
Di pagi hari nya
Calvin baru saja menuruni anak tangga,dia mendekat ke arah meja makan di mana kini keluarga nya telah duduk menunggu nya di sana.dia mendekati neis lalu mencium bibir neis sekilas.
"ohh tidak mata ku ternodai" sindir Vero
"aku juga,rasanya mataku perlu di cuci bersih" timpal varo
"diamlah" ujar Calvin lalu duduk di tempat nya
"setelah makan kalian pergi temui arka, periksa apa dia masih bernafas atau tidak" ucapan Calvin membuat neis langsung menginjak kaki suami nya itu.
"akhh" Calvin meringis kesakitan menahan sakit di bawah meja nya.
"aisss kau ini hobi nya selalu saja mendesaaah" cibir Vero.
"bisa diam tidak?" geram Calvin sedangkan Arsya dan neis hanya terus menahan tawa nya.semua nya kini telah tenang menyantap makanan nya masing masing,tanpa suara.
seusai nya makan,kini Calvin pamit untuk berangkat kerja.jika Calvin di hari tahun baru tak libur,maka anak anak nya selalu bersantai keluar rumah karena sekolah di liburkan.
namun kini mereka akan menemui arka di bar karena agak sedikit cemas juga dengan pria itu.dalam perjalanan hanya ada kericuhan terus menerus, biasalah Vero selalu membuat masalah.tak bisa berhenti menjaili saudara perempuan nya.
"mending jomblo happy,dari pada Lo pacaran kagak karuan putus sana sini.banyak sampah berserakan gara gara bekas Lo" cibir Arsya melipat kedua tangan nya di dada.
"hahaha bener bener,pacaran tapi kagak pernah langgeng hahahaha" Varo membenarkan dengan tawa yang meledak luar biasa.kini bergantian Arsya dan Varo yang menertawakan Vero.
"heeeeelehh sebenernya lo di pihak gue apa dia sih" Vero karena kena mental langsung mendorong lengan varo yang sedang sibuk menyetir mobil nya itu.
sesampainya di bar,ketiga saudara itu langsung masuk dan duduk di salah satu meja bar itu.karena sudah ke asikan dengan suasana bar mereka sampai lupa tujuan mereka ke sini itu untuk apa,mereka pun memilih untuk langsung memesan minuman bir dengan alkohol standar agar mereka tak mabuk.
suara gemericik air kolam renang terdengar,arka bangun dari tidur nya berjalan mendekati jendela dan membuka tirai putih yang menutupi jendela itu.ada sebuah kolam renang di tengah tengah yang langsung menembus dari kamar setiap kamar hotel di sana.
arka memutuskan untuk berenang pagi ini,ia pun berjalan mengambil Bathrobe dan keluar dari pintu samping kamar itu yang langsung menembus ke arah kolam.kolam renang nya lumayan besar sekali,namun hanya ada diri nya dan tiga orang lain nya yang juga sedang berenang di sisi yang berbeda.
arka mulai menyelam lumayan lama,berusaha mendinginkan pikiran nya yang semalam.terus berenang dari sisi sini ke sisi sana,dan kembali lagi ke sisi semula.saat sedang asik menyelam,derr kepala nya berbenturan dengan kepala seseorang membuat arka langsung mendongak ke atas air.
"hahhh" arka yang baru saja menampakkan kepala nya di permukaan air.
"huhhh" seseorang juga ikut yang kini tubuh mereka saling berhadapan.
arka mengusap wajah nya perlahan,lalu menatap seseorang yang ada di depan nya.mata mereka bertemu cukup lama,rasa nya cantik sekali.