
Setelah pulang Nadya dan juga defina buru-buru ke kamarnya untuk menyiapkan barang-barang yang seperlunya akan di bawa.
"Ya padahal aku itu males banget kemping tapi entah kenapa sekarang jadi semangat?" Kata Defina sambil mengangkat kedua pundaknya.
Nadya tertawa. "Mungkin karena kamu bakal ketemu Zidan..." celetuk Nadya
"Ih... kamu juga semangat pasti karena bakal ketemu angga."
Nadya tidak menjawab ia menghiraukan perkataan sahabtanya itu.
"Nadya, Defina kalian sudah siapin barang kalian?" Tanya Hanna yang masuk kedalam kamar lalu duduk di bibir kasur.
"Ini sedikit lagi udah selesai bunda" jawab Nadya sambil tersenyum kearah Hanna
"Nadya, kamu disana harus hati-hati. Meskipun kamu kemping Fakhri masih akan mengawasi kamu dan sekarang apalagi ada Evrita." Tutur Hanna
Nadya menganggukkan kepalanya. "Bunda tenang aja, Nadya pasti akan hati-hati dan Nadya janji akan bawa kak Amanda kerumah ini."
"Semoga aja rencana kita kali ini berhasil."
"Ingat Nadya kalung mutiara pemberian bunda itu tidak hanya bisa mengubah ekor kamu menjadi kaki tetapi juga bisa melindungi kamu, dan kamu jangan pernah menghilangkan kalung itu!" Kata Hanna
Nadya memegang kalung itu dan mengamatinya setelah itu tersenyum. "Baik bunda aku akan menjaga kalung ini. Tapi bunda, aku kasihan sekali kepada prajurit dan juga emban-emban disana."
"Tenang sayang, mereka pasti akan baik-baik saja hanya saja mereka dikuasai sihir Medusa dan menjadi seperti kakak kamu."
Nadya mengangguk. "Yasudah, kalau begitu jika kalian sudah selesai langsung tidur."
"Baik Tante" timpal Defina
***
Keesokan paginya Nadya dan yang lainnya berangkat sekolah diantarkan oleh Kirana dan juga Hanna.
"Kalian ingat ya harus jaga satu sama lain." Kata Kirana
"Siap Tante!"
"Kalau begitu kami berangkat dulu, by!"
Kirana kembali melajukan mobilnya, sedangkan Nadya dan juga yang lainnya pergi kelapangan karena Bu timy menyuruh semua murid untuk berkumpul disana.
"Mengerti Bu!!"
"Ehem... Bu tamy tenang saja selagi ada saya semua anak-anak akan baik-baik saja." Ucap pak Ziro.
"Eh.. apaan sih, yang jelas kalau ada saya murid-murid akan aman." Timpal pak Lucianno.
Bu timy hanya menggelengkan kepalanya, "udah kalian jangan ribut, ya anak-anak kalian boleh masuk kedalam bus, jangan dorong-dorongan, masuk bus sesuai yang tadi ibu bilang ya."
Beberapa jam mereka dalam perjalanan. Didalam bus kadang mereka bernyanyi dan ada juga yang mengobrol.
***
Jam 12.30 mereka sudah sampai di tempat tujuan, kini para murid turun dari bus yang mereka tumpangi tadi.
Nadya melihat ke sekeliling sambil menghirup udara segar disana. "Segar banget def, apalagi kalau malam." Bisik Nadya
"Emang seger ya, kalau malem pasti dingin. Kamu bawa jaket?"
"Bawa."
"Anak-anak kesini, ibu bakal absen."
Murid-murid pun kembali berbaris setelah selesai absen mereka semua melakukan pembukaan acara.
"Silahkan pak Lucianno yang akan membuka acara ini."
"Terima kasih Bu. Ya anak-anakku
Menjadi seorang siswa adalah sebuah tantangan bagi kalian untuk menghadapi proses pendewasaan agar kalian dapat mengerti arti kehidupan dimasa mendatang, salah satunya adalah bagaimana kalian kelak menghadapi kehidupan dimasyaralat serta untuk menjalaninya, satu-satunya masalah demikian akan kita terapan dengan ilmu pemngetahuatuan setidaknya dengan adanya kegiatan kemping ini, kalian mampu menjadi seorang pelajar siswa yang kelak dikemudian hari dapat melangsungkan hidup dengan kedisiplinan, maka itu belajar berorganisasi sangatlah penting, untuk diri kalian supaya tidak menjadi sosok yang tidak memiliki keperibadian, kenapa? karena organisasi adalah salah satu sektor kegiatan yang mencetak kepribadian,
Anak-anakku yang saya banggakan..
Menjalani kegiatan ini, yang berlangsung setelah saya buka acara kepramukaan ini secara resmi kalian mesti mengikutinya dengan penuh dengan keseriusan, keceriaan, serta dengan segala macam keseksamaan, bagi para panitia dan pembina saya berpesan untuk menjaga murid-murid untuk menjalani kegiatan ini sampai ahir acara.
Menentukan sikap, mental, dan membentuk karakteristik jiwa yang mengandung banyak arti, dengan menjalani acara ini, maka kalian akan merasakan sebuah perjalanan bagaimanakah sikap seorang siswa dan bersikap disiplin, dari berbagai hal. mulai waktu, sikap kepada orang tua, teman, kakak, dan seterusnya, kalian akan paham mengenai hal ini. Bapak berpesan kepada seluruh peserta pramuka dalam acara ini untuk melangsungkannya dengan baik dan dijadikan ajang yang sangat berharga, karena akan menjadi sebuah pengalaman bagi kita semua.
Sekian Sambutan dari saya, dan secara resmi saya buka kegiatan pramuka ini."