My Daddy Overprotective To The Twins

My Daddy Overprotective To The Twins
Kartu Debit



sesampai di sekolah si kembar,calvin langsung pergi ke ruang kepala sekolah.sebenarnya dia harus pergi ke kelas nya arka,varo dan vero.namun karena calvin tak mau ambil pusing harus mendatangi kelas mereka satu persatu.jadi calvin langsung datang ke ruang kepala sekolah.


"dad ngapain kita ke sini?" tanya varo bingung.


"iya ngapain sih?" vero ikutan bicara


"diam dan duduk" ujar calvin dingin,menyebalkan gara gara mereka calvin harus repot repot datang kemari.


tak lama kemudian kepala sekolah datang dengan menyambut hormat keberadaan sang calvin Athar.beberapa orang entah siapa itu menyuguhkan minuman untuk calvin dan ketiga anak tampan nya itu.


ya si kembar sudah terbiasa di perlakukan seperti ini di sekolah,jadi mereka tak heran lagi dengan sikap orang orang di sekolah ini terutama para guru guru nya.


"saya ingin mengambil rapot milik tiga bocah ini" ujar calvin santai lalu meneguk minuman yang di suguhkan


"ouhh baik tuan biar kami ambilkan dulu di wali kelas mereka" kata kepala sekolah lalu menyuruh seseorang mengambilkan nya.


sedangkan kini kepala sekolah berusaha mencairkan suhu ruangan yang sudah seperti kutub selatan sangat dingin.dia mengajak ngobrol calvin ya basa basi menanyakan kesehatan nya,bisnis nya dan lain sebagai nya.


sedangkan di ruangan lain,arsya terlihat sedang memperkenalkan neis kepada teman teman nya.karena baru kali ini neis keluar untuk menghadiri acara di sekolah nya arsya.


dulu dia pernah menghadiri acara seperti ini,hanya saja itu waktu si kembar masih SD dan SMP.kalau kini karena neis selalu di larang oleh calvin,jadi dulu yang selalu mengambilkan rapot mereka adalah sang mamah nya neis yang kini telah telah tiada.


"mommy mu cantik, mirip seperti kamu dan arka ya" kata teman nya arsya


"ehh tante neis" sapa yola sahabat kecil nya arsya.


"nak yola,bagaimana kabar mu?" tanya neis akrab


"baik tante" jawab yola sopan


"mamah kamu mana?" tanya neis kepada yola


"lagi beli minuman tante" kata yola


Beberapa hari berselang,kini anak kembar ini telah naik ke kelas XII (12).besok adalah hari pertama mereka akan menginjakkan kaki di sekolah sebagai murid kelas XII(12)


"dad minta cuan" mereka ber empat secara bersamaan menodongkan tangan nya ke arah calvin yang saat itu baru saja turun dari tangga.


mereka seperti itu karena di suruh neis,awal nya si kembar meminta nya kepada neis.namun wanita itu menyuruh si kembar meminta nya pada Calvin.


"untuk apa?" tanya calvin


"untuk beli buku,tas baru,sepatu baru,pokok nya semua peralatan sekolah yang baru" kata varo


"tas dan sepatu kalian kan baru minggu lalu dady beliin,kenapa harus beli yang baru?" bingung calvin


"dadyy inikan udah kurikulum baru,pelajaran ajaran baru,kelas juga baru ya Persiapan sekolah semua nya juga harus baru dong"vero ikutan bicara


"iya dady pokok nya semua nya harus baru" asya menimpali juga


"ha arka kamu tak usah serba baru ya" kata calvin kepada anak paling irit bicara itu


"baju dady aja setiap hari baru,punya ku juga harus baru"kata arka mendapatkan tawaan dari neis yang berada jauh di meja makan sana.


"hah!! merampok saja kalian bisa nya,ni ambil kartu debit milik dady.ingat pakai secukup nya jangan menghambur hamburkan uang." kata calvin sembari berjalan ke arah meja makan,ia pikir anak kembar itu masih mengikuti nya di belakang sana.


"kalian dengar kan dady bicara?" krik..krik..krik..tak ada suara


ternyata oh ternyata mereka semua langsung menghilang setelah mendapatkan kartu debit itu.calvin yang menoleh ke belakang berdecak melihat ke empat anak itu.