
"ya ampun aeera pelan-pelan dong!" kata Marcell, Nadya juga dibuat tertawa dengan sikap aeera sehingga lupa dengan kejadian tadi sore di sekolahnya.
"hmm... enak, sumpah!!" kata aeera dengan mulut penuh rempah-rempah roti.
Marcell kemudian menatap nadya dan kebetulan Nadya juga menatap Marcell sehingga mata mereka bertemu disana.
Marcell memiringkan senyumnya dan mengangat alisnya."apa-apaan dia, tatapannya itu loh!" Nadya bergidik menyadarkan dirinya.
aeera baru sadar dua orang yang sedang bersamanya ini hanya terdiam ia melihat kearah nadya dan sebaliknya. "kalian kenapa sih?"
Nadya tersadar setelah itu menggelengkan kepalanya dan pergi begitu saja meninggalkan Marcell dan Aeera.
Nadya menutup pintu kamar dan menguncinya ia membalikan tubuhnya setelah itu menarik nafas lega. "yaampun Nadya kamu apa-apaan sih, bisa-bisanya punya pikiran kayak gitu."
Nadya kemudian membaringkan tubuh hnya diatas ranjang dan menarik selimut untuk menutupi sebagian tubuhnya.
***
Defina terbangun ia memposisikan tubuhnya menjadi duduk dan setelah itu menggoyang-goyangkan tubuh Nadya untuk membangunkannya.
"ya bangun!"
"hmmm" Nadya Hanya bergeming.
Defina beranjak menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, beberapa menit kemudian defina keluar dengan handuk kimono yang ada di tubuhnya serta handuk yang melilit di kepalanya.
"astaga, ya bangun! ini udah jam berapa" kata Defina sambil menepuk pipi nadya
"iya fina nih aku bangun."
"ya udah sana mandi dulu, cepet ya nanti kita terlambat sekolah!"
"hmm."
***
"hari ini kita belajar mengenai pertumbuhan pada hewan," kata Bu Selfi guru pembelajaran IPA
"kalian tahu perkembangan biakan kupu-kupu bagaimana?" tanya Bu Selfi
"saya Bu!" kata Defina sambil mengacungkan tangannya
"pertama-tama telur berubah jadi larva, lalu jadi pupa (kepompong), kemudian berubah jadi imago atau dewasa. Telur yang menetas jadi pupa, mengalami molting empat kali. Sehingga terbentuk larva stadium satu hingga empat."
"ya betul Defina." Defina kemudian duduk kembali.
kring....kring...kring
bel istirahat berbunyi semua murid serempak keluar dari kelasnya masing-masing menuju kantin.
"nanti kita bakal lanjut, setelah ini ibu akan memberitahu pengumuman. kalian bisa istirahat terlebih dahulu"
"ya kira-kira ada pengumuman apa ya?" tanya Defina penasaran
"gak tau." jawab Nadya pendek dengan kedua pundak yang diangkat.
***
Nadya dan Defina berjalan ke kantin berdua karena Marcell dan lainnya sudah duluan ke kantin.
Nadya melihat angga sedang berjalan bersama dengan Amanda.
Angga berjalan melewati Nadya begitu saja sedangkan Nadya melihat kearah angga dengan tatapan penuh tanda tanya ia membalikan badannya melihat kearah angga yang sedang tersenyum kearah Amanda.
"sebenarnya apa hubungan Angga sama kak Amanda?"
"eh... ya ayo kita ke kantin malah diem aja"
"ouh.. i... iya"
Nadya duduk di depan Aeera yang sedang mengerjakan tugasnya.
"yaampunn Aeera kok kamu malah ngerjain tugas disini?" kata Defina
"iya soalnya aku lupa ngerjain soal matematika,"
"Aeera aku boleh minta kertas selembar gak?" tanya Nadya.
"boleh ya," kata Aeera setelah itu merobek kertas yang berada di bagian tengah buku.
"makasih, eumm... sekalian minjem pulpennya dong."
"nih."
Nadya menulis sesuatu di kertas itu setelah itu ia kembalikan pulpen milik aeera dan kudian melipat kertas itu dengan rapih dan Nadya beranjak pergi meninggalkan teman-temannya yang sedang istirahat.
"ya kamu mau kemana?" tanya Marcell
"tunggu aku mau ke toilet!" kata nadya berbohong.