
"kita tinggal tunggu Nadya dan defina" kata Alsafa
mereka sudah berganti baju karena memang tadi supir yang membawakannya Marcell dan angga terlihat tampan sedangkan Aeera dan Alsafa terlihat cantik memakai dress bewarna putih, memang Alsafa, Aeera, Defina dan Nadya sudah memilih gaun yang sama.
***
setelah beberapa menit sebuah mobil Avanza berwarna hitam berhenti di tempat parkiran "sayang kenapa kita ke pantai?" tanya Kirana
"ayo mah ikut aja," jawab defina sehingga membuat Kirana semakin penasaran
"eh tunggu mah, mamah harus tutup mata" kata Nadya
"tutup mata? mau apa sih sampai tutup mata segala"
Nadya mengeluarkan kain dan menutupi mata Kirana mereka keluar dari mobil melangkah sambil merangkul Kirana.
***
"ssttt... itu ada mamah!" kata Aeera sambil menempelkan jari telunjuknya ke bibirnya
Marcell, Angga dan lainnya melihat ke arah yang ditunjuk oleh Aeera, Angga dan Marcell terpukau melihat penampilan Nadya yang sangat cantik dan elegan, gadis itu memakai dress bewarna putih sampai lututnya, rambutnya dibiarkan terurai dan memakai pita yang bewarna putih senada dengan warna bajunya.
"udah sampe?" tanya Kirana
"sudah." jawab Nadya dan Alsafa bersamaan
Nadya membuka kain Kirana ia belum sepenuhnya melihat dengan jelas ia memejamkan matanya untuk mengumpulkan penglihatannya.
"happy brithday mom!!"
"astaga!" Kirana terkejut ia sangat bahagia ia mengeluarkan air mata kebahagiaan
"makasih sayang," ucap kirana lembut
"sekarang tiup lilin ya." kata defina
kiranapun meniup lilin, belum sempat Defina mencegahnya.
"eh tunggu mah! mamah harus buat permintaan dulu" kata Defina
Kiranapun menutup matanya dan mohon "semoga Hanna bisa melawan kerajaan utara dan kita bisa bertemu lagi "
kemudian Kirana meniup lilinnya setelah itu memotong kuenya.
***
"Amanda kamu bawa dia kehadapan ku!" suruh Fakhri
Amanda mengangguk kemudian ia berenang ke daratan
***
setelah memotong kue tinggal ada satu acara lagi yaitu menghidupkan kembang api, tapi karna waktunya masih jam 18.00 mereka menunggu sampai jam 20.00.
Nadya tengah berbincang-bincang dengan Defina, Aeera, dan Alsafa saat berbincang kadang matanya selalu menyelidik ke arah Angga dan disana mata mereka bertemu.
Nadya mengalingkan pandangannya ke arah lain karena merasa malu saat bertatapan langsung dengan Angga ia selalu mengingat kejadian saat dirinya dan Angga selalu tersenyum, tertawa, bercanda dan lainnya
entah kenapa matanya bergerak sendiri ke arah angga tetapi Nadya tidak menemukan Angga di sana ia kemudian beranjak dari duduknya untuk mencari Angga.
"aku ke sana dulu ya." kata Nadya kepada 3 sahabatnya itu
Nadya mencari angga tetapi ia tidak menemukannya, sehingga terlintas pikirannya bahwa angga sedang berada di tempatnya waktu dulu sering bertemu.
Nadya mulai mencari angga kesana ia berlari kecil-kecil dan benar saja ia menemukan Angga sedang duduk termenung di sana.
"Angga kamu ada di sini?" tanya Nadya
"eh ya, sini!" kata Angga sambil menepuk nepuk batu di sebelahnya, Nadya pun mengikuti saja angga dan duduk di sebelahnya
"kamu kenapa disini?" tanya Nadya
kemudian angga memalingkan wajahnya menatap Nadya. "gak tau aku tiba-tiba kayak yang pernah ke sini nemuin seseorang," kata angga lembut
DEGG... Nadya terkejut mendengar perkataan angga. "apa aku cuman gak hapus ingatan Angga sepenuhnya"
"ya kenapa kamu diem?" tanya angga
"em.. kita balik yu" ajak Nadya mengalihkan topik pembicaraan
"disini dulu aja, kan masih lama main kembang apinya" kata angga
Nadya yang sempat beranjak kemudian duduk di tempat semula ia mengalihkan pandangannya ke arah Angga ia melihat wajah Angga yang tampan yang sempat dulu ia rindukan sekarang sudah ada di depan matanya.
jangan lupa likenya guys 😘😘😘