
Selamat untuk para pemenang giveaway THR 🥳🥳 berikut adalah akun yang berhasil memenangkan giveaway THR. Jangan lupa DM ig author Balqis7850, tunjukkan bukti kepemilikan akun [agar tidak ada penipuan] kirim nomer rekening, nama Bank dan nama penerima. Usahakan bank BSI ya guys. Untuk pengiriman THR nya akan dikirim tanggal 3 sekalian pengiriman pulsa bagi 5 pemenang komentar terbaik.🥰🥰.
Buat yang belum dapat, jangan berkecil hati karena di novel David dan Mark bakal ada giveaway menarik lainnya 🥰🥰 kali ini bukan uang lagi, melainkan barang.
...****************...
Suasana di kantor polisi kian memanas. Ada beberapa pengunjung wanita yang ikut ke kantor polisi. Perkelahian Zayyan dan pelaku tadi mengundang atensi beberapa pengunjung. Setelah dijelaskan mereka benar-benar marah dan murka. Tak sedikit yang ikut menghajar pria tersebut, karena terlalu marah.
Pelaku di bawa ke kantor polisi beserta bukti-bukti aksi cabul nya. Kamera tersembunyi itu terhubung dengan ponsel di pelaku. Sebelum ke kantor polisi Zayyan bergerak cepat untuk menghapus video istrinya. Benar seperti dugaan wanita asing tadi kalau posisi kamera sangat pas untuk memperlihatkan bagian tubuh wanita.
"Ampun, Pak … maafkan saya!" Pelaku menangis tersedu-sedu memohon ampun, namun tak membuat semua orang iba. Karena mereka terlanjur murka, gara-gara tindakannya yang tercela membuat banyak wanita terguncang jiwa dan emosi mereka.
"Saya tidak mau tahu pokoknya dia harus dihukum. Karena pria sepertinya bisa membuat harga diri para korban jatuh dan mental para korban bisa terguncang, mereka bisa trauma!" tegas Zayyan dengan nada lantang. Dia memeluk pinggang istrinya. Riska masih ketakutan, namun tak terlalu takut seperti tadi.
"Betul!"
"Betul … dia harus ditangkap."
Mereka semua sepakat kalau pelaku harus dihukum, agar jera. Tidak menutup kemungkinan pelaku akan mengulangi kejahatannya lagi.
"Baik, Pak. Berdasarkan bukti yang Anda berikan semuanya sudah jelas. Pelaku dijerat Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat 1 huruf d dan atau Pasal 35 juncto Pasal 9 UU No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun."
Sang polisi menjelaskan pada Zayyan dan yang lainnya agar mereka tenang. Semua orang senang mendengarnya, pelaku memang layak untuk mendapatkan hukuman penjara.
Riska menghela nafas lega. Untung saja si pelaku belum melihat video nya, karena Zayyan lebih dulu bertindak. Senyuman manis terpasang di wajahnya teringat perkelahian Zayyan dengan si pelaku.
Zayyan menghajar si pelaku habis-habisan. Suaminya tampak keren dan gagah.
"Mas Zayyan kalau berantem sama orang lain cool banget. Tapi, kalau berantem sama kak David dan Kak Mark bawaan nya cengeng melulu," batin Riska terkekeh geli.
Zayyan melabuhkan kecupan di kening istrinya. Dia bersyukur karena Allah masih menutup aib istrinya.
"Syukurlah kamu aman sayang," bisik Zayyan lega.
Riska tersenyum manis. Kemudian Riska melirik ke arah wanita asing tadi yang tampak berdiri termenung seperti orang linglung.
Wajahnya cantik jelita, Riska menebak kalau mereka seumuran.
"Kita belum berterima kasih sama Mbak itu, Mas. Yuk kita traktir dia makan siang bareng kita. Kelihatannya dia juga belum makan siang," ajak Riska membuat Zayyan menganggukkan kepalanya.
Dia memukul lembut lengan suaminya karena kesal sebab mulut Zayyan semakin hari semakin lemes.
"Mulut kamu tolong di jaga, Mas. Jangan main nyeletuk, ingat! Aku lagi hamil!" tegas Riska mbuat Zayyan terkekeh kecil.
"Iya, Sayang … maafin aku. Yuk kita ajak Mbak itu makan siang, takutnya keburu telat nanti," ujar Zayyan berusaha mengalihkan pembicaraan.
Keduanya langsung mendekati wanita asing tadi. Mereka mengajak sang wanita untuk makan siang, dengan senang wanita itu menerima ajakan Zayyan dan Riska.
*
*
Mereka bertiga menyantap dengan lahap makanan masing-masing. Riska dan Zayyan puas dengan citarasa seafood yang mereka makan.
"Jadi, nama Mbak Tata Nia Daniati?" tanya Riska di sela-sela makan siang.
"Bener, Mbak," balasnya santai.
Tiba-tiba Zayyan tertawa terbahak-bahak membuat Riska dan wanita itu bingung.
"Kamu kenapa ketawa, Mas?" tanya Riska bingung sekaligus penasaran.
"Aku ketawa karena ingat temanku, namanya Tata Surya, istrinya Tata Boga," jawab Zayyan lalu kembali tertawa terbahak-bahak membuat wajah Nia muram. Sedangkan Riska hanya bisa tersenyum malu karena ulah Zayyan.
*
*
Wkwkwkwk 🤣🤣🤣 si Zayyan emang biang kerok dari dulu dia yah.
Btw ada yang penasaran sama si Tata Nia Daniati nggak? 🤭🤭 Ayo tebak dia siapa?
Bersambung.
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Salem aneuk Nanggroe Aceh ❤️