Mermaid Love Story (S1&S2)

Mermaid Love Story (S1&S2)
Kemarahan Marcell~



"ya aku boleh ngomong sesuatu gak?" tanya angga.


"ngomong aja angga"


"kamu emang bener ya gak cinta sama Marcell?" bisik Angga karena takut ketahuan oleh Marcell.


Nadya Hanya terdiam sambil mengunyah ayam goreng ia melihat kearah belakang memastikan tidak ada orang yang menguping.


"sebenarnya aku berusaha nerima Marcell, tapi gimana ya jelasinnya," Nadya bingung ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"aku kayak gak bisa, karena dihati aku itu udah ada seseorang yang sangat spesial, tapi mungkin dia sekarang sudah lupa sama aku." kata Nadya matanya sesekali melirik kearah Angga.


Angga hanya terdiam tiba-tiba saja hatinya serasa dihantam besi saat mendengar kata-kata Nadya yang membuat hatinya sakit.


"apa iya, Nadya punya orang spesial di hidupnya?"


"Angga kok diem?"


"Nadya ada disini aku cariin juga," tiba-tiba saja Marcell datang sambil menarik tangan Nadya.


"sakit cell!"


"eh... jangan ngelakuin perempuan seperti itu!" titah Angga.


"ouh jadi kamu lagi sama cowok lain ya," kata marcell emosinya mulai memuncak.


"eh... aku bilangin jangan pernah gangguin Nadya lagi!" kata Marcell mengancam


"emang kenapa, itu bukan urusan mu aku mau deketin siapa!"


"Marcell, angga cukup!" teriak Nadya sehingga membuat Aeera, Alsafa, dan defina keluar melerai angga dan Marcell.


"ya kamu itu udah punya aku, kenapa kamu malah berduaan sama laki-laki lain," kata Marcell lirih.


"asal kamu tau aja cell, aku itu sebenarnya gak mau dijodohin sama kamu, aku itu terpaksa karena dihati aku itu udah ada laki-laki lain!" teriak Nadya


Marcell hanya terdiam mendengarkan perkataan Nadya yang membuat hatinya sakit, Marcell menggelengkan kepalanya setelah itu berjalan kearah kamar ia membanting pintu dengan sangat keras.


"Angga maafin Marcell ya dia emang kayak gitu kalau lagi cemburu, yaudah kamu pulang dulu aja makasih atas ayam gorengnya" kata Nadya sambil tersenyum.


setelah Nadya tidak melihat angga ia kemudian masuk kedalam kamar dan menguncinya rapat-rapat.


"kasihan Nadya ia tertekan sekali harus dijodohin sama marcell ia sangat cinta banget sama angga" kata Aeera dalam hati


"udah kita biarin dulu Nadya sendiri biar hatinya tenang" kata Aeera kepada Alsafa dan defina


***


"sini Hanna kamu harus milih baju tuh baguskan" kata Kirana sambil mengarahkan baju itu ke Hanna.


"ya ampun gak usah Kirana, aku udah ada baju" kata Hanna


Hanna dan Kirana pergi ke mall untuk mencari baju buat Hanna karena Kirana melihat baju Hanna hanya sedikit saja di lemarinya.


"pokoknya kamu harus cobain ini nih bagus banget sumpah!" kata Kirana sambil menyodorkan dua baju yang sudah ia pilih


"ta..."


"jangan tapi-tapian!"


Hanna hanya pasrah ia kemudian berjalan kearah ruangan ganti untuk mencoba baju yang tadi kirana pilih.


beberapa menit kemudian Hanna kembali dengan baju sebawah lutuh dan rambut yang terurai membuat kesan tersendiri ia risih karena orang-orang memandangnya kagum, memang Hanna cantik meskipun ia sudah mempunyai dua anak tetapi wajahnya terlihat masih muda.


"Kirana aku risih banget orang-orang liatin aku kayak gitu" kata Hanna sambil memperlihatkan sekitar.


"mungkin mereka kagum liat deh kamu itu cantik tau" kata Kirana sambil membalikkan tubuh hanna melihat kearah cermin.


"yaudah yu ah pulang" ajak Hanna


"yaudah deh, tunggu kita kekasir dulu bayar bajunya"


Hanna mengangguk ia kembali keruangan ganti untuk melepas baju tadi yang ia pakai dan menggantikannya ke baju yang pertama ia pakai.


jangan lupa like dan komennya๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜