My Daddy Overprotective To The Twins

My Daddy Overprotective To The Twins
Overprotektif



Arka menjelaskan bahwa mommy nya harus datang ke sekolah besok pagi.karena kepala sekolah mengundang orang tua nya untuk pengambilan rapot dan ada sebuah hadiah penghargaan yang harus di berikan kepada arka dari wali kelas.


namun Calvin tak menanggapi nya,dia tak memperbolehkan neis datang ke sekolah untuk mengambil rapot arka.Varo dan Vero pun ikut memberikan surat yang sama kepada neis.membuat Calvin membulatkan mata nya dengan sempurna.karena kedua anak manja itu terus membujuk bujuk neis untuk datang mengambil rapot dan penghargaan milik mereka.


"tidak,mommy kalian tidak boleh ke sekolah besok.dia akan menemani Dady ke sebuah acara.kalian minta saja bi Anis untuk mengambil nya" titah Calvin.


"dad,jangan seperti itu" neis memberikan pengertian kepada Calvin.


"mom aku juga dapat surat ni,pokok nya mommy harus datang besok" Arsya mewanti wanti agar neis bisa datang mengambil rapot milik nya.


"tidak Arsya sayang, mommy mu besok sibuk.nanti suruh omah saja mengambil rapot milik mu ya" Calvin mengelus kepala Arsya dengan lembut.


"pokok nya besok kalian suruh bi Anis saja yang pergi mom_" perkataan Calvin tercekat


"Dady lagian besok kan acara nya agak siangan,dan pengambilan rapot nya itu jam 7 sampai jam 10 an.pasti bisa tepat waktu kita Dateng nya." kata neis


"tidak sayang,kalau kamu ingin mengambil rapot milik Arsya aku mengizinkan nya.namun kalau milik mereka bertiga aku tidak memberi izin,biar bi Anis saja yang mengambil kan milik nya" jelas Calvin tak mau di bantah dengan api cemburu nya.


"Dady macam apa seperti ini,sangat pilih kasih.mentang mentang Arsya anak perempuan satu satu nya." geram Vero


"bukan seperti itu ver,tapi Dady cemburu jika mommy harus berjalan berdampingan sekaligus mendampingi kita ke sekolah nanti." penjelasan varo


"diam kalian" gertak Calvin


"kok begitu baby?,tidak bisa" kata Calvin membantah


"kalau kamu tidak bisa,ya terpaksa aku yang harus mengambil rapot mereka semua" ujar neis.


"ahhh oke oke,aku yang akan datang" Calvin pasrah namun kedua anak manja itu protes tak mau di dampingi oleh Dady yang overprotektif seperti Calvin


"mom aku tak mau Dady yang mengambil nya,yang ada aku malu punya Dady yang aneh seperti dia" Vero protes.


"Vero kamu tidak boleh bicara seperti itu,sekarang kamu pilih ingin Dady mu yang ambil atau tak sama sekali tidak ada yang akan mengambil nya?" peringatan dari neis.


"aahhh okelah terserah mommy saja" Vero ikutan pasrah,varo yang tadi nya ingin protes juga kini anak itu milih diam tanpa suara.


sedangkan Arsya terlihat tersenyum senyum senang,karena dia bisa datang ke sekolah besok bersama sang mommy.ini semua berkata Dady nya.


"mom_" perkataan Arka langsung di cekat oleh neis


"kenapa? mau protes juga?" tanya neis


"tidak mom,aku hanya ingin mengatakan jangan lupa menandatangani surat pengambilan penghargaan itu" kata arka membuat neis tersenyum melihat anak nya yang satu ini memang selalu tak pernah memprotes.setelah keputusan nya di buat mereka memilih langsung keluar dari kamar orang tua nya.