Mermaid Love Story (S1&S2)

Mermaid Love Story (S1&S2)
Menyelamatkan Hanna~



"IBUNDA!!" Nadya bermimpi buruk tentang istananya keningnya basaha karena keringat defina yang sedang tertidur lelap pun terbangun.


"Nadya kamu kenapa?"


Nadya langsung memeluk defina air matanya terjatuh. "a... aku bermimpi Ibunda." Isak Nadya


***


defina terbangun ia meraba-raba di sebelah untuk membangunkan Nadya tetapi ia tidak mendapatkan Nadya di sebelahnya, defina kemudian berlari kecil ke ruangan keluarga.


"ada apa def?" tanya Marcell yang sedang menonton televisi


"Nadya dimana?"


"emangnya Nadya gak ada di kamar?"


Defina menggeleng Marcell kemudian menatap tajam ke arah defina setelah itu ia berlari keluar untuk mencari Nadya.


***


"Defina, Aeera, Alsafa, Marcell maafin aku, aku gak bilang ke kalian mau ke lautan aku khawatir sama Ibunda dan istana mermaid" kata Nadya sambil menangis


Nadya kemudian turun ke air beberapa detik kemudian ia berubah menjadi mermaid ia pun berenang menuju istana mermaid.


sesampainya di istana mermaid Nadya menyelinap seperti pencuri kadang ia bersembunyi karna pengawal yang selalu datang.


"aku harus ke penjara dan bisa menyelamatkan Ibunda dan kita bisa kembali ke daratan"


Nadya pun berhasil ke penjara ia melihat Hanna yang tertunduk menangis.


"Ibunda" bisik Nadya


Hanna pun mendongakkan kepalanya melihat Nadya yang tersenyum ke arahnya Hanna terkejut ia kemudian menatap tajam Nadya.


"kamu kenapa ada di sini cepat pergi, disini sangat bahaya!" bisik Hanna


"aku mau nyelamatin Ibunda"


Nadya pun mencari kunci untuk membuka pintu penjara dan ia menemukannya kemudian ia membukanya.


"ayo Ibunda"


mereka pun mencoba untuk keluar dari istana mermaid. "siapa kalian!"


Nadya dan Hanna memaku kemudian ia membalikkan tubuh dan melihat pengawal yang sedang menodongkan pedangnya.


"Nadya kamu kepinggir dulu, biar Ibunda yang menanganinya!"


Nadya mengangguk ia kemudian menjauh dari ibundanya.


Hanna kemudian mengeluarkan kekuatannya dan ia mengarahkannya kepada pengawal dan berhasil pengawal itu membeku.


"ayo!"


***


"tidak apa-apa Ibunda, dari malam aku sangat mengkhawatirkan Ibunda"


beberapa menit kemudian ekor mereka berubah menjadi kaki dan mereka kemudian pergi menuju rumah Kirana.


"Nadya kamu dari mana aja?" tanya Marcell khawatir


"hah, ratu?" kata Aeera kemudian membungkuk dan di ikuti oleh Alsafa


"ratu bebas." kata Alsafa


"ini semua berkat Nadya, dia mempertaruhkan nyawanya hanya untuk menyelamatkan ku" kata Hanna


kemudian Aeera dan Alsafa memeluk Nadya "tapi ratu bagaimana ke adaan istana mermaid?" tanya Alsafa


"istana mermaid sekarang sudah kacau apalagi Fakhri sudah menguasai kerajaan Ikan"


"astaga, bagaimana cara mengatasinya?" tanya Aeera


"kita harus memikirkan dulu, kita jangan asal menyerang tanpa bantuan, apalagi para pengawal mermaid dalam pengaruh sihir Medusa"


"Hanna" kata Kirana


Hanna memalingkan wajahnya kemudian tersenyum ke arah Kirana ia langsung memeluk Kirana. "Kirana apa kabar?"


"seharusnya aku yang menanyakannya." kata Kirana


"aku baik-baik saja"


***


"ratu, apakah kita harus menyerang Fakhri tanpa bantuan?" tanya Marcell


"jangan, malah kita bisa kalah!"


"ouh iya, apakah Amanda suka ke daratan?" tanya Hanna


sejenak keadaan hening. "iya Ibunda, kak Amanda juga sekolah di tempat kita" jawab Nadya


"kita harus menyadarkan Amanda terlebih dahulu"


"tapi bagaimana caranya ratu?" tanya Alsafa


***


"maaf raja, ratu Hanna kabur" kata pengawal


"Apaa! kabur, bisa-bisanya dia kabur awas saja kalian aku akan menangkap kalian!" kata Fakhri dengan kejam


maaf kalau ceritanya kurang seru dan buat kalian bosan, author udah berusaha membuat ceritanya lebih seru, kalau kalian ingin bertanya silahkan bertanya di komentar makasih 😘😘😘