka bisa mencium aroma alkohol yang begitu keras dari mulut cece sangat menyengat sekali.arka memilih untuk membawa Cece ke mobil nya.
"aku tak ingin pulang" teriak Cece dengan mata yang masih setia terpejam
"pergi Sana!" teriak Cece mendorong dada arka sepihak membuat arka jadi terjatuh di tempat kaki dengan kepala terbentur sesuatu yang lumayan keras
"arggg" arka mengerang kesakitan sembari memegangi kepala nya
lalu berusaha membangunkan diri nya dengan perlahan,ia terduduk di tempat itu menatap ke arah Cece kesal.gadis itu masih sibuk mengigo dengan gontai nya,arka gemas melihat Cece yang seperti ini.namun kekesalan nya mengalahkan segala nya.
sekarang dia harus mencari di mana Arsya berada,mungkin arka akan membiarkan Cece berada di dalam mobil nya.karena arka tak mungkin pulang jika saudara perempuan nya itu belum menginjakkan kaki nya di rumah.
di tempat lain terlihat seorang pria sangat bernafsu melihat paha mulus milik arsya.bagaimana tidak? Arsya memiliki body yang indah walau tak montok seperti kebanyakan wanita malam di club tersebut.
"huhh malam ini benar benar malam yang indah,gue bisa mendapatkan jalangg secantik ini secara cuma cuma" dengan perlahan pria itu membuka kancing kemeja milik nya.
"jangan salahkan gue,Lo sendiri yang datang di depan gue.ternyata akting Lo gak kalah keren sama wanita malam yang lain nya" pria itu tersenyum sinis lalu merampas pakaian Arsya dengan kasar.
sehingga berhasil membuat Arsya telanjang bulat,Arsya masih terlihat sangat mabuk.sehingga tak sadar bahwa kini diri nya sedang terancam.
"ughhhh" tiba tiba Arsya melenggu geli ketika pria itu mulai menindihi tubuh nya,sembari menggigit telinga Arsya manja.
"suara Lo benar benar beda dari jalangg yang lain nya" ujar pria itu tambah terhipnotis untuk segera melancarkan aksi nya
"emhhhhhhh" Arsya meringis di sela sela kesadaran nya saat sesuatu di bawah sana mulai bertempur tanpa ia minta.