
amanda mengangguk dan menjawab, "dia memang adikku tapi aku tidak suka kepada dia karena dia selalu merenggut kebahagiaan ku!"
"kalau kamu ada masalah sama dia aku bisa bantu kamu untuk membalas dendam kepada Nadya!"
"boleh juga, baiklah kita akan berteman" kata Amanda dengan senyum lebar
***
"ayo ya kamu duduk di sofa dulu" kata Marcell sambil menuntun Nadya sofa
"Nadya kamu kenapa!?" tanya Hanna panik
"anu Tante ternyata membawa Amanda tidak mudah"
"maksud kamu apa?" heran Hanna
"sekarang... Amanda punya kekuatan hitam" kata Marcell
"Hah... apa mungkin kekuatan itu diberi oleh Medusa?" gumam Hanna
"ya sudah ya kamu istirahat saja di kamar ya" kata Hanna kemudian membantu Nadya berjalan
***
"ya gimana keadaan kamu?" tanya Defina sambil membawa segelas air susu setelah itu menyimpannya di atas nakas
"udah mendingan kok" kata Nadya lemah
"mendingan gimana! orang mukanya pucet kayak gitu" sewot defina
"apa aku panggil dokter aja ya"
"gak usah, aku udah mendingan def"
tok... tok... tok
"masuk!"
"ya kamu dipanggil sama Tante Hanna" kata Aeera
Nadya pun mengangguk kudian berjalan ke kamar Hanna.
"Ibunda"
kemudian Nadya masuk kedalam kamar dan berjalan menuju kasur. "Nadya kemari! Ibunda mau bilang sesuatu sama kamu"
Nadya pun duduk di samping Hanna. "Nadya, kakak kamu sudah dipengaruhi oleh sihir Medusa dan sekarang dia menjadi sangat keterlaluan"
"jadi bagaimana cara mengatasinya?"
"satu-satunya cara adalah bawa Amanda kehadapan Ibunda! bagaimana pun caranya harus bawa Amanda kehadapan Ibunda"
"baik Ibunda, Nadya akan berusaha membawa kak Amanda kesini"
setelah itu Nadya keluar dari kamar Ibundanya langkahnya terhenti karena melihat Aeera, Alsafa dan Defina.
"kalian lagi ngapain?" tanya Nadya
Nadya berjalan kearah sofa kemudian duduk membenamkan punggungnya di sofa.
"kita harus cepat-cepat bawa Amanda!" jawab Nadya
"apa mungkin kita harus jebak dulu kak Amanda!" kata defina
"tapi bagaimana caranya?" tanya aeera
"Mmm.... atau enggak gini aja, kita bilang ke Amanda lihat Tante Hanna di jalan nah pastikan kak Amanda percaya kan dia ditugaskan sama raja utara untuk nyari kamu dan Tante Hanna"
"bisa juga tuh!" kata Alsafa
"atau enggak aku pura-pura nyerah, nanti kita ketemuan di laut gimana?" usul Nadya
"ouh iya bisa jadi tuh, jadi kita yang mana?" tanya Aeera
"yang Nadya aja tapi kalau gagal kita ambil usul yang Defina" kata Alsafa
derttt... derttt... derrrtt
defina kemudian meraih ponselnya
"hallo ini siapa?" tanya defina
"ini aku angga, disitu ada Nadya?"
"ouh Nadya, ada." kata defina sambil melirik ke arah Nadya, Nadya Hanya mengangguk sambil melotot
"mau apa?"
"besokkan libur, bilang ke Nadya aku tunggu di laut!"
"ta..."
tit... tit... tit
"siapa?" tanya Nadya
"angga, katanya besok kamu harus kelaut ada yang harus di bicarakan!"
"aduh... hubungan kalian itu apa sih?" tanya Defina
Deg.....
"kita...kita cum..."
"teman!" aeera memotong pembicaraan Nadya pasalnya Aeera dan Alsafa sudah tahu hubungan Nadya dan Angga sebelumnya tetapi mereka harus berpisah karena Hanna sudah menjodohkan Nadya dengan Angga.
"Nadya bisa ikut aku sebentar?" bisik Aeera
kemudian lengan Nadya ditarik oleh aeera gadis itu membawa Nadya ke dapur.
"Nadya... kalau ratu tau kamu deket sama Angga gimana?" tanya Aeera
jangan lupa likenya guys 😘😘😘