Mermaid Love Story (S1&S2)

Mermaid Love Story (S1&S2)
Justine~



Sesampainya diistana Mermaid Nadya dan juga Aeera melihat Justine yang sedang ditahan oleh para prajurit sedangkan Amanda yang sedang memperhatikan Justine yang berusaha memberontak.


"Lepaskan, kak Amanda,"


Deg, Amanda berpikir keras kenapa Justine memanggilnya dengan sebutan kakak? "Ada apa, Apakah kau ingin berpura-pura menjadi sok baik agar bisa lepas dari hukumanmu?" tanya Amanda.


"Justine waktu itu kau kabur, dan sekarang kau harus membayarnya hari ini." kata Nadya dengan raut wajah datarnya.


"Lepaskan!" Justine tiba-tiba saja membungkukan badannya didepan Amanda sehingga membuat semua orang terkejut.


"Apa yang kau lakukan?" seru Amanda.


"Aku kemari hanya ingin meminta maaf saja, waktu itu aku memang salah dan hari ini aku akan membayar semuanya," ucap Justine.


Ada jeda beberapa menit sebelum Amanda berdiri dari singgasananya, "Apakah benar kau akan membayar semuanya?"


Justine mengangguk, "Baiklah jika begitu tapi..."


"Kak kenapa kakak percaya begitu saja sama dia kalau dia berbohong dan kembali menyerang kerajaan ini bagaimana?" tanya Nadya.


"Nadya aku masih belum selesai berbicara, aku akan mengasih kesempatan untuk Justine dengan,"


Amanda terdiam sejenak, "Kau harus ikut dengan adikku kedaratan untuk memulihkan kembali ingatan Angga." kata Amanda


"Kak..." Amanda mengangkat tangannya diudara sehingga Nadya tidak melanjutkan ucapannya lagi.


"Nadya percayalah kepadaku, aku akan memperhatikanmu dilingkaran ajaib itu," kata Amanda.


"Baiklah kak."


***


Didaratan kini Nadya sudah kembali kerumah Defina disana mereka sudah berkumpul diruang keluarga.


"Nadya lebih baik kau kembali sekolah seperti dulu," kata Defina.


"Tapi..."


"Benar ya jika kau sekolah seperti dulu kau akan lebih gampang untuk mengembalikan ingatan Angga," seru Justine.


"Baiklah, tapi kau akan tinggal dimana?" tanya Nadya kepada Justine.


"Tenang saja aku akan menyewa Apartemen didaratan, aku juga membawa mutiara yang nanti aku akan menukarnya ditoko emas." kata Justine.


"Baiklah."


"Akhirnya, kalian berdua akan sekampus denganku." heboh Defina lalu memeluk kedua sahabatnya.


"Lihatlah aku akan membalas kematian Ayahandaku!"


***


Keesokan harinya semua murid dikampus terpopuler bernama X sedang berbincang-bincang karena menunggu guru yang belum datang.


Beberapa menit kemudian dosen yang dikerap dipanggil guru Kang masuk kedalam kelas, serentak para murid kembali kemeja masing-masing.


Para murid laki-laki bersorak ramai, "Wah... pasti perempuan dan mereka cantik." ucap salah satu murid yang bernama Ji Hyun.


Guru Kang hanya menggelengkan kepalanya, "Silahkan masuk."


Nadya dan Aeera pun masuk kedalam kelas dan menyapa para murid-murid disana, "Halo perkenalkan nama saya Nadya, senang bertemu dengan kalian."


Angga salah satu murid itu kemudian menatap kearah Nadya, "Bukankah dia gadis..."


"Dan saya Aeera."


Defina menatap sambil tersenyum kearah kedua sahabatnya. "*Akhirnya kalian kembali lagi kesini, aku pikir kalian akan selalu berada dilautan." gumam Defina dalam hati.


"Kalian bisa duduk." kata guru Kang dan diangguki oleh Aeera dan juga Nadya.


"Baiklah kita mulai pelajaran kita hari ini!"


***


Saat istirahat Nadya, Aeera dan juga Defina hendak pergi kekantin tapi langkah mereka terhenti karena ada keributan didepan kelasnya.


"Kau, brengsek!" kata salah satu siswa yang bernama Ji Hyun.


Satu pukulan ia layangkan kepada siswa yang bernama Ye Jun, pemuda itu hanya tersenyum meremehkan kepalan tangan Ji Hyun hendak ia layangkan kembali kepada Ye Jun tetapi ia urungkan karena melihat kondisi Ye Jun yang sudah babak belur.


"Si*alan kau!" ucapnya lalu pergi meninggalkan Ye Jun.


Ye Jun berusaha untuk berdiri samil merasakan sakit diwajahnya. "Ahh... Sial!" katanya lalu masuk kedalam kelas tanpa memperdulikan orang lain.


Nadya hanya melihatnya dengan memasang raut wajah datar lalu Defina kembali mengajak Nadya untuk segera ke kantin.


Dikantin suasana begitu ramai, Makanan dan minuman yang sudah dihidangkan di meja Nadya, Aeera dan juga Defina.


Nadya masih memikirkan kejadian tadi, ia menghela nafas lalu bertanya kepada Defina yang sibuk dengan makanannya.


"Def, soal kejadian tadi..."


"Kamu gak usah khawatir memang suka begitu, Ye Jun selalu membuat masalah kepada Ji Hyun jadi mau tak mau Ji Hyun membalasnya." kata Defina


Nadya hanya mengangguk lalu ia kembali melanjutkan makannya, Angga yang melihat Nadya kini menghampirinya dan duduk didepan Nadya, gadis itu hanya menatap sebentar kepada Angga lalu kembali melanjutkan makannya.


"Angga, bagaimana kalau ada orang yang memberi tahu Adena?"


"Tidak masalah"


Angga yang melihat Nadya hanya memakan sesuap nasi kini ia menyumpit udang yang sudah dipotong kecil-kecil lalu memberikannya kepada Nadya.


"Jangan hanya memakan nasi putih saja." katanya sambil tersenyum lalu melanjutkan makannya.


Nadya menatap udang yang sudah berada disendoknya, ia tidak sadar jika ia tersenyum tipis.