
malam harinya semua rumah sudah berkumpul diruang makan kecuali Nadya dan Marcell
"aeera, dimana Nadya sama Marcell kok belum kesini?" tanya Kirana
"iya, dari tadi gak liat Nadya sama Marcell kemana mereka?" tanya Hanna
"itu Tante Marcell sama Nadya ada di kamarnya" jawab aeera
"yaudah kamu panggil dulu Nadya sama Marcell" titah Kirana
"siap, Tan"
Aeera berjalan terlebih dahulu menuju kamar Marcell setelah itu aeera mengetuk pintu
tidak lama kemudian Marcell membuka pintu, aeera terkejut saat melihat wajah Marcell yang terlihat berantakan
"ada apa?" tanya marcell dingin
"itu, kamu dipanggil sama Tante Kirana dan Tante Hanna suruh kemeja makan" kata aeera
"ouh, iya nanti aku nyusul" kata Marcell masih terlihat dingin setelah itu Marcell menutup pintunya lagi
setelah kekamar Marcell, aeera pergi ke kamar Nadya
tok...tok...tok
Nadya kemudian membuka pintu."ada apa aeera?"
"kamu dipanggil sama Tante Hanna ke meja makan,"
"nanti aja, aku nyusul" Nadya menutup pintunya kembali
aeera menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Nadya dan juga Marcell
"ini dua orang kenapa ya?" gumam Aeera bingung
Aeera kembali keruangan makan ia duduk di samping alsafa."gimana, mana Nadya sama Marcell?" tanya Hanna
"itu, Tante katanya nanti mereka nyusul"
"tumben, biasanya juga suka bareng"
"yaudah kita makan duluan aja"
setelah selesai makan malam mereka kembali ke kamarnya masing-masing, defina saat itu berjalan kearah kamarnya ia membuka pintu perlahan supaya tidak ingin menganggu Nadya
defina berjalan kearah Nadya yang kini sedang tertidur ia menekukkan lututnya untuk melihat wajah Nadya yang polos saat sedang tertidur.
defina menyingkirkan rambut yang menghalangi wajah Nadya. "beruntung banget aku punya temen kaya kamu, aeera, sama alsafa" gumam defina, setelah itu defina mematikan lampu memang dari tadi lampunya menyala setelah mematikan lampu defina tertidur di samping Nadya
***
paginya matahari sudah menampakan diri, Nadya terbangun ia melirik kearah defina yang masih tertidur
Nadya pergi ke kamar mandi untuk mandi di bathtub. Nadya menyalakan keran yang ada di samping bathtup ia memasang air hangat, setelah terasa airnya sudah penuh Nadya mematikan kerannya
Nadya menuangkan sabun cair, setelah itu Nadya duduk di bathtub tidak lama kakinya berubah menjadi ekor mermaid
Nadya bernafas lega,"akhirnya bisa kayak gini lagi" gumam Nadya
setelah selesai Nadya mengeringkan ekornya menggunakan handuk, beberapa menit kemudian ekornya berubah menjadi kaki
Nadya mencari baju yang cocok untuk dipakainya hari ini, ia memakai baju dress selutut bewarna pink, setelah itu ia mengeringkan rambutnya menggunakan handuk setelah itu menyisir rambutnya
rambutnya dibiarkan terurai dengan bondu diatas kepalanya yang berbentuk pita dan bewarna pink senada dengan warna bajunya
setelah selesai Nadya membangunkan defina yang masih terlelap tidur."def... bangun!"
defina menguap ia mengucek-ucek matanya dan melihat kearah Nadya."yaampunn Nadya kamu cantik banget mau kemana?"
"gak kemana-mana"
"gih mandi dulu" suruh Nadya
defina mengangguk setelah itu pergi ke kamar mandi
***
Nadya dan defina berjalan menuju meja makan setelah itu duduk bersebelahan
Nadya dan defina melihat Hanna dan Kirana menyiapkan sarapan."butuh bantuan gak?" tanya defina
"gak usah, biar mamah sama Tante Hanna aja"
tok...tok...tok
"siapa? pagi-pagi ini udah bertamu" gumam defina
"defina kamu buka dulu sana" suruh Kirana
defina mengiyakan setelah itu ia berjalan menuju pintu untuk membukakan pintu
saat sudah membuka pintu defina terkejut."kak Andra? ngapain kesini kak?" tanya defina gugup
"Hay, defina" sapa zidan teman Andra
defina melirik sinis kearah zidan, zidan yang melihatnya langsung menundukan kepalanya."cantik-cantik tapi galak"
"em... ada nadyanya?" tanya Andra sambil melihat kearah dalam rumah
"ada..."
"defina siapa?" tanya Kirana menghampiri defina yang lama sekali kembali
"Andra, kamu kenapa kesini?" tanya Kirana sambil tersenyum
"emm...mau ketemu sama Nadya Tante" kata Andra terang-terangan
"ouh Nadya ada, yaudah sini masuk sekalian sarapan bareng" ajak Kirana
"tapi Tante takutnya ngerepotin"
"ya engga lah, sini cepet masuk makanannya udah Mateng"
"iya Tante"
Andra dan lainnya masuk berjalan menuju ruangan makan untuk sarapan, Nadya yang melihat andra terkejut, Marcell yang baru saja datang juga terkejut dengan kedatangan Andra dan juga zidan ia tahu betul apa kedatangan Andra.
jangan lupa like sama komennya, maaf baru bisa upnya sekarang๐๐๐