
"wahh, aku gak nyangka punya temen mermaid seperti kalian, oke aku gak bakal ngasih tahu ke orang lain kalau kalian itu adalah mermaid," kata defina
Nadya, Aeera dan Alsafa pun tersenyum mendengar jawaban dari defina mereka kira defina akan menceritakan hal ini kepada orang lain tetapi tidak ia malah senang jika mempunyai sahabat seperti Nadya, Aeera dan Alsafa.
Nadya, Aeera, dan Alsafa pun mengeringkan ekornya, beberapa menit ekor mereka berubah menjadi kaki.
"ya udah kita siapin buku dan lainnya untuk besok sekolah." ajak Defina
"boleh tuh, yaudah ayo!" seru Nadya
mereka pun menyiapkan peralatan sekolah untuk besok, setelah itu mereka kembali ke kamar masing-masing.
"Mmm... Fin, aku boleh tanya?" tanya Nadya lirih
"nanya apa?" jawab defina
"gak jadi deh..." kata Nadya
"kalau ada sesuatu bilang aja ke aku!" kata defina
Nadya mengangguk mereka berdua pun kemudian tertidur.
***
pagi hari defina dan lainnya diantarkan oleh supir ke sekolah, sesampainya di sekolah yang terbilang sekolah favorit itu Nadya melongo melihat sebuah gedung yang besar ia tersenyum, tetapi senyumnya memudar ia kembali mengingat angga.
"angga sekolah di sini gak ya?" dalam batin Nadya
"ayo ya." kata defina membuyarkan lamunan Nadya
mereka berlima menyusuri lorong sekolah, banyak yang menatap mereka dan berbisik-bisik, "Wahh.. itu cewek yang di samping defina cantik amat! siapa ya namanya?" kata salah satu siswa
Marcell yang mendengar mereka langsung menatapnya sinis ia kemudian berjalan di samping Nadya.
"berhubungan Aeera, Alsafa, sama Marcell gak sekelas sama aku dan Nadya kalian kelasnya ada di sebelah kelas kita berdua, jadi gak udah khawatir! kalau mau nanya apa datang aja ke kelas aku!" kata Defina
Aeera, Alsafa, dan Marcell mengangguk mereka kemudian masuk ke kelas yang sama setelah itu Nadya dan defina pun masuk ke kelasnya.
Nadya menaruh tas ranselnya di kursinya yang bersebelahan dengan defina memang kursi di sebelah defina sedang kosong.
pelajaran pun di mulai Nadya mengambil buku sesuai jadwal kelas dan memperhatikan guru sedang mengajar.
***
saat istirahat mereka berlima sedang berada di kantin mereka tengah asyik berbincang-bincang.
"seru bangetttttt!!!" seru Aeera
defina dan Nadya pun tersenyum saat sedang berbincang Nadya melihat pemuda yang tidak asing baginya dan saat memperjelas penglihatannya mata Nadya membulat perasaannya mulai tidak karuan antara gembira dan takut semuanya tercampur.
"hah, angga sekolah di sini juga," kata Nadya dalam hati, ia melihat angga yang sedang memesan makanan
****
sementara itu di mejanya angga ia sedang menyantap makanannya.
"katanya disini ada murin baru?" tanya Adit sahabat angga
"masa," kata angga
"ya elah... jawabnya enteng banget, gak ada kejutnya apa?" kata Adit
"gak ada tuh." jawab angga
***
Nadya menatap ke arah meja angga, Marcell melihat ke arah Nadya yang sedang menatap ke arah lain ia mencoba meliahat apa yang dilihat oleh Nadya.
dan ia mendapati meja Angga ia kemudian menatap kembali ke arah Nadya wajahnya berubah menjadi dingin.
"ya kamu liat apa sih?" tanya Marcell pura-pura tidak tahu
lamunan Nadya buyar, "Emm......engga" jawab Nadya
Nadya kemudian memakan makanan yang sudah ia pesan
***
sorenya sekolah sudah bubar mereka berlima pun berjalan melewati lorong menuju gerbang sekolah.
saat sedang berjalan pundak Nadya menyenggol salah seorang siswa hingga buku-buku yang Nadya bawa di tangannya terjatuh berserakan di lantai.
Nadya membereskan buku-bukunta itu dan di bantu oleh siswa tadi saat Nadya melihat ke arah wajah siswa itu mata Nadya membulat, "angga" kata Nadya dalam hati.
ia menatap Angga terkejut kemudian buru-buru membereskan buku-bukunya.
jangan lupa like dan votenya dong guys, biar aku jadi semangat 😞😞😞😉😉😉😉