My Daddy Overprotective To The Twins

My Daddy Overprotective To The Twins
Si Terong



pagi hari nya kini keluarga kecil Calvin ini sedang asik sarapan di meja makan.tenang dan damai tanpa suara,namun kegaduhan terjadi saat sesuatu mengejutkan mereka.


"ahh panas" arka langsung mengibas kibaskan seragam sekolah yang terkenal teh panas.


"maaf maaf aku tak sengaja" seorang gadis cemas langsung meniup baju Arka sembari mengelap nya dengan sapu tangan yang ia bawa.


arka yang memiliki sifat pendiam,dingin,galak,jutek dan pemarah ini langsung menghempaskan tangan gadis itu kasar.membuat gadis itu Diam bungkam di tempat nya saat orang orang berdatangan.


"ada apa ini arka?" tanya neis


"lihat baju ku basah dan dada ku panas,mommy pecat wanita ini aku tak ingin melihat nya" kata arka langsung melenggang pergi kembali menaiki anak tangga,pergi ke kamar nya untuk mengganti seragam sekolah nya.


"enak saja memecat nya,dia pikir dia yang menggaji wanita ini?" gumam Calvin sembari menatap punggung arka yang sedang menaiki anak tangga.


"apa yang terjadi melza?" tanya neis


"maaf nyonya,tadi aku tak sengaja menumpahkan teh di baju den arka.dia yang sembarang lewat dan menabrakku, aku tak berbohong nyoya" penjelasan melza


Demelza Felisia cucu dari bi anis,melza adalah gadis yang masih berumur 16 tahun.dia adalah anak yang malang,orang tuanya baru saja meninggal beberapa hari yang lalu sebab kecelakaan beruntun.maka nya bi Anis meminta izin kepada neis dan Calvin untuk membawa melza tinggal bersama nya.karena kini melza tak punya siapa siapa lagi selain bi Anis.


bi Anis juga tak mungkin meninggalkan pekerjaan ini,karena dari sinilah dia bisa hidup.bekerja di kelurga Calvin,mengabdi di sini adalah sebuah anugrah untuk nya.


baru saja kemarin melza datang kemari dan di izinkan Calvin dan neis untuk tinggal di sini.karena bagi mereka,menampung satu orang di sini bukan lah beban berat yang perlu di pertimbangkan.


"sudah bi,melza tidak salah.seperti nya memang arka yang salah,biarkan saja arka Memang seperti itu anak nya" jelas neis mempercayai penjelasan melza.


"huh Mom siapa dia?,cantik sekali" gumam Vero mendekati melza


Vero memang mata keranjang,melihat wanita cantik sedikit saja mata nya dan diri nya sudah tidak bisa terkendalikan lagi.jadi tak heran jika di luar sana banyak wanita yang mengaku jadi pacar nya vero.


karena kenyataannya mereka semua pernah di pacari vero.namun hal yang tak pernah Vero lakukan adalah menduakan wanita nya,Vero adalah tipe pria yang setia.hanya saja pria itu mudah bosan dan dengan gampang nya memutuskan hubungan dengan pacar nya.


bahkan hubungan Vero dengan pacar nya tidak sampai lebih dari dua Minggu,paling lama ya dua Minggu itu tidak lebih.


"cih anak terong pasti sudah celub sana sini" Calvin berdecak melihat tingkah Vero


"Dady jaga bicaramu " neis mencubit lengan Calvin.


"iya kenapa Dady terong?, apa ada yang salah dengan ku?." tanya Vero


"jangan mau kamu di goda si terong ini,dia sudah tidak perjaka lagi" ujar calvin kepada melza meledek Vero lalu ingin melenggang pergi sembari menarik lengan neis.


"tak apa aku menggoda melza,dari pada aku menggoda mommy.yang ada burung milik mu tak bisa terbang lagi jika mommy menyukaiku" teriak Vero membuat Calvin langsung kembali membalikkan badan nya menatap ke arah Vero dengan tatapan tajam.


"dad sudah" neis mencoba membuat Calvin tenang,namun hati nya agak sedikit tertawa melihat sikap Calvin yang selalu cemburu kepada anak nya sendiri.