Mermaid Love Story (S1&S2)

Mermaid Love Story (S1&S2)
Amanda~



"kita harus menyadarkan Amanda terlebih dahulu"


"tapi bagaimana caranya ratu?" tanya alsafa


***


"maaf raja , ratu Hanna kabur" kata pengawal


"Apaa! kabur, bisa-bisanya dia kabur awas saja kalian aku akan menangkap kalian!" kata Fakhri dengan kejam


***


paginya Nadya dan lainnya sudah bersiap untuk pergi ke sekolah. "kalian ingat ya rencana Tante, jalanin rencana ini dengan baik!" kata Hanna


"oke Tante, tenang kita bakal jalanin rencana ini dengan baik" kata Marcell


"ouh iya Marcell kamu jagain Nadya ya!" ucap Hanna


"ih apaan sih, lebay tau Ibunda" kata Nadya


Marcell tersenyum melihat tingkah Nadya kemudian ia mengacak acak ujung kepala Nadya. "tenang Tante, aku bakal jagain Nadya suapaya gak di deketin sama laki-laki lain" kata Marcell penuh penekanan dan mata tertuju ke arah Nadya


madya membulatkan matanya dan menatap sinis Marcell. "udah ah, pagi-pagi gini masih aja pacaran!" sewot Alsafa


***


Nadya dan defina berhenti di depan kelas Marcell. "kalian inget kata-kata tante Hanna!" kata defina


"tenang aja def" ucap Marcell dengan santai


"Nadya?" kata Angga


"hey, kamu mau ke mana?"


"mau ke kantin beli air mineral."


Nadya mengangguk. "ya udah sana ke kelas ya." kata Marcell ketus


Nadya memalingkan wajahnya ke arah Marcell kemudian kembali memalingkan wajahnya ke arah Angga dan tersenyum kepada Angga.


Marcell menghela nafas panjang kemudian ia berjalan mendekati Nadya dan memegang tengkuk Nadya setelah itu mencium kening Nadya, Nadya membulatkan matanya setelah itu Marcell melepaskan ciumannya dan masuk ke dalam kelas.


Nadya melihat kearah angga yang sedang diam memaku menatapnya dengan dingin.


"ya udah yu ya kita ke kelas" ajak defina kemudian menarik lengan Nadya


"gila tuh marcell, tapi romantis juga sih" kata Defina


"apaan sih"


***


sesaat kemudian Amanda melewati lorong itu Nadya kemudian mengangguk ke arah Marcell.


Nadya dan Marcell melompat dan menarik lengan Amanda dengan paksa.


"kalain mau apa? lepas!" ronta Amanda


"ikut kita kak" ucap Nadya


"gak akan, aku gak sudi ikut dengan kalian" kata Amanda sudah tersulut emosi


Amanda mengangkat tangannya ke udara kemudian terlihat cahaya hitam yang keluar dari tangannya kemudian Amanda mengarahkannya kepada Nadya dan Marcell.


brughh...


"Nadya." teriak Marcell


kepala Nadya terbentur ke tembok sedangkan Marcell hanya terjatuh ke belakang.


"kamu gak apa-apa ya?" tanya Marcell


"gak, aku baik-baik aja" jawab nadya


Marcell kemudian membantu Nadya berjalan karena nadya merasa sakit hebat di bagian kepalanya.


***


"Nadya kamu kenapa?" tanya Angga


Nadya menggelengkan kepalanya. "gak apa-apa" jawab Nadya lemas


Amanda yang melihat dari kejauhan tersenyum sinis kearah Nadya tiba-tiba ada yang menepuk bahunya dari arah belakang. "kamu Amanda kan? murid baru" kata seorang siswi


Amanda mengangguk kemudian siswi tadi mengulurkan tangannya. "Dyra, dan ini teman aku Keysa" kata siswi itu


"kenapa kamu liatin Nadya kayak gitu?"


"aku benci sekali kepada Nadya, dia adalah musuhku!" kata Amanda


"tapi aku denger Nadya suka panggil kamu kakak apa kalain berdua adik kakak?" tanya Keysa


amanda mengangguk dan menjawab, "dia memang adikku tapi aku tidak suka kepada dia karena dia selalu merenggut kebahagiaan ku!"


"kalau kamu ada masalah sama dia aku bisa bantu kamu untuk membalas dendam kepada Nadya!"


"boleh juga, baiklah kita akan berteman" kata Amanda dengan senyum lebar