Mermaid Love Story (S1&S2)

Mermaid Love Story (S1&S2)
Aku Menyukaimu 2~



Nadya berjalan kearah taman didekat sekolah matanya menyapu sekitar mencari seseorang, diarahkan belakang ada seseorang yang menutup matanya menggunakan telapak tangannya dan Nadya dibawa entah kemana oleh seseorang.


"lepas!!!" ronta Nadya.


Nadya takut jika itu adalah Amanda sang kakak yang akan membawanya ke lautan ia belum siap dengan itu tetapi ia pasrah.


seseorang itu melepaskan telapak tangannya dan membiarkan Nadya untuk membuka matanya.


"kak Andra... kok kayak gitu! kaget tau." mentak Nadya


"maaf ya,"


"kak mau apa sih bawa aku kesini?" tanya Nadya tidak mau lama-lama.


"aku... bawa kamu kesini... itu... apa ya, aku mau ngomong sesuatu sama kamu," kata Andra yang tiba-tiba menjadi gugup.


"cepet kak mau ngomong apa!" desak Nadya


"aku suka sama kamu Nadya!" kata Andra tanpa basa-basi.


Deg... Nadya terkejut ia menatap tajam Andra. "hah... jangan bercanda deh kak Andra! udah ah aku mau pulang" kata Nadya sambil memutarkan tubuhnya.


Andra menahan tangan Nadya, "kamu harus jawab aku dulu!"


Nadya kembali memalingkan tubuhnya, ia menghela nafas panjang menetralkan perasaannya. "maaf kak, tapi aku udah dijodohin sama bunda aku," kata Nadya


Andra hanya terdiam ia tidak menyangka jika Nadya sudah dijodohkan oleh ibunya dengan pria lain.


"kamu udah dijodohin? sama siapa ya?" tanya Andra


"Marcell, sebenarnya waktu itu aku juga gak mau nerima perjodohan ini karena aku cinta sama seseorang, tapi karena keadaan keadaan aku mencoba nerima Marcell sekarang, ya walau pun sebenarnya aku masih cinta sama seseorang" jawab Nadya panjang lebar


"oke ya, tapi meskipun kamu nolak aku, aku tetep bakal ngejar kamu terus dan disaat kamu lagi rapuh aku bakal setia nemenin kamu"


Nadya Hanya terdiam sambil tersenyum "makasih ya Andra, kamu udah mau ngerti keadaan aku"


Andra kemudian memeluk Nadya erat dan mengelus rambut nadya. " sama-sama, aku janji aku bakal ngejar kamu terus"


"ya!!" teriak Defina


Nadya memalingkan wajahnya, "ya udah ayo kita pulang"


"eh... tunggu, tadi Andra bilang apa sama kamu?" tanya Defina penasaran.


"dia nembak aku." jawab Nadya terang-terangan.


defina dibuat melongo mendengar jawaban Nadya, "serius kamu? terus kamu jawab gimana?" tanya Defina


"ya aku jawab enggak lah, dan terus aku bilang sama Andra kalau aku itu udah dijodohin sama Ibunda,"


"nah bagus dong! itu baru namanya Nadya, aku juga gak setuju kalau kamu deket-deket sama Andra."


Nadya dan defina berjalan kearah mobil dan masuk kedalam dan disana terdapat aeera, alsafa dan Marcell yang sudah bosan menunggu.


"tadi Andra ngomong apa sama kamu?" Marcell melontarkan pertanyaan mematikan.


"ouh itu, tadi Nadya di tem...."


Nadya menutup mulut Defina agar gadis itu tidak berbicara kepada Marcell.


"tem... tem apa?" tanya Marcell penasaran


"eum... dia cuma ngomongin masalah tugas Cell," jawab Nadya santai, "emang kenapa? atau jangan-jangan kamu cemburu lagi!" kata Nadya polos.


"hah... cemburu? ngapain juga harus cemburu sama dia? kurang kerjaan tau"


Nadya Hanya menatap sinis Marcell, sebenarnya dari lubuk hati Marcell benar-benar cemburu tapi ia pandai menyembunyikan perasaannya.


Nadya melihat keluar jendela dan ia juga melihat angga yang berjalan menaiki sepeda dan membonceng Amanda.


"kak Amanda? ngapain dia sama angga?"