
"makasih, eumm... sekalian minjem pulpennya dong"
"nih."
Nadya menulis sesuatu di kertas itu setelah itu ia kembalikan pulpen milik aeera dan kudian melipat kertas itu dengan rapih dan Nadya beranjak pergi meninggalkan teman-temannya yang sedang istirahat.
"ya kamu mau kemana?" tanya Marcell
"tunggu aku mau ke toilet!" kata nadya berbohong.
Nadya berjalan kearah kelas angga setelahnya ia mengendap-endap masuk kedalam ruangan itu ia berdiri sambil menatap kearah tas milik angga baru saja tangannya meraih tas itu ada seseorang yang mengejutkannya.
"kamu mau ngapain?" tanya seseorang itu
Nadya terkejut ia membalikkan badannya dan melihat angga yang sedang berdiri menatapnya dingin.
"ouh... itu... a... aku mau ngasih ini ke kamu," kata Nadya gugup setelah itu ia menyerahkan suratnya kepada angga dan pemuda itu mengambilnya.
"kamu baca ya!" Nadya kemudian berjalan meninggalkan angga sendiri dikelasnya.
Angga berjalan perlahan menuju kursi setelahnya ia duduk dan membuka surat yang tadi diberikan Nadya.
"Angga maafin aku sebenarnya aku itu dijodohkan sama ibu aku aku juga gak mau di jodohin sama Marcell. karena, di hati aku itu udah ada seseorang yang selalu mengisi hari-hari aku. tapi karena waktu itu ada sedikit masalah aku terpaksa meninggalkan laki-laki itu dan sebenarnya aku sangat menyayangi laki-laki itu dan aku juga tidak tahu perasaan dia ke aku bagaimana. Angga sekali lagi aku minta maaf aku mau angga yang dulu lagi yang baik sama aku, yang suka nolongin aku"
Angga menatap surat itu tajam sesekali air matanya menetes sebenarnya setelah dia tahu jika Nadya sudah dijodohkan dengan Marcell hatinya juga serasa sakit dan ia juga berusaha untuk menjauh dari Nadya karena takut terjadi salah paham diantara dirinya dan Nadya.
***
"ya anak-anak jadi ibu kali ini akan memberi tahu bahwa Minggu depan akan ada ulangan" kata Bu Selfi.
tiba-tiba saja wajah para siswa berubah. "kenapa?" tanya Bu Selfi bingung saat melihat wajah para muridnya cemberut.
"iya Bu." serempak semua siswa
"sekarang kalian bisa pulang karena ada akan rapat,"
dan tiba-tiba saja wajah para siswa berubah kembali ceria para siswa dan siswi pun berdiri untuk mengucapkan salam setelah itu pergi meninggalkan kelas.
***
"ya kamu mau kemana?" tanya Aeera
"aku gak ikut kalian pulang deh aku mau ke suatu tempat dulu soalnya mau ketemu temen." kata Nadya berbohong
"ya udah deh tapi kamu inget kan jalan pulang?" tanya Defina
"ya inget lah emang aku apaan." sewot Nadya
"tenang dong ya kan aku cuman bercanda" kata Defina sambil tersenyum.
Nadya tak menghiraukan ocehan Defina ia kemudian berjalan entah kemana.
Nadya terus berjalan tatapannya kosong entah ia memikirkan apa setelah itu ia berhenti sambil menatap bunga yang indah di hadapannya.
tangannya mulai meraih bunga itu tetapi tiba-tiba saja ada seseorang yang memetik bunga itu Nadya melihat kearah orang itu dan ia terkejut saat melihat angga sedang ada dihadapannya.
"Angga?"
Angga hanya tersenyum ia malah menaruh bunga itu di sela-sela telinga Nadya, Nadya terkejut ia meraih bunga itu tetapi tertahan."ya jangan lepas dong udah kamu cantik kalau kamu kayak gitu."