Mas Duda Rasa Perjaka

Mas Duda Rasa Perjaka
Laki-laki Juga Manusia



Follow yah Bunda 🥰🥰



...----------------...


Raja mengepalkan tangannya erat. Pria itu murka mendengar pertanyaan Zayyan yang sangat memalukan.


"Diam-diam menghanyutkan," batin Raja memberi gelar untuk Zayyan.


Begitupun dengan Riska yang merah merona. Gadis itu merasa sangat malu mendengar pertanyaan absurd calon suaminya.


"Mas Zayyan memang beda, kalau cowok lain minta nomor WA, dia minta nomor BH," batin Riska malu-malu.


Gadis itu nyaris satu spesies dengan Zayyan. Dia tidak pernah pacaran dan tak pernah dekat dengan laki-laki, tetapi bukan berarti Riska takut pada laki-laki.


"Kamu tanya apa tadi? Nomor BH putriku? Mau mati kau ya?!" sentak Raja tak suka membuat Zayyan membesarkan bola matanya.


"Jangan, Om. Kalau saya mati nanti Riska jadi janda," balas Zayyan takut-takut menatap wajah murka ayah mertuanya. Pria itu memutuskan untuk menjelaskan maksud dari pertanyaannya, daripada keburu di amuk eh Raja.


"Saya bertanya nomor BH Riska, karena saran David dan Mark. Mereka bilang saya harus minta nomor BH Riska agar mama tidak kesusahan mencari ukuran dada Riska buat hantaran pernikahan," jelas Zayyan jujur dengan raut wajah polos membuat wajah Jack Lee dan Naima merah padam.


Mereka berdua sudah menebak kalau yang mengotori pikiran Zayyan adalah Mark dan David. Berbeda dengan kakak-kakaknya yang pernah melihat tubuh wanita dan ciuman, Zayyan jauh dari hal itu. Melihat wanita telanjang saja dia tak pernah meski hanya dari foto saja.


Dia benar-benar murni polos dan lugu.


"Mark … David?!" teriak Jack Lee dan Naima serempak murka.


Duda sad boy dan duda pebinor itu langsung lari kocar-kacir keluar dari rumah megah Raja. Mereka berdua tertawa lepas, bahagia sekali telah mengerjai adik bungsu mereka.


"Mau pergi ke mana kalian, huh?!" panggil Jack Lee yang melihat Mark dan David kabur.


"Pergi ke tempat yang tidak ada papa dan mama!" balas mereka serempak dengan nada tertawa.


Mereka berhasil kabur dari amukan Jack Lee dan Naima.


Zayyan yang melihat kakaknya kabur langsung sakit hati. Mata pria itu berkaca-kaca, dia baru sadar kalau kedua kakak sedeng nya itu mengelabuinya untuk miliaran kalinya.


"Dasar Zayyan bodoh, bisa-bisanya kau ditipu lagi oleh kakak-kakak durhakim mu itu," umpatnya menyalahkan diri sendiri.


"Mereka benar-benar obat sakit kepala ku," gumam Jack Lee seraya memijat keningnya yang terasa berdenyut.


Riska melirik ke arah Zayyan. Tampak mata pria itu berkaca-kaca dan memerah seperti orang yang sedang menahan tangis.


"Mas, kalau mau nangis-nangis aja, jangan ditahan. Kasihan dadanya nanti sesak, kata Bunda laki-laki juga boleh menangis, boleh lemah dan sakit, karena laki-laki juga manusia, bukan Superhero yang memang harus kuat."


Riska berbicara dengan lembut. Gadis itu sama seperti Zayyan polos dan lugu. Tetapi, dia punya sifat barbar dan ekspresif.


Mendengar Zayyan ingin menangis membuat semua netra memandang ke arah pria itu.


"Sayang … uhh anak mama!" Naima segera memeluk Zayyan membuat pria itu sekuat tenaga menahan air matanya agar tak tumpah.


"Kamu salah lihat, saya tidak menangis," balas Zayyan dengan suara serak dan terbata-bata.


Raja berusaha menahan tawanya. Dia tidak habis pikir ternyata ada laki-laki seperti Zayyan. Cengeng dan anak mama.


"Orang buta juga pasti akan tahu kalau kamu sedang menahan diri untuk tidak menangis. Suaramu serak, Nak. Mungkin mulut bisa berbohong, tetapi mata tidak!"


Raja berkata dengan bijak membuat Zayyan tak sanggup menahan air matanya lagi. Dia langsung bersembunyi di ketiak ibunya.


"Mama … hiks … David dan Mark … mereka … mereka selalu saja jahil. Setiap hari mereka membodohi ku, Ma. Padahal aku adik mereka … hiks … apa jangan-jangan mereka anak pungut? Kenapa selalu jahil padaku," adu Zayyan pada ibunya membuat semua orang menatap tawa kecuali Jack Lee dan Naima yang ikut merasakan kesedihan anak bungsunya.


"Sabar, Zay. Nanti di rumah biar papa kasih paham agar kedua kakak durhakim mu itu tidak lagi durhakim!" ujar Jack Lee penuh arti seraya menepuk pundak putra bungsunya.


*


*


Wkwkwkwk 🤣🤣🤣 Zayyan … Zayyan …


Nanti habis magrib author up lagi yah 💋❤️


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️