My Daddy Overprotective To The Twins

My Daddy Overprotective To The Twins
Hotel



arka pergi ke toilet membiarkan wanita itu tertidur di sofa bar.ini sangat menjijikkan,wanita itu bilang sudah mencoba beberapa minuman di sini.namun apa ini,baru satu tegukan meminum Everclear saja.dia sudah muntah muntah sangat banyak di baju milik arka.


"gadis sialan" geruntu arka membersihkan pakaian nya.


seusai itu arka berniat akan pulang tanpa memperdulikan gadis itu lagi.namun saat arka ingin melenggang pergi,ada seorang pria yang ingin macam macam dengan gadis itu.


entahlah,seharusnya arka tak perlu khawatir karena kemungkinan gadis itu memang sering kemari dan pasti nya sudah banyak pria yang bermain dengan gadis itu.namun mengapa diri nya malah bersikeras untuk tak membiarkan laki laki itu menyentuh gadis itu.


arka mendorong pria yang kini ingin mencium gadis itu,lalu tanpa ba bi bu arka langsung menggendong nya membawa dia pergi dari tempat itu.


"aku ingin meminum nya lagi,ambilkan lebih banyak lagi untukku" oceh gadis yang masih tertidur itu.


"sial aku harus membawa nya kemana?" geruntu arka memukul stir mobil nya


ini adalah pertama kali nya arka membawa seorang gadis naik ke dalam mobil nya,ternyata sangat merepotkan diri nya.biasanya hanya Arsya lah gadis yang selalu ia bawa menggunakan mobil ini.


arka memutuskan untuk membawa gadis itu ke sebuah hotel milik keluarga Athar yang tak jauh dari sana.banyak orang di sana yang mengetahui siapa arka, langsung menyambut nya dengan hormat.


arka membaringkan gadis itu di atas kasur,lalu berniat ingin pergi.namun tiba tiba tangan gadis itu merangkul leher arka membuat wajah mereka saling berdekatan hanya berjarak satu inci saja.


"jangan tinggalkan aku,aku mohon jangan tinggalkan aku sendiri" ujar gadis itu dengan suara bersempoyong sempoyongan khas orang mabuk.


"sshit apa ini" arka berusaha menghindar dan menarik tangan gadis itu namun gadis itu kembali mengeluarkan suara,kali ini perkataan gadis itu mampu membuat arka bungkam.


"ayah...ibu...aku merindukan mu,mengapa kalian tega membuang ku di bawah sinar bulan sendiri seperti ini.aku kedinginan ayah,aku ingin kehangatan mu ibu." lirih gadis itu sembari mengeluarkan air mata nya.


gadis itu menarik lebih erat lagi leher arka membuat kedua bibir itu saling bertemu.arka bungkam di tempat,sialan petaka apa ini.bisa bisa nya gadis ini menodai diri nya hanya dengan satu tarikan saja


arka langsung menarik lagi tubuh nya dan melepas pertautan itu.ia melihat wajah gadis itu dengan sangat lekat.wajah nya terlihat sedang sangat kelam,namun tadi ketika di bar gadis ini tampak baik baik saja.tapi kenapa saat mabuk seperti ini,gadis ini terlihat sangat menyedihkan.


di lihat arloji yang melingkar di pergelangan tangan nya menunjukkan pukul 08.30 malam.kini dia pun beranjak pulang,dan meninggalkan gadis itu sendiri di sana.namun sebelum pergi arka memerintahkan kepada salah satu pegawai di sana untuk memberi tahu kepada nya jika dia sudah bangun.