
"Cece" panggil arka membuat Cece langsung menghentikan langkah nya.
"apa?" tanya Cece judes
arka berjalan mendekat ke arah Cece,memandang wajah cantik gadis itu dengan sangat saksama.lalu mendekatkan wajah nya sembari agak menurunkan tubuh nya agar sejajar dengan Cece yang lebih pendek dari nya.
"ngapain kamu?,udah ya gak usah bujuk bujuk aku.aku udah marah gak bisa untuk kamu bujuk lagi" celetuk Cece
"really?" tanya arka
"ya" kata Cece
"ni sepatumu" arka meraih tangan Cece lalu meletakkan sepatu hak tersebut di telapak tangan Cece dengan wajah yang sangat datar dan dingin
setelah nya arka melenggang pergi masuk kembali ke dalam pesta tanpa memperdulikan wajah Cece yang masih terbengong.kenapa diri nya jadi malu karena mengira arka akan membujuk nya?.padahal niat arka hanya ingin mengembalikan sepatu milik nya.
"aaaaa arka awas saja ya kamu" geram Cece meremas sepatu hak milik nya dengan sangat kesal.
*
*
*
*
*
Malam hari nya, keempat anak kembar itu sedang asik menikmati suasana bar party yang selalu ramai pengunjung ini.tak lupa ketiga makhluk yang selalu santai itu sedang Heppy menikmati dentuman lagu yang melantun gurih.
"ka ayok sini,sekali kali ngapa ikut goyang" ajak varo
"punya saudara ada aja yang kacau seperti dia" teriak Varo di telinga Vero.
"sekacau kacau nya dia,arka gak bakal bisa melebihi kacaunya otak Lo" Vero menekan jidat Varo dengan jari telunjuk nya.
"halahh ini lebih kacau" Varo merampas botol minuman milik Vero lalu meneguk nya dengan kasar sembari masih terus asik bergoyang
BRUKKKKK
Arsya terkejut namun sedikit masih dalam kesadaran nya.samar samar Arsya menatap wajah orang yang kini tengah memegangi tubuh nya yang tadi hampir saja terjatuh.
orang itu terus melambaikan tangan nya di hadapan wajah Arsya,namun gadis itu malah jatuh pingsan di pelukan nya.mungkin Arsya sudah sangat mabuk malam ini,makan nya dia sampai pingsan seperti itu.
"woyy liat Arsya gak?" tanya Vero
"bukan nya sama kalian" ujar arka santai masih menatap ke layar handphone nya
"iya itu tadi,tapi pas kita mau balik Arsya udah gak ada di belakang kita" kata Vero lagi
"lagi ke toilet kali" Varo mengira ngira.
"bener juga,okelah kita lanjut minum lagi.bersulam untuk birthday kita." kata Vero mengacungkan gelas minuman nya.
mereka pun bersulam menikmati lezat nya rasa alkohol yang mengalir lembut di tenggorokan nya.perasaan sangat di manjakan dengan buih buih kebahagiaan karena hari ini adalah hari ulang tahun mereka.namun sebenarnya ulang tahun nya itu tepat pada jam dua siang nanti,tapi bagi Meraka sama walau waktu nya belum tiba.jika hari nya sudah di depan mata itu lah hari ulang tahun mereka.
"hemm sudah jam 2 kenapa Arsya belum juga datang?" gumam arka menatap ke sekeliling mencari cari keberadaan Arsya.
"sudah larut malam aku sangat mengantuk ayok kita pulang" ajak Vero dengan suara gontai nya.
"kalian pulang lah dulu,aku akan mencari Arsya lebih dulu" cakap arka lalu pergi meninggalkan kedua saudara nya yang terlihat kelelahan.