Mermaid Love Story (S1&S2)

Mermaid Love Story (S1&S2)
S2: Menghadiri Pesta~



Sudah 4 Tahun Nadya berada dilautan tanpa kembali kedaratan, kini usia Nadya sudah menginjak 18 tahun.


Sedangkan Amanda ia sudah menginjak 19 tahun, kini gadis itu yang telah memimpin kearajaan Mermaid karena sang Ibunda Hanna telah meninggal satu tahun yang lalu karena penyakit yang dideritanya.


Kini Amanda sedang berada disinggasananya dan Nadya yang berada didepannya. "Prajurit, kalian harus berjaga didepan kerajaan karena musuh pasti akan menyerang aku tidak ingin insiden dua tahun yang lalu terjadi lagi." titah Amanda dengan diangguki oleh para prajurit.


"Kak, kau sangat pantas sekali menjadi ratu bagi seluruh Mermaid dan semoga saja kerajaan ini selali terlindungi oleh mu," Ucap Nadya.


"Tentu saja karena aku sudah berjanji kepada Ibunda untuk selalu menjaga kerajaan ini, dan oh ya apakah kamu tidak ingin kedaratan untuk menemui Defina dan juga Angga?" tanya Amanda.


Nadya terdiam sejenak setelah itu menghela nafas, "Angga masih dalam lupa ingatan kak tapi apakah boleh aku kembali kedaratan bersama Alsafa dan juga Aeera?"


"Tentu saja, Tapi kakak tidak mengijinkan Alsafa ikut dengamu karena Alsafa harus berada disini untuk membantu kakak mengurusi kerajaan Mermaid." Kata Amanda


"Baiklah kak, tidak apa-apa"


***


Setelah dua puluh menit berenang kini Nadya dan juga Aeera sudah berada didaratan, mereka berdua sedang bersembunyi ditempat yang sepi mereka berjemur untuk mengeringkan ekornya.


Beberapa menit kemudian ekor mereka sudah berubah menjadi kaki dan mereka bergegas menuju rumah Defina.


Sesampainya disana Nadya menekan tombol bel yang ada disebelah pintu dan tak lama kemudian pintu terbuka menunjukkan gadis cantik yang dikenal sebagai Defina.


"Nadya? Aeera?" Defina menatap kedua sahabatnya satu persatu.


"Apakah benar itu kalian?"


Aeera dan Nadya mengangguk sambil tersenyum manis, Defina lalu memeluk kedua sahabatnya dengan erat. "Sudah lama tidak bertemu bagaimana kabar kalian?" tanya Defina.


"Kami baik-baik saja." Jawab Aeera


"Tapi, dimana Alsafa?" tanyanya sambil memlihat sekitar.


"Alsafa tidak bisa datang kedaratan karena membantu kak Amanda untuk mengurus kerajaan," kata Nadya.


Defina mengangguk, "Ngomong-ngomong kamu mau kemana?" tanya Aeera melihat sahabatnya sudah rapih dengan membawa tas selempang.


"Ouh iya, Nadya ikut sama aku."


"Mau kemana?"


"Kita pergi kepesta ulang tahun Angga,"


"Pesta ulang tahun Angga?" gumamnya pelan tapi masih terdengar.


Defina menyeret paksa Nadya dengan diikuti oleh Aeera. Sesampainya kini mereka sudah sampai dipantai karena memang acara pestanya dipantai agar bisa melihat sunset disana.


Defina dan Aeera menggiring Nadya ke Angga berada, Defina menjabat tangan Angga dan mengucapkan selamat. "Selamat ulang tahun ngga, maaf ya datengnya telat"


Angga mengangguk lalu melihat kearah Nadya yang sedang menundukkan kepalanya. "Ouh dia Nadya dan ini Aeera mereka berdua sahabat aku," kata Defina sambil tersenyum.


Entahlah kenapa nama itu tidak asing ditelinga Angga, Saat hendak berbicara tiba-tiba saja seorang wanita menggandeng tangan Angga dan menyandarkan kepalanya dipundak pemuda itu.


Nadya yang melihatnya hanya terdiam ia begitu sesak sekali, Defina melihat kearah Nadya ia mengajak kedua sahabatnya untuk pergi dari sana.


Angga menatap kepergian Nadya lalu menatap gelang yang dipakainya Entahlah kenapa ia masih memakainya karena masih ada rasa penasaran yang ada didalam hatinya, ia masih menyelidiki siapa yang telah memberikan gelang ini kepadanya.


Ditempat lain Defina mengajak Nadya dan Aeera ketempat yang lumayan tidak ada kerumunan orang lain, "Aishh... kenapa nenek lampir itu ada disini?"


Nadya menatap heran Defina, "Siapa dia def?" Lirih Nadya.


"Itu.... Dia kekasih Angga, dibegitu sok polos kalau didepan Angga, tapi tenang saja ya aku selama ini selalu membantu Angga untuk bisa mengingat kembali,"


Nadya hanya terdiam, dikejauhan Alsafa memanggil Nadya sehingga gadis itu menengok kearah asal suara.


"Al, kenapa kamu ada disini?" tanya Nadya setelah mengahmpiri Alsafa.


"Ya gawat, Justine ada dikerajaan." ucap Alsafa begitu panik.


Nadya membulatkan matanya, "Em... Def kalau begitu aku pamit untuk kembali ke lautan nanti aku akan kembali."


"Baiklah."


Nadya, Aeera dan juga Alsafa berenang menuju kerajaan Mermaid, Nadya begitu panik akankah Justine membuat kekacauan lagi?


Visul-Visual~