
Yola datang berkunjung ke mansion Arsya,ia ingin menjenguk sahabat nya itu.sekaligus mengatakan maaf karena kejadian yang menimpa Arsya saat di rumah nya.
saat itu penjagaan di rumah Yola memang tidak terlalu ketat,karena dia pikir kejadian seperti itu tidak mungkin terjadi.namun siapa sangka ke jadian yang menakutkan itu malah terjadi kepada sahabat nya sendiri.
"sorry ya gara gara kamu datang ke acara ulang tahun ku,kamu jadi sakit Seperti ini" Yola sendu di samping Arsya.
"apaan sih yol,ini bukan ke salahan kamu.lagian kita juga gak ada yang tau kalau bakal ada kejadian seperti ini bukan?.sudah lupakan saja yang penting sekarangkan aku gak papa kamu bisa lihat kan aku baik baik saja" ujar ileen
"kamu ini selalu saja seperti ini" Yola menepuk lengan kanan ileen yang sakit itu.
"awww setan kau ini" teriak Arsya kesakitan.
"hehe sorry sorry aku reflek udah kebiasaan begitu kan" kata Yola terkekeh.
saat sedang berjalan santai memasuki mansion,arka menabrak sesuatu yang kini berlalu di depan nya.lagi lagi gadis ini,kenapa dia harus selalu bertabrakan dengan nya.
apa tidak ada benda lain yang bisa ia tabrak dan langsung menghantam nya nanti.kalau seorang gadis,mana mungkin arka menghabisi nya.karena dia juga masih punya hati,kalau wanita itu bukan tempat untuk di sakiti.
"eemm_" perkataan melza terhentikan oleh perkataan Arka yang memotong nya.
"maaf..itukan yang ingin kau katakan.bisa tidak sehari saja tidak mengacau" dingin arka lalu melenggang pergi begitu saja.
"ihhhh dia lagi,ya tuhan mengapa aku harus di pertemukan dengan balok es berjalan itu.liat saja nanti aku akan membalas nya kelak"melza mengeratkan rahang nya menahan emosi nya yang memuncak
"kamu sudah pulang sekolah?,tumben cepat sekali apa tidak latihan basket?" tanya neis.
"hari ini aku ambil cuti,ohh iya apa Varo dan Vero sudah pulang?" ucap arka.
"sudah,tadi mommy lihat mereka sedang bermain game tu di kamarnya Arsya." jelas neis.
"yasudah,arka ke kamar dulu mom" kata nya melenggang pergi masuk ke kamar nya untuk bersih bersih badan.
BUMMMMMMM...
PLAKKKK
"anjritttt" umpat Vero saat mendapatkan tamparan keras dari varo karena ia kalah taruhan dalam game.
ya mereka kini asik bermain,dalam permainan itu di buat sebuah taruhan untuk sang pemenang.taruhan nya adalah siapa yang kalah mereka berhak mendapatkan hadiah tamparan istimewa dari sang pemenang.taruhan itu adalah taruhan yang di buat Vero sendiri, namun kini dia yang malah jatuh ke lubang yang ia galih sendiri.
Arsya dan Yola yang melihat nya terus tertawa puas.karena kedua anak naga yang tak punya otak itu,ya itulah mereka berdua.kalau sudah berantem ya gak habis habis nya sampai pernah mereka berantem saling tinju meninju hanya gara gara seorang perempuan.
namun setelah nya mereka akan sangat cepat baikan nya,karena mereka berdua tidak tahan yang nama nya berdiam diaman dengan waktu panjang.itulah kelebihan dari kedua anak kembar ini,sangat mudah memaafkan walau sebesar apapun permasalahan mereka.