My Daddy Overprotective To The Twins

My Daddy Overprotective To The Twins
Sebuah Foto



mengusap Tengkuk leher nya yang berpeluh itu,mengambil sebotol air lalu meneguk nya sembari menyiram nya di wajah dia.latihan sore ini benar benar melelahkan,namun arka selalu bisa menepis rasa lelah nya di saat melihat bola basket favorit nya


"ha kau belum pulang juga?" tanya varo yang tiba tiba datang bersama dengan sang gadis nya.


"ohh iya gue titip tas ni,mau lanjut kencan.gue ribet soal nya bawah motor" ujar varo seenak nya


arka menatap tajam ke arah varo,lalu melempar tas milik varo dengan sembarang.dia tak suka kata kata kasar yang sok gaul milik varo itu.apa lagi melihat senyuman seorang gadis yang berani tersenyum di depan nya.


"okeyy okeyy Abang ku yang paling ganteng,aku boleh nitip tas tidak?.aku ribet karena tidak membawa mobil" ujar lagi varo dengan sangat manis.


arka menunjukkan kunci motor milik nya,bahwa kini dia juga tidak membawa mobil.apa varo sudah amesia,jika arka tak akan pernah naik mobil ke sekolah nya.kecuali jika cuaca nya agak tidak mendukung.


"Sudahlah tak berguna,ayok sayang kita pergi saja" ajak varo merangkul Selly


arka juga bergegas ingin pergi,saat ia sedang membereskan barang nya.dia tak sengaja menjatuhkan sesuatu dari buku nya.seseorang meraih kertas itu,dan melihat nya.


"foto siapa ini?,apa ini kau.wah ternyata kau sangat imut sekali saat masih kecil" Cece memandangi foto itu


"dan siapa anak di samping mu ini?" tanya Cece


"ngapain kau di sini?" tanya arka kenapa Cece masih berada di sekolah


"ouhh iya,malam itu apakah kamu yang membawaku ke hotel?" tanya Cece.


"tidak" jawab arka bohong"kembalikan"


Arka langsung merampas foto di tangan Cece itu,lalu bergegas pergi dari tempat itu.tak memperdulikan wajah Cece,membuat gadis itu menggeruntu di tempat


pria itu langsung melajukan motornya dengan begitu kencang mengarah entah kemana,yang pasti arah itu bukan menuju mansion nya.


...°°°°°°...


"apa kabar jio?,lihat aku membawakan mu air kelapa kesukaan mu." dengan tangan bergetar arka menyirami makam jio itu dengan air kelapa yang ia bawah.


arka menyeka air mata nya,rasa nya hati dia terasa sakit dan sesak jika terus mengingat masa lalu nya.dia benar benar tidak bisa melupakan kejadian malam itu.sebentar lagi adalah perayaan tahun baru.


entahlah apakah arka akan bisa merayakan nya,atau tidak.kebiasaan nya di malam tahun baru hanyalah mengurung diri di dalam kamar.ada sesuatu yang menyakitkan yang pernah terjadi di masa lalu nya pada tahun baru,di mana semua orang bersenang senang dan seharus nya arka ikut merayakan nya.


seusai nya dari makam jio,arka langsung berniat pulang.namun siapa sangka di jalan lagi lagi dia bertemu dengan gadis itu.cece menabrak arka dan hampir akan terjatuh jika arka tidak menangkap nya.


tatapan mereka bertemu,mata lembut itu mengapa sangat menenangkan untuk suasana hati arka yang sedang hancur ini.arka langsung melepas Cece lalu menatap selidik mengapa gadis itu bisa berada di pemakaman ini.