
anggota keluarga ini sedang asik bermain main di sebuah pantai,sesekali mereka mengambil gambar bersama.membuat mereka semua bahagia,tak lupa mengabadikan momen kekeluargaan mereka yang pertama kali nya bisa berlibur dengan sang Dady nya seperti ini.
"aa aku mau kesana" ujar Arsya berlarian ke arah pantai
"hati hati jangan terlalu jauh sayang" teriakan neis yang masih terdengar oleh Arsya
"haa Varo Vero kalian temani Arsya,jangan sampai dia bermain terlalu jauh" titah Calvin
"oke dad" kata mereka berdua secara bersamaan
"ehh arka mana ya?,kok setelah berfoto tadi dia menghilang" neis melihat kesana kemari mencari keberadaan arka.
"mungkin dia lagi jalan jalan sendiri,kamu kayak gak tau anak kita yang satu ini saja" cibir Calvin.
Arsya, Varo dan Vero terlihat sangat menikmati kesenangan nya.mereka sedang asik bermain main air laut,sembari berlari lari kejar kejaran gitu deh.pokok nya kalian bisa bayangin sendiri gimana suasana kesenangan mereka di pinggir pantai.
karena merasa lelah,mereka pun kembali ke pinggiran untuk membeli sesuatu yang seger seger gitu deh.yang paling tepatnya mereka memilih sebuah minuman kepala muda yang masih berada di cangkang nya.
ketika sedang asik mengobrol sembari menikmati segar nya kelapa, seseorang mengejutkan mereka terutama arsya.
"haiiii!!!" teriak gadis itu
ada gadis yang mendorong sosok orang yang di belakang nya arsya yang wajah nya tertutup gitu.tadi gadis itu melihat sosok itu membawa sebuah pisau dan ingin mengarah kan nya kepada Arsya.
namun untung nya gadis itu segera menendang dan mendorong orang itu hingga tersungkur.saat orang itu ingin lari,gadis itu dengan cepat langsung meraih pergelangan tangan orang asing itu,dan berniat ingin membuka penutup wajah orang tersebut.namun Naas,orang itu malah membeset tangan gadis itu dengan pisau yang di bawah nya membuat tangan sang gadis mengeluarkan darah begitu banyak hingga kesakitan.
"oh now" Arsya langsung menghampiri gadis itu
"kau?, tangan mu.Varo Vero tolongin" teriak Arsya membuat banyak orang berdatangan.
"ada apa ini?" seseorang menerobos ke segerombolan orang orang yang sedang berkerumun tadi karena mendengar teriakan Arsya yang sangat ia kenal.
"Cece?" terkejut arka langsung mengangkat gadis itu dengan panik
*
*
*
*
*
di sebuah klinik yang kebetulan sangat dekat dengan gedung dan pantai mereka.dokter sedang menangani Cece dan memberikan transfusi darah karena banyak darah yang hilang.
"apa yang terjadi,kenapa ini bisa terjadi?" tanya arka panik
"tadi aku tak tau tiba tiba Cece membuat orang yang entah mungkin saat itu ada di belakang aku terjatuh.aku tak tau apa sebab nya,namun Cece malah menarik tangan orang yang terlihat panik ingin pergi itu dan orang itu malah melukai tangan Cece dengan pisau yang orang itu bawa" penjelasan Arsya karena ketakutan melihat kejadian tragis di depan mata nya.
"aku yakin,orang itu ada niatan jahat sama kamu.mungkin saja Cece melihat apa yang ingin di lakukan orang bertopeng itu makanya Cece mendorong orang itu dan bisa jadi Cece ingin menangkap orang itu namun kini malah dia yang terluka." dugaan Vero.
"hemm mungkin saja" arka membenarkan perkataan Vero
"apa jangan jangan orang itu adalah orang yang sama yang telah melukai Arsya saat di acara ulang tahun nya Yola?" varo ikut menduga duga.
"bisa jadi" ujar Vero menanggapi