My Daddy Overprotective To The Twins

My Daddy Overprotective To The Twins
Pertemuan



Arka kini tengah berjalan menelusuri pantai di sore ini,dia hanya ingin mencari suasana baru tidak seperti biasa nya menghabiskan waktu nya seharian di bar.atau berkeliling tak jelas arah tujuan nya kemana.


Berjalan menatap senja,warna jingga itu seakan akan mewakili isi hati nya yang sedang melow setiap saat nya.semakin tenggelam warna itu menjadi semakin menyedihkan untuk arka lihat.ia memutuskan untuk pergi dari tempat itu karena suasana semakin tak menenangkan hati nya.


"Cece?" gumam arka saat melihat seorang gadis tengah duduk di kursi yang ada di taman dekat pantai.


arka langsung menghampiri gadis tersebut,membuat orang yang di sana terkejut melihat arka menggenggam tangan nya.arka terus menggenggam nya dengan erat seakan akan takut untuk kehilangan orang di hadapan nya.


"Cece kau kemana saja?" tanya arka


"maaf gue bukan Cece" kata orang tersebut membuat arka melepaskan genggaman tangan nya saat menyadari perempuan di hadapan nya ini bukan lah Cece.


orang tadi melenggang pergi,merasa aneh dengan sikap arka.namun ada sedikit perasaan berbunga bunga karena tadi tangan nya di pegang pria tampan seperti arka.


dengan langkah lelah,arka berjalan mengarah parkiran.mengapa suasana hati nya semakin hari semakin memburuk,seharus nya dia tak seperti ini.sebenar nya apa yang ia simpan selama ini kepada Cece.perasaan apa yang ia sembunyikan dari dunia.


mengemudikan motor nya dengan sangat laju,menerobos jalanan kota yang saat ini terlihat ramai.tak memperdulikan sorakan sorakan pengendara lain yang merasa di kejutkan dengan laju nya kendaraan yang arka bawa.


CITTTT


motor pun berhenti di parkiran bar,ya dia kembali lagi ke sini.karena tidak ada tempat yang lebih menenangkan selain di sini.dia pun mulai memasuki Abang pintu bar,ia memesan minuman nya seperti biasa.


"Haiii" sapa seseorang saat arka sedang menikmati minuman milik nya.


"bang satu botol Everclear nya" kata Cece lalu duduk di samping arka.


kenapa arka diam?,bukan kah dia seharus nya senang.arka sadarlah kini dia yang kau cari ada di depan mata.katakan apa yang ingin kau katakan sebelum nya.ayolah bergerak cairkan kutub mu untuk sementara ini.


"apa kabar?" tanya Cece lagi membuka suara


"baik" ujar arka singkat.


"ini Everclear pesanan nona,ouhh sudah lama kamu tidak kemari" kata pelayan itu.


"kenapa?,apa ada yang rindu dengan ku?" tanya Cece membuat sang pelayang langsung melirik ke arah arka seketika.


namun yang di lirik biasa saja,malah membuang muka dan memilih fokus kepada minuman nya lagi.cece hanya mengangguk angguk sembari menikmati melodi lagu yang berdentum keras.


Cece meneguk minuman nya,terus dan terus sembari berfikir.kira kira kini arka akan melaporkan nya ke polisi atau tidak setelah bertemu dengan nya.apa arka akan menyeret dan tak membiarkan Cece kabur lagi untuk bertanggung jawab atas kasus pemenggalan tersebut?.


Cece mengubah posisi duduk nya menghadap ke arah arka sembari sempoyongan karena sudah mabuk oleh minuman yang di minum nya.


"apa kau akan menangkap ku?" tanya Cece sempoyongan.